Parabola bebas iuran bulanan SMV freesat

Nikmati kemudahan menonton Televisi satelit gratis tanpa biaya bulanan, dengan SMV MMP Free to view (ada rodja TV dan ahsan TV

Hubungi / WA 0895337076136

Parabola bebas iuran ninmedia

Kami juga menawarkan paket ninmedia kurang lebih 48 channel gratis

untuk wilayah jabodetabek 0895337076136

Keutamaan Membaca Al-qur’an

Keutamaan membaca Al Qur’an

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْأُتْرُجَّةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ لَا رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الرَّيْحَانَةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْحَنْظَلَةِ لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ (البخاري)

“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al Qur’an adalah seperti buah utrujjah aromanya wangi dan rasanyapun enak, sedangkan orang mukmin yang tidak membaca Al Qur’an adalah seperti buah kurma tidak ada wanginya tetapi rasanya manis. Dan orang munafik yang membaca Al Qur’an adalah seperti pohon raihaanah (kemangi) aromanya wangi tetapi rasanya pahit, sedangkan orang munafik yang tidak membaca Al Qur’an adalah seperti pohon hanzhalah tidak ada wanginya dan rasanyapun pahit.” (HR. Bukhari)

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ (مسلم)

“Bacalah Al Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafa’at kepada pembacanya.” (HR. Muslim)

الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ

“Orang yang lancar membaca Al Qur’an akan bersama malaikat utusan yang mulia lagi berbakti, sedangkan orang yang membaca Al Qur’an dengan tersendat-sendat lagi berat, maka ia akan mendapatkan dua pahala.” (HR. Muslim)

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan itu akan dilipat gandakan menjadi 10. aku tidaklah mengatakan Alif laam miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ

“Sesungguhnya Allah meninggikan suatu kaum karena Al Qur’an ini dan merendahkan juga karenanya.” (HR. Muslim)

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَأُ بِهَا

“Akan dikatakan kepada pembaca Al Qur’an “Bacalah dan naiklah, serta tartilkanlah sebagaimana kamu mentartilkannya ketika di dunia, karena kedudukanmu pada akhir ayat yang kamu baca.” (Hasan shahih, diriwayatkan oleh Tirmidzi)

« أَيُّكُمْ يُحِبُّ أَنْ يَغْدُوَ كُلَّ يَوْمٍ إِلَى بُطْحَانَ أَوْ إِلَى الْعَقِيقِ فَيَأْتِىَ مِنْهُ بِنَاقَتَيْنِ كَوْمَاوَيْنِ فِى غَيْرِ إِثْمٍ وَلاَ قَطْعِ رَحِمٍ » . فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ نُحِبُّ ذَلِكَ . قَالَ « أَفَلاَ يَغْدُو أَحَدُكُمْ إِلَى الْمَسْجِدِ فَيَعْلَمَ أَوْ يَقْرَأَ آيَتَيْنِ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرٌ لَهُ مِنْ نَاقَتَيْنِ وَثَلاَثٌ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلاَثٍ وَأَرْبَعٌ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَرْبَعٍ وَمِنْ أَعْدَادِهِنَّ مِنَ الإِبِلِ » .

“Siapakah di antara kalian yang ingin berangkat pagi setiap hari ke Bathhan atau ‘Aqiq pulang-pulang membawa dua unta yang besar punuknya tanpa melakukan dosa dan memutuskan tali silaturrahim?” Para sahabat menjawab, “Wahai Rasulullah, kami suka hal itu.” Beliau pun bersabda, “Tidakkah salah seorang di antara kamu pergi ke masjid, lalu ia belajar atau membaca dua ayat Al Qur’an, maka hal itu lebih baik daripada dua unta, tiga ayat lebih baik daripada tiga unta, empat ayat lebih baik daripada empat unta dan jika lebih maka lebih baik pula.” (HR. Muslim)

اعداد : مروان بن موسى

Kemuliaan seorang Ibu

sesi tanya jawab kajian uzt syafiq

Berikut resume kisah yg saya sarikan dari sessi salah dua sessi tanya jawab kajian “Bangkai Hidup”.

Sabtu, 23 Mei 2015 M @ Masjid Ar Rahmat, Slipi, Pemateri: Ust. DR Syafiq bin Riza bin Basalamah, Lc MA, hafizhahullah.

Tema Kajian Bangkai Hidup,

Sebelum memulai kajian Ustadz mereview jamaah dengan pertanyaan-pertanyaan kajian sebelumnya seperti Rumah ku masih ngontrak, ½ isi ½ kosong, dll.terlihat antusiame jamaah muda dan tua menjawab pertanyaan ustadz.

Sekitar pukul 10.20-an ustadz menutup sessi kajian dan langsung di lanjutkan sessi tanya jawab.

Pertanyaan diawali dg kertas pertanyaan mengenai diri ustadz “Ustadz!, agar tidak ada ghibah diantara jamaah ikhwan/akhwat , berapakah jumlah istri antum saat ini?

Ustadz muda ini pun menjawab, BENAR ! saat ini saya ada 4 anak dari 1 istri, mohon do’a agar tetap dengan satu istri ini. Sehingga bertasbih lah seluruh jamah terutama jamaah akhwat di lantai bawah. Sehingga ustadz muda ini pun menegaskan agar tidak meng-gibah lagi 🁊 diantara jamaah.

Selanjutnya ada satu pertanyaan dan sungguh jawabannya-lah yang sangat menyentuh hati ribuan jamaah yg hadir. Semua tunduk bersimpuh, khusu’, hening yang terdengar hanya suara lirih ustadz dan isak tangis para jamaah.

Dibacakan lah pertanyaan nya “Ustadz, bagaimana cara agar saya yang di Jakarta, tetap bisa bermuamalah baik kepada orangtua saya yang tinggal di Bogor?”

Ustadz pun menjawab ringan diselipi senyum dan canda khasnya..

“Ya akhi.. ana ini orang jember mau tanya ke hadirin, di Jakarta ada kereta gaks? Cepat kan ya akhi perjalanan kereta ? Ada kan kereta-nya yaa masya Allah.. Naik kereta kan bisa ya akhi.. nggak kayak dulu harus naik Unta.. lama sampainya.. ”

Jama’ah pun tertawa.Intinya saya mencatat kendala jarak dan waktu jangan sampai menjadi kita tidak birrul walidayn dan menjadi bangkai hidup.

Tak bebeberapa detik kemudian, mendadak wajah Ustadz berubah. beliau tertunduk.

Saya yang duduk dibarisan depan tepatnya arah jam 1 melihat dengan jelas beliau merapihkan kertas-kertas tanya jawab yg menumpuk menutupi kitab ustadz dan terlihat matanya berkaca-kaca, sambil tertunduk seakan (ingin menutupi kondisi beliau) namun akhirnya beliau pun angkat bicara dengan suara parau.

“Ana mau cerita kisah nyata yang ana dengar dari syaikh saat menuntut ilmu di Madinah. Semoga ana dan antum semua yg hadir bisa mendapat ibrah & faidah.dari kisah ini.”

Sepasang suami istri, telah menikah 21 tahun lamanya, namun suami ini jarang sekali mengunjungi ibu-nya sendiri kecuali hanya pada hari raya saja.

Di suatu malam istri bertanya, “Wahai Suamiku, tidak inginkah kau keluar malam ini dengan seorang wanita?” Suami terkejut. “bersama seorang wanita? Apa maksudmu? Aku tak mengerti?

Sang istri berkata, “iya, Seorang wanita, Ibu-mu… Ibu-mu, wahai suamiku..”.

Si suami terheran dan terdiam, merenungkan dan menyadari bahwa selama ini ia tak memiliki waktu khusus dengan ibunya.

Terlebih di usia 40 tahun ini ia sibuk dg istri , keluarga dan pekerjaannya.

Ia pun segera menelpon ibu-nya, hanya untuk mengajak makan malam bersama .

Saat si anak mengutarakan keinginannya, ibu-nya terheran-heran dan bingung.

“Ada apa anakku? Apa yang terjadi? Ada apa dengan istri & anak2mu? Ada apa? Kenapa tiba-tiba mengajakku pergi?”

“Tidak ibu, istri & anak-anaku baik, pekerjaan ku juga lancar dan tidak ada apa-apa, sungguh bu tidak ada apa-apa. Begini Ibu… Aku hanya ingin mengajak ibu makan malam. Bagaima bu ? bisa yaa”

Di ujung telepon, sang ibu sangat terharu. Karena setelah sekian lama, akhirnya ia memiliki waktu khusus bersama puteranya seperti tak kala dahulu menyusui, mendidik dan mengantar puteranya sekolah.

Sore itu juga putera nya menuju rumah sang ibu, sesampai di rumah ibunya, terlihat dengan jelas ibunya sudah berdiri di depan pintu rumah dengan pakaian rapih senyum yang tulus menyambut puteranya.

Sesampai di rumah sang ibu, terlihat beliau sudah berdiri di depan pintu rumah dengan pakaian yang begitu rapi, dan

SABOTAGE OF RUSSIAN PLANE THAT CRASHED IN INDONESIA?

Panetta meets Indonesian Defense Minister Purnomo Yusgiantoro in Bali in 2011

On 9 may 2012, a Russian Sukhoi Superjet 100 airliner crashed on Mt. Salak in West Java in Indonesia.

There are many unanswered questions over this crash‎

Mount Salak

Russian Senator Alexander Torshin has asked the investigators of the crash to consider if there has been an attempt to sabotage Russia’s aircraft industry.

Kein Unfall?: Politiker vermutet Sabotage-Akt hinter Jet-Absturz … – Translate this page

“The jet was supposed to be Russia’s big comeback in the airliner market. The 50 people on board were potential buyers of the model.

“Could other big companies from around the world have sabotaged Russia in its huge comeback to compete in the airliner market?”

Russian Plane Goes Missing with 50 on Board in Indonesia‎

“The plane did not take off from Sukarno-Hatta International Airport but from another local airfield, the Halim Perdanakusuma Airport, which is shared with the Indonesian Air Force’s Halim Air Force Base.

“Halim is where U.S. Special Forces troops have been training their Indonesian counterparts in various air force tactics, possibly including meaconing, intrusion, jamming, and interference (MIJI) electronic warfare tactics designed to interfere with aircraft navigation systems.”

Was Industrial Sabotage at Play with Super Jet crash in Indonesia …

In 2010, three Russian jet fighter technicians helping the Indonesian Air Force operate newly acquired Sukhoi jet fighter aircraft in Makassar died in still unclarified circumstances.

Autopsies concluded they had died of suffocation after suffering from nausea and headache.

Antara News : Three Sukhoi technicians die of asphyxiation in …

US soldier in Indonesia, at Camp Karang Tekok.

A number of Russian MIG jets have crashed in India.

“The United States can hack into and disable or operate any digital equipment using microwave signals from satellites

“When I say the new Chief of Air Staff, N. A. K. Browne, is a CIA-RAW man, I mean he literally sits at CIA-supplied terminals…

“More than a thousand Indian Air Force aircraft have crashed since 1970…

“In his first week in office as Chief of Air Staff, Browne caused two Indian Air Force fighter planes to crash with microwaves from satellites, to give a boost to his bid to buy worse than worthless foreign aircraft for several tens of billions of dollars; of which he will get a hefty cut; along with the Defence Minister; and the Italian woman who gets the largest cut.” – Satish Chandra

Indian Air Force Pilots’ Murder November 2011

aangirfan: CAM BANGBANG – ARMS DEALS – 40% MARK-UP FEES

TAHQIQ RISALAH UNTUK MENGOKOHKAN UKHUWAH DAN ISHLAH

Ini adalah sebuah tanggapan dari sebuah tulisan yang dimuat pada harian Republika dan Jawa Pos tertanggal
Oktober 2007 yang dikeluarkan oleh DPP PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang berjudul “RISALAH UNTUK
MENGOKOHKAN UKHUWAH DAN ISHLAH”, dan demi menegakkan hujjah kepada umat khususnya yang
sebagian besar tidak memahami hakikat dibalik semua ini. Serta demi menyebarkan ilmu syar’i maka kami
berkewajiban memberikan sedikit penjelasan secara ilmiyah, tanpa diiringi ketidakadilan. Dalam memberikan
komentar kami hanya memberikan catatan kaki tanpa merubah isi tulisan tersebut. Berikut adalah isi dari
tulisan tersebut:

klik di: meluruskan-risalah-untuk-mengokohkan-ukhuwah-dan-ishlah