Ada Apa dengan Wahabi

Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i


Mayoritas kaum muslimin di Indonesia selau sinis bahkan berfikir jelek ketika disebut nama wahabi. Memang image ini sengaja disebarkan oleh orang-orang komunis, pengikut partai ba’ats, pengikut pemahaman (Jamal Abdul Nasir) orang-orang Syi’ah, orang-orang Sufi dan ahli bid’ah, yang mereka sebarkan dilingkungan masyarakat untuk menghalangi manusia dari sunnah Rasulullah.

Allah berfirman didalam Al-Qur’an yang Mulia (yang artinya) :
“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.” (Ibrahim : 24-26)
Dalam ayat-ayat yang mulia ini terdapat kabar gembira dari Allah , yaitu barangsiapa yang beramal karena Allah , maka Allah akan mengokohkan, menumbuhkan dan memberkahinya, dan barangsiapa beramal bukan karena Allah maka ia tidak akan tetap tegak sedikitpun. Allah akan memusnahkannya dan hal ini nyata dalam kehidupan sebagaimana Allah menegaskannya.

Jika kita melihat diutusnya Nabi kita Muhammad dan melihat perbuatan (jahat) orang-orang kafir serta musuh-musuh Islam kepada Nabi kita Muhammad , kita akan menyaksikan akibat baik itu adalah bagi orang bertakwa, dan demikianlah sesudah Nabi kita Muhammad hingga zaman kita ini yang dianggap sebagai zaman fitnah dengan segala bentuknya yang tidak mengetahui banyaknya fitnah itu melainkan Allah .
Pada zaman ini, zaman yang tersebar kesyirikan dan hal-hal jelek dalam diri kaum muslimin, terdapat kebangkitan Mubarakah, yang mana keutamaan dan karunia ini dari Allah semata. Dia-lah yang memberkahi, menumbuhkan dan menunjuki jalannya.

Lalu musuh-musuh Islam bermaksud menjauhkan manusia dari kebangkitan yang diberkahi ini dengan memberikan bermacam-macam julukan untuk memalingkan kaum muslimin dari kebangkitan dan kesadaran yang diberkahi.

Dalam (kesempatan) ini, kami berbicara -Insya Allah- tentang satu julukan saja, walaupun (Alhamdulillah) banyak saudara-saudara kita tidak mengetahui tentang hal ini. Akan tetapi ini termasuk dari (pelaksanaan) bab : “Hendaknya seorang yang tahu menyampaikan kepada orang yang tidak tahu”. Karena sesungguhnya Nabi bersabda :
“Hendaknya orang yang hadir menyampaikan kepada orang yang tidak hadir”.
Dan beliau bersabda :
“Semoga Allah memperindah orang yang mendengar perkataanku, lalu menghafal dan menyampaikannya”.
Memahami julukan buruk yang disebarkan oleh orang-orang komunis, pengikut partai ba’ats, pengikut pemahaman (Jamal Abdul Nasir) orang-orang Syi’ah, orang-orang Sufi dan ahli bid’ah, yang mereka sebarkan dilingkungan masyarakat untuk menghalangi manusia dari sunnah Rasulullah , kata-kata tersebut adalah “Wahabiyyah”, orang-orang yang berpegang teguh dengan sunnah Rasulullah , mereka menjauhkan manusia dan memberikan julukan buruk agar manusia lari darinya.

Perlu diketahui, bahwasannya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab adalah termasuk ulama yang hidup pada abad ke-12 Hijriyah, beliau seorang ulama yang bisa benar dan bisa salah, kalaulah kita orang-orang yang berbuat “Taklid” (mengikuti tanpa dasar) tentulah kita akan “Taklid” kepada ulama Yaman yaitu Muhammad bin Ismail Al-Amiir Ash-Shan’ani -beliau hidup sezaman dengan syaikh Muhammad bin Abdul Wahab-, dan beliau lebih alim daripada syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, akan tetapi syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dakwahnya diberi kekuatan oleh Allah dengan kekuasaan hingga tersebarlah ilmu beliau. Adapun Muhammad bin Ismail Al-Amiir karya beliau (karangan-karangannya) memenuhi dunia, kaum muslimin mendapat manfaat dari kitab-kitabnya, orang-orang Yaman “Membenci Beliau” dan mereka berkehendak mengusirnya dari negeri Shan’a (Yaman).

Itulah kata (Wahabiyyah) yang dengannya manusia dijauhkan dan dihalangi dari sunnah Rasulullah , maka wajib bagi kalian untuk berhati-hati dan melihat apa maknanya.
Kata (Wahabiyyah) dinisbatkan kepada seorang ulama bukan dinisbatkan kepada “Mark” dan bukan pula dinisbatkan kepada “Lenin” dan bukan pula dinisbatkan kepada “Amerika” atau “Rusia” dan bukan juga dinisbatkan kepada “Para pemimpin musuh-musuh Islam” dan kami tidak memperbolehkan seorang muslim untuk menisbatkan dirinya kecuali kepada Islam dan kepada Nabi kita Muhammad .

Sepatutnya kalian berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam masalah ini. Nabi Sulaiman ketika burung Hud-Hud mengabarinya tentang apa yang dilakukan oleh Ratu Saba’ dan kaumnya :
Berkata Sulaiman : “Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang dusta”. (An-Naml 27)

Dan Allah berfirman dalam kitab-Nya yang mulia :
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Al-Hujurat 6)

Kami berbicara tentang hal ini bukanlah lantaran Ahli Sunnah dan Ahli Agama di “Dammaj” (tempat Syaikh Muqbil bermukim), karena sesungguhnya dakwah mereka (Segala Puji bagi Allah) diterima oleh penduduk Yaman, akan tetapi permasalahannya adalah propaganda ini telah melanda negeri Saudi Arabia, Mesir, Sudan, Syam. Iraq dan seluruh negeri-negeri Islam. Barangsiapa berpegang teguh kepada Agama, mereka akan mencapnya : “Itu adalah pengikut Wahabi”.

Dan Allah berfirman dalam kitab-Nya :
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi`ar-syi`ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari karunia dan keredhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian (mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (Al-Maidah : 2)

Dan Nabi Muhammad bersabda sebagaimana dalam shahih muslim,
“Orang muslim adalah saudara muslim lainnya. Ia tidak akan mendhaliminya, menghinakannya dan tidak meremehkannya. Ketakwaan itu adalah disini (beliau menunjuk) ke dada”

Kami memperingatkan tentang propaganda ini, karena rasa kasih sayang kepada saudara-saudara sekalian dari berburuk sangka kepada saudara-saudara kita para dai yang menyeru ke jalan Allah dan supaya mereka tidak mengganggu para da’i di jalan Allah, karena Allah berfirman dalam Al Qur’an :
“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu’min dan mu’minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (Al Ahzab : 58)

Dan Perkaranya adalah sebagaimana pepatah :
“Lempar Batu Sembunyi Tangan”
Perkaranya (adalah sebagaimana telah dikatakan) bahwasanya komunis, pengikut partai ba’ats, pendukung Jamal Abdul Naser (Pan Arab) berbeda dengan ahli sunnah waljama’ah dan para dai yang menyeru kepada Allah, dan Allah berfirman :
“Dan barangsiapa yang mengerjakan kesalahan atau dosa, kemudian di tuduhkannya kepada orang yang tidak bersalah, maka sesungguhnya ia telah berbuat suatu kebohongan yang nyata.” (An Nisa : 112)

Dan aku katakan kepada saudara-saudara para da’i yang menyeru kepada Allah di seluruh negeri Islam : Hendaknya mereka bersungguh-sungguh menyingsingkan lengan (untuk berdakwah), dan hendaknya ikhlas mengharapkan wajah Allah (dalam berdakwah), bukan lantaran ingin mendapatkan kursi, kedudukan, dan bukan pula lantaran ingin mendapatkan kehidupan dunia, sesungguhnya Allah tidak akan menerima amal kecuali jika amal itu didasari keikhlasan untuk mengharapkan wajah Allah, berdakwah kepada Allah lebih tinggi nilainya daripada kursi, kedudukan dan kehidupan dunia yang nilainya sedikit ini.

“Dan siapakah yang lebih baik perkaataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shalih dan berkata : “Sesungguhnya aku termasuk orang yang berserah diri.” (Fushilat : 33)
Ya, Allah berfirman :
“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (An Nisa :104)

Kalian mempunyai Al Qur’an dan sunnah Rasulullah , sedangkan musuh-musuh kalian dari kalangan kaum komunis, pengikut partai ba’ats, pengikut pemahaman Pan Arab, Syi’ah, Sufiyyah, propaganda mereka dibangun diatas kedustaan, kebohongan serta pengkhianatan. Sedangkan para dai yang menyeru kepada Allah tidak ada yang menolong mereka melainkan Allah, dan cukuplah Allah sebagai penolong. Dan Allah berfirman dalam Al Qur’an untuk mengokohkan hamba-hamba-Nya yang beriman :
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim,” (Ali Imran : 139-140)
Dan Allah juga berfirman :
“Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah (pun) beserta kamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi (pahala) amal-amalmu.” (Muhammad : 35)
Akan tetapi sepatutnya dakwah itu bukanlah dakwah pemberontakan dan penggulingan, karena dakwah seperti ini lebih banyak kerusakan daripada kebaikannya, dakwah itu adalah dengan mengajak kaum muslimin kembali kepada Al Qur’an dan sunah nabi mereka Muhammad Rasulullah .
Allah berfirman :
“Dan katakanlah: ‘Yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap’. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.” (Al Isra : 81)

Dalam ayat yang Mulia ini terdapat berita gembira dari Allah bahwasanya kebatilan tidak akan mampu berdiri kokoh didepan kebenaran, dan Allah berfirman :
“Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengembang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.” (Ar Ra’du : 17)

Maka kami memuji Allah yang membangkitkan penduduk Yaman khususnya, dan juga penduduk Najd Saudi Arabia dan Mesir, sungguh banyak diantara mereka menjadi orang-orang yang tidak terpengaruh dengan propaganda yang keji ini yang mana propaganda ini ditujukan kepada seorang ulama yang dipuji oleh ulama Islam. Syaikh Muhammad bin Ismail Al-Amir An-Shan’ani berkata tentang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab :
Telah datang kabar gembira (datangnya Syaikh Muhamad bin Abdul Wahab). Yang telah mengembalikan syariat Islam.

Beliau singkap kebodohan orang jahil dan mubtadi’ maka beliau sama denganku. Beliau bangun kembali tiang-tiang agama dan menghancurkan kuburan-kuburan keramat yang membuat manusia sesat. Mereka membuat kembali berhala-berhala seperti suwa’, yaghuts, wad dan ini sejelek-jeleknya. Dan mereka memohon kepada berhala-berhala itu dikala susah seperti seorang yang meminta Allah Yang Maha Esa. Berapa banyak orang yang towaf dikuburan sambil mencium dan mengusap dinding-dinding kuburan dengan tangan-tangan mereka.

Wajib bagi para da’i yang menyeru kepada Allah untuk tetap istiqomah diatas kebenaran. Kami telah mengatakan dalam beberapa pengajian maupun khutbah bahwasannya propaganda itu adalah kedustaan semata (menyandarkan diri kita kepada syaikh Muhammad bin Abdul Wahab ) sesungguhnya kami tidak ridha untuk dinisbatkan selain kepada Rasulullah yang memberi syafaat kami dan yang kami cintai, yang mana Allah mengeluarkan kami dengan perantaraan beliau dari kegelapan kepada cahaya. Propaganda-propaganda itu akan sirna (cepat atau lambat) sebagaimana Nabi Muhammad pernah dijuluki As-Shabi’ (artinya orang yang keluar dari agama nenek moyangnya dan berganti agama dengan agama lain).

Adapun kami tidaklah keluar dari agama dan berganti dengan agama lainnya, kami tidak mengkafirkan bapak-bapak kami, sebagaimana persangkaan mereka ! Dan kami tidak mengkafirkan para wali ataupun membenci ahlul bait (keluarga Nabi). Bahkan kami telah membahas tentang keutamaan-keutamaan keluarga Nabi dalam beberapa ceramah. Kami tidak membenci orang-orang shalih dan tidak mengkafirkan masyarakat muslimin, kami tidak memperbolehkan keluar dari ketaatan pemerintahan muslim, maka hendaknya orang yang menyaksikan hal ini menyampaikan kepada orang yang tidak tahu. Setelah ini propaganda itu akan lenyap dan akan menjadi sebab bagi tersebarnya sunnah Rasulullah, Allah berfirman dalam Al-Qur’an :
“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar.Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mu’minin dan mu’minat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: ‘Ini adalah suatu berita bohong yang nyata.’” (An-Nur 11-12)

Jika kamu mendengarkan seseorang berkata : “Itu pengikut Wahabi”, maka ketahuilah bahwa ia termasuk salah satu dari golongan dibawah ini :
– Mungkin ia seorang yang melakukan perbuatan keji.
– Atau mungkin seorang yang bodoh tidak mengetahui hakekat ini.

Ini adalah kedustaan yang besar terhadap para da’i yang menyeru kepada Allah, Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.” (An-Nur 19)
tidak meridhai Nabi Muhammad diganti, kami tidak meridhai untuk menisbatkan diri kami kepada Syafi’i atau Zaidi atau kepada Wahabi atau selainnya. Mereka itu semua adalah para ulama yang agung, yang mana mereka menganggap telah berbuat jahat kepada orang yang menisbatkan diri mereka kepada para ulama itu.

Saya menasehatkan kepada saudara-saudara seagama untuk membaca kitab beliau (Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab ) yaitu “Kitabut Tauhid” niscaya kalian akan melihat ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi. Kitab itu adalah kitab yang agung walaupun didalamnya ada sedikit hadits-hadits yang dha’if, namun tidaklah mengurangi kwalitasnya. Sungguh telah diterangkan dalam kitab “An-Nahju Asy-Syadidu” : “Janganlah kalian menjadi seperti bunglon dengan mengatakan jika manusia berbuat baik maka kami akan berbuat baik, dan jika mereka berbuat dhalim maka kami akan berbuat dhalim, akan tetapi tanamkanlah dalam jiwa-jiwa kalian jika manusia berbuat baik kalian akan berbuat baik, dan jika mereka berbuat jahat maka janganlah kalian berbuat jahat”. Wallahumusta’an.

Maraji’:
Majalah Al-Asholah edisi 34 hal 28

53 Comments

  1. memang wahabi itu bagus,tapi sebagaimana dalam sejarah bahwa munculnya wahabi tidak lepas dari campur tangan orang inggeris ato barat secara umum yang membenci ahlul bait (keluarga nabi)yg mendorong mereka membantu bani suud untuk merebut kekuasaan dari syarif-sarif haramaen waktu itu.sampai sekarang pun kebencian mereka itu tidak padam-padam,spt sikap mrk trhdp Iran.padahal terbukti orang Iran itu justru lebih mencintai Keluarga Nabi dan Lebih keras membela Islam ketimbang negara Saudi yang notabene wayang amerika.kita tau tidak semua aliran si’ah itu sesat.si’ah extrim juga hampir punah. oleh karena itu,saya berpendapat munculnya wahabi justeru tidak lebih sebagai alat kerajaan untuk melanggengkan kekuasaan, di samping sebagai alat propaganda kapitalis barat…apakah orang kafir amerika itu lebih baik dibela oleh orang saudi ketimbang Islam syi’ah Iran yang paling cinta kepada kepada keluarga nabi??apakah kita secara tidak langsung menjadi bagian dari mereka(amerika)yang kafir??sebagaimana kaidah Ulama yang mengatakan :Ar-rido bil-kufri kufrun….

    • Bismillah, saya sangat bersedih dengan kondisi kaum muslimin seperti anda, karena dari tulsan anda saya bisa memastikan bahwa anda adalah seorang yang telah jatuh terjerumus kedalam lembah fitnah ahkhir zaman yang disebabkan karena kebodohan anda dan kebiasaan taklid yang telah menjadi penyakit dalam tubuh dan jiwa anda sehingga anda tidak pernah bersikap ilmiah dalam bertindak, mungkin butuh dua jild buku bila saya menjelaskan kebodohan dan kesesatan aqidah anda dan tentu disini bukan tempatnya namun sedikit saya memberi anda pemahaman logis mudah mudahan anda bisa bertobat yakni:
      1. Nabi salallahu alaihi wasallam meninggalkan ribuan sahabat dan para sahabat itulah yang menjadi penyambung lidah Nabi yang mulia hingga syariat sampai pada kita hingga akhir zaman dan 99% seluruh sahabat itu menjadi musuh syiah, mungkinkah ribuan aturan syariat hanya cukup diriwayatkan oleh Ali dan keturunannya??? apabila seseorang sudah melecehkan kredibilitas sahabat yang menjadi saksi mutlak dan asbab nuzulnya syariat maka tidak perlu belajar ilmu Nuklir untuk menghancurkan islam karena seluruh kesaksian sahabat yang menjadi dasar/pokok kekuatan dari Islam ini sudah hancur..
      2.sejak kapan Iran menjadi pahlawan buat umat islam?, pernahkah anda menyaksikan nuklir iran dihantamkan ke Israel atau amerika? Konon iran punya nuklir yg memiliki daya jelajah dan ledakkan yg luar biasa namun cuma dielus-elus saja..anda tahu tidak apa dibalik rahasia itu? saya kasi tau ya?! iran itu sangat memusuhi ahlussunnah, mereka ingin menyebarkan paham mereka keseluruh dunia, olehnya itu mereka lagi membetuk opini dunia dan membangun paradigma masyarakat muslim sunni akan kepahlawanan mereka,sehingga mereka dengan leluasa menggoyang muslim sunni agar jatuh hati kepada syiah. hehehe.. Saudi memang tidak punya nuklir, cuma memiliki kawasan percetakan Al-Quran terbesar di dunia dan dianggap sebagai percetakan yang belum ada tandingannaya dalam administrasi dan kecermatan hasil cetakanya, saudi sudah medirikan kurang lebih 5000 masjid didunia dan dilengkapi dengan perpustakaan dan adminisrasi juga sekitar 200-an islamic center dan ribuan da’i dan imam dikirim seluruh dunia jutaan Al-Quran dan buku2 dibagi-bagikan kepada jemaah haji juga ribuan ton kurma dan hewan kurban jamaah haji dibagikan keseluruh negara2 miskin dan negara yang musliminnya minoritas dan banyak lagi…kenapa demikian? karena saudi cinta damai bukan cari-cari musuh..seperti iran
      3 anda suka baca ga?! coba baca sejarah..!! sdikit saja saya beri contoh, anda tahu perang besar arab-israel ketika itu mesir
      dipimpin Gamal abdul natsir yang berakidah nasionalis? 13 negara arab bergabung menghantam israel hanya Iran yang alpa kenapa? wow sangt panjang ceritanya, namun dalam perang besar ini negara gabungan arab kalah telak, mengapa? dan Iran justru membuka negaranya untuk melindungi dan menampung kaum yahudi. hingga saat ini negara yg memiliki komunitas yahudi terbesar pasca exodus besar2an oleh inggris dari soviet dan polandia adalah Irannnn…!! ok thanks nt kita smbung lagi ya..
      salam kenal -Abu thariq Muslim/ Emen

      • Mantap……….

        Nabahin aja, syiah itu keturunan yahudi…

        Membela Syiah sama dengan membela Yahudi…

      • Wahabi (pengikut M bin Abdul Wahab – keturunan langsung dari Dzul Khawaisara Al-Tamimi) lebih buruk dari Khawarij (Ibadhiyah – pengikut Abdullah ibn Ibadh Al-Murri Al-Tamimi) – karena Wahabi mengaku2 sebagai ASWAJA atau pengikut Salaf (walau mereka tidak mengikuti salaf salihin) – jadi tdk seperti Khawarij yg kita tau secara jelas identitasnya – Wahabi penyelusup munafiq dan mereka pencinta orang2 yg membenci Ahlul bayt RA dan menyepelekan banyak sahabat RA (Nasibi) – mereka kelompok mujasim (mengimani bahwa Allah SWT mempunya tubuh seperti manusia – Naudhubillahi min dhalik). Biasanya pengikut salafi/wahabi seperti sudah di brain-wash (cuci otak) dan Shaitan mencengkeram hati mereka sehingga mereka mengimani hal2 yang mengingkari keimanan seorang muslim sejati.

  2. Wahabi memang tidak semua akidahnya jelek,namun yang disayangkan wahabi kerap menyalahkan bahkan cenderung mengkafirkan jamaah yang tidak sejalan dengannya. Seyogyanya Islam adalah lebih mementingkan ukhuwah ketimbang menganggap dirinya paling suci dan paling sunnah (red: paling mengikuti sunnah Rasul ). Kebencian jamaah diluar Wahabi terhadap Wahabi adalah bagai pantulan cahaya lampu menyentuh cermin dan mengenai pemegang lampu. Pemegang lampu lebih banyak terkena cahaya, baik langsung maupun cahaya pantulannya.

  3. bagi anda semua silahkan buka:
    http://www.almanhaj.or.id/content/827/slash/0

  4. dan juga ini:
    http://www.almanhaj.or.id/?keyword=wahabi

  5. WE ARE MOSLEM

    hanya Allah yang mengetahui amalan kita diterima disisiNya atau tidak..

    apakah anda merasa lebih tahu dari Allah??

  6. Wallahu Ta’ala A’lam

  7. @Hamba sahaya…
    hati-hatilah jika berbicara akaha bukti bahwasannya yang anda ucapkan itu benar, bahwasannya adanya pengkafiran terhadap umat dari orang2 yang dinisbatkan kepada wahabi? buktikan secara nyata wahai sahabatku, karena ana khawatir anda terjerumus ke dalam hal yang lebih besar perkaranya…karena orang yang menuduh orang kafir, jikalau yang dituduh tak kafir, maka yang penuduhlah yang kadir, adapun orang yang dituduh mengkafirkan orang kafir, sang penuduhlah diragukan keislamannya, juga orang yang enggan menyebut kafirnya sutau orang atau segolongan yang telah terbukti disertai fatwa2 ulama, maka diragukan juga keislamannya…maka janganlah terperdaya oleh bacaan2 yang kurang terbukti kevaliditasannya wahai sahabat, hendaklah itelaah dan diteliti dulu kebenarannya, karena bukan tidak mungkin anda telah terjebak dalam fitnah dan pembodohan…

    @Rimadul Ajyal yang terhormat…
    syarat apakah yang mesti ada jikalau kita benar2 mencintai para ahlul bait nabi? apakah seperti orang22 syi’ah yang kebablasan lalu mengaggap semua sahabat kafir kecuali hanya beberapa orang saja?
    janganlah anda terperdaya dengan orang syi’ah yang seperti kelihatan lebih mencintai sahabat, karena di dalamnya banyak kedustaan dan bid’ah yang dilakukan sebagaimana tidaklah ada amalan2 seputar penghormatan2 kepada ahlil bait yang dilakukan nabi sendiri dan para ahlil bait semasanya serta para sahabat…yang ada sekarang adalah terlalu berlebihan ritual2 yang dilakui orang2 rfidhah…maka janganlah anda tertipu dengan perbuatan mereka yang menangis di pusara ahlil bait sambil menginjak-injak sunnah rasul…

    Untuk mencintai ahlil bait…teladanilah rasulullah dalam berbagai haditsnya yang mulia…

    wallaahu a’lam

  8. Kaum wahabi yang muncul ketika Inggris menguasai semenanjung Arabia merupakan sempalan baru seiring dengan munculnya aliran Ahmadiyah di India, kedua aliran ini buatan Inggris untuk mengacaukan umat Islam, kembali pada Abad ini barat mulai mengkoyak umat Islam melalui aliran salafi yg ditunggangi CIA dan MOSAD, waspadalah dan sadarlah jg sampai citra Islam buruk akibat ulah kita dan jgn mau diadu domba dgn mengkafirkan saudara kita, Bersatulah!!!

    • Sungguh aneh pendapat anda yg menyebut Wahabi adalah sem palan baru bahkan disandingkan dgn Ahmadiyah yg jelas2 me- nyimpang/sesat karena mengakui ada Nabi lain sesudah Nabi Muhammad SAW. Pikiran anda yg salah karena mendapat ma sukan dari kiyai yg bodoh dan Picik yang anti pada kebenaran yg ingin membebaskan umat Islam dari perbuatan Takhyul Bid ‘ ah dan khurafat,contohnya me-muja2 Kubur dll,dsb. Sejak kapan aliran Salafi/Wahabi ditunggangi CIA dan MOSAD ? Inilah kebia saan org Syi’ah dan cs nya di Indonesia ini yg MUNAFIK. Pura2 mengaku Ahlussunnh (ASWAJA) padahal Dia Syi’ah tulen.

  9. yaaachhh…mudah-2an penjelsan ini bukan sebagai counter balik atas apa yang sudah dilakukan para pengikut wahabi dulu dan sekarang …

  10. ANDA BERKATA ATAS DASAR HADITS :
    Dan Nabi Muhammad bersabda sebagaimana dalam shahih muslim,
    “Orang muslim adalah saudara muslim lainnya. Ia tidak akan mendhaliminya, menghinakannya dan tidak meremehkannya. Ketakwaan itu adalah disini (beliau menunjuk) ke dada”
    DAN ANDA BERKATA JUGA :
    Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i
    Mayoritas kaum muslimin di Indonesia selau sinis bahkan berfikir jelek ketika disebut nama wahabi. Memang image ini sengaja disebarkan oleh orang-orang komunis, pengikut partai ba’ats, pengikut pemahaman (Jamal Abdul Nasir) orang-orang Syi’ah, orang-orang Sufi dan ahli bid’ah, yang mereka sebarkan dilingkungan masyarakat untuk menghalangi manusia dari sunnah Rasulullah.
    DIDALAM PERKATAAN KEDUA ANDA, ANDA TELAH MELAKUKAN PELANGGARAN BERAT TERHADAP HADITS DIATAS YG JUGA ANDA PAKAI SEBAGAI DASAR. BAGAIMANA MUNGKIN SEORANG MUSLIM MENYAMAKAN ORANG-2 BAATS, JAMAL A NASHER, ORANG SYI’AH DENGAN KOMUNIS ………. INGATLAH AKAN PERINGATAN RASULULLAH SAW :
    ” BARANG SIAPA MENGKAFIRKAN SAUDARA-SAUDARANYA MUSLIM MAKA UCAPAN ITU AKAN KEMBALI KEPADA DIRINYA ” ………
    BELUM LAGI AYAT-2 AL-QUR’AN DIATAS JUGA ANDA LANGGAR DENGAN SEBENAR-BENARNYA ….. WAHAI “WAH-ABI” ALA AMERIKA …… SEBENARNYA TINDAKAN-MU BERLAWANAN DENGAN OMONGAN MU

  11. COBA SIH BERIKAN BUKTI YANG KUAT BAHWA KALIAN TIDAK DIDUKUNG OLEH AMERIKA ???????? DAN BERIKAN BUKTI YANG KUAT JUGA BAHWA DULU ANDA TIDAK MEMBUNUH KELUARGA RASHIDI TANPA BANTUAN INGGRIS ????? AYOOOO COBAAAAAAAA ???? BERANI COBAAA ?????

  12. Hal pertama yang perlu kita klarifikasi adalah pengenalan lebih mendalam tentang wahabi kepada semua masyarakat islam di indonesia. karena wahabi yang dikenal selama ini sudah tidak sesuai apa yang sebenarnya. . ada beberapa oknum yang menunggangi dan menjelekkan wahabi.

  13. BASI-BASI!!!!! 1000x yang dibahas perpecahan ummat ajaa.. saling nyalahin saling kafirin??? mau kemana ummat ini dibawa???
    ummat sekarang mengahdapi:
    1.kristenisasi dimana2x
    2.kemiskinan yang tiada tara..
    3.akhlak yang jauh banget dari akhlak Rasulullah
    4.Gak ada ghirrah yang kuat pada setiap ummay untuk berusaha menerapkan dan menyebarkan risalah Rasulullah

    udah deh… Yang penting jangan saling mengkafirkan ahlil Qiblah
    Fa lana a’amaluna falakum a’malukum

  14. wahai kaum wahabi, boleh anda berdakwah dengan dalil-dalil yang mendukung anda tapi jangan menjelekan kelompok lain, banyak penganut wahabi yang selalu mencari perbedaan dengan aliran lain, dengan gampang mengatakan bid’ah, disuruh baca alquran ora becus, ngaji dulu yan bener baru ngomong, bisanya cuma nyalahin orang aja, kesannya aliran wahabi menantang,dalam islam ada yg namanya akhlak, toleransi. jangan main asal ngomong aja wassalam

  15. Bila Pegawai Thoghut Di Sebut Ulama

    Syaikh Luwis Athiyatullah
    Bila Pegawai Thoghut Di Sebut Ulama

    Syaikhul Mujahidin Luwis Athiyatullah

    Merekalah Orang-orang Yang Terlaknat

    Bila para pegawai thoghut di sebut kibarul ulama…

    Dengar hai orang-orang yang di sebut ulama….!!

    Allah telah menciptakan kami sebagai orang-orang merdeka dan kami tidak mungkin menjadi budak bagi kalian atau budak bagi sekelompok orang-orang munafik, orang-orang yang mabuk dan banci atas nama agama, yang kalian ingin lariskan secara palsu dan dusta atas nama Allah dan Rasul-Nya Shalallahu ‘alaihi wassalam.
    Dengan atas nama SyaikhImam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, kalian jajakan suatu mazhab yang mensucikan penguasa dan memberikannya sifat kema’shuman…..
    Dengan atas nama Syaikh Imam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, kalian telah melarang dari memberikan nasihat buat orang-orang bejat itu…..
    Dengan atas nama Syaikh Imam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah, kalian menyelewengkan agama Allah dan kalian menjadikannya sebagai pijakan bagi orang-orang durjana dari Dinasti Salul……

    Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menciptakan kami merdeka dan Dia memerintahkan kami untuk beribadah kepada-Nya saja, bukan beribadah kepada kalian dan bukan pula kepada tuhan-tuhan kalian kaum munafikin.

    Kalian dengan fatwa-fatwa kalian itu menginginkan -dan memang kalian telah melakukannya- menjadikan kami sebagai kawanan kambing yang tidak memiliki daya dan kekuatan.
    Dengar hai mufti…..!! Jazirah Arab bukanlah kavling-kavling tanah di Eropa milik bapak ibumu, dan kamu ini bukan (Paus Urban) dan Fadh juga bukan (Raja Louis).

    Jazirah Arab ini adalah negeri yang dibuka oleh para shahabat, yang mana mereka itu adalah leluhur kami dan mereka menyiraminya dengan darah-darah mereka. Di setiap tempat, mereka mempunyai peperangan yang mengingatkan manusia terhadap kejayaan yang mereka lakukan. Maka tidak bisa kamu dan Dinasti Salul datang di saat para penolong agama Allah lalai dan kalian ingin merubahnya menjadi kavling-kavling yang didalamnya kalian menguasai manusia dan tanah. Kamu dan pengikutmu di Majelis Fatwa sama sekali tidak mempunyai hak campur tangan dalam urusan-urusan kami, seolah-olah kami ini hanya sekedar budak-budak di tanah kavling kalian yang bernama Kerajaan Saudi.

    Kami ini bukanlah Rafidhah atau Syi’ah, sehingga kalian menjadikan -jalan atas kami- bagi duri-duri yang kalian namakan sebagai Wulatul Umur (Pemimpin), dan seolah-olah mereka itu tidak berbicara dari hawa nafsu dan tidak melakukan (sesuatu) kecuali kebenaran. Kalian memberikan kepada mereka ke-ma’shuman dalam setiap apa yang mereka lakukan, termasuk seandainya mereka itu loyal kepada orang-orang Yahudi dan Nashrani dan termasuk seandainya mereka menganggap halal Riba, merubah agama, memperbudak umat untuk Amerika dan (mereka) melakukan segala keburukan terhadap umat ini. Itu buktinya anak-anak mereka membunuh anak-anak umat, kemudian ternyata kami tidak melihat kalian berbuat apa-apa. Dan juga, pembesar-pembesar mereka itu mencuri kekayaan-kekayaan umat, dan kalian malah memberikan kepada mereka cek-cek ketidak bersalahan dan kekayaan-kekayaan itu adalah halal bagi mereka dan mereka masih terus mencuri. Setiap kali mereka menggulirkan peraturan baru yang dengannya mereka memakan harta manusia, seperti peraturan asuransi yang paling terakhir, maka kalian datang dengan stempel kalian yang kotor dan kalian membubuhkan tanda tangan atas nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala bahwa harta ini adalah harta yang wajib dibayarakan untuk Waliyul Amri (pemimpin) sehingga kalian bersekutu dengan para perampok dalam menjarah kekayaan kaum muslimin.

    Semua itu dengan atas nama Islam dan dengan atas nama Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab dan Al Imam Ahmad bin Hanbal…!!!

    Seandainya kakek kamu Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab hidup, tentu beliau mendera kamu seperti mendera unta, saat melihatmu berkata terhadap para pencari ilmu : “Saya hanya memiliki 3 menit saja buat kalian”.

    Siapa kamu…??? dan pada dasarnya tidak ada nilai bagimu dihadapan manusia kecuali sebatas bahwa kamu mengaku termasuk ahli ilmu…!! Seandainya tidak ada ilmu tentulah kamu juga termasuk ternak-ternak yang menggembala di perternakan Dinasti Salul…!!!

    Telah tiba saatnya untuk membongkar semua kejahatan-kejahatan kalian dan menelanjangi kalian dihadapan manusia. Dikarenakan kamu -hai mufti !- telah membuka auratmu serta terbongkar kebohonganmu atas nama orang-orang, baik saat kamu menjadikan agama ini sekedar pencaharian. Sungguh para pencari ilmu telah datang kepadamu, untuk menyampaikan kepadamu sedikit dari kejahatan-kejahatan yang menimpa umat, maka kamu katakan kepada mereka “Waktu kerja sudah habis..!”
    Semoga Allah membinasakanmu…!!! manusia tidak mengambil ilmu dari kamu kecuali karena mereka mengira bahwa kamu ini ahli ilmu…!! Sungguh, kalian telah membongkar diri kalian sendiri, bahwa kalian ini tidak lebih dari sekedar para pegawai Dinasti Salul…!!! Jadi sabarlah terhadap apa yang akan datang terhadap kamu. Jangan ngomong -dan jangan pula kamu dan para pembeo dari pengikutmu- menggembar gemborkan bahwa daging para ulama itu beracun karena kamu bukan tergolong ulama akan tetapi kamu ini sekedar pegawai kantor yang pulang kerumahnya di akhir jam kantor. Jadi daging dan kehormatan kalian halal…..!!!

    Bila saja Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam telah menganggap sikap orang kaya yang menunda pembayaran hutangnya sebagai suatu kezaliman yang menghalalkan kehormatannya, maka apa gerangan dengan penundaan penunaian kewajibannya lebih buruk dari penundaan kewajiban harta, yaitu kewajiban penyampaian hukum-hukum Allah dan agama-Nya. Menyembunyikan ilmu dan mendiamkan kebathilan adalah lebih jahat dari sekedar penunda-nundaan hutang orang kaya sebesar 10 Riyal terhadap orang yang menagihnya. Sedangkan Allah ta’ala ber-firman :

    “Allah tidak menyukai ucapan buruk (yang diucapkan) dengan terus terang, kecuali oleh orang yang dianiaya”(An Nisa : 148)

    Maka bagaimana dengan orang yang menzalimi Islam, menyimpangkannya dan menjadikannya sebagai pijakan bagi hawa nafsu dan keinginan para penguasa….??
    Jadi, kehormatan dan daging kalian adalah halal dan mubah bagi setiap orang yang ingin membongkar kedok kalian dan membeberkan kebohongan kalian atas nama Allah dan Rasul-Nya, karena kejahatan kalian terhadap umat Islam tergolong kejahatan dan kebathilan yang paling keji dan kalian melakukannya dengan lembaga kalian yang rusak ini, dan ia adalah alat dan sarana yang paling efektif yang digunakan oleh orang-orang munafik untuk merobohkan seluruh pilar-pilar Islam dinegeri ini. Mereka mengeluarkan dari celah-celah kalian, agama baru yang coreng moreng yang tidak memiliki sedikit-pun kaitan dengan Islam yang kalian sandarkan secara palsu dan dusta kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan Imam Ahmad bin Hanbal.

    Dan siapa yang menyatakan bahwa daging kalian adalah beracun, maka ia orang yang dungu. Karena Allah telah mencap orang-orang semacam kalian dari Bani Israil bahwa mereka itu seperti keledai dan seperti anjing. Sedangkan kalian, dengan sebab yang kalian lakukan terhadap Islam adalah lebih keji dan lebih busuk dari apa yang dilakukan oleh Bani Israil, yang telah Allah laknati hanyalah karena menyembunyikan ilmu, sedangkan kalian menjadikan sikap memegang Al Haq sebagai kejahatan. Dan akar masalah itu semua, berdiri diatas suatu masalah yaitu tazkiyah (rekomendasi) kalian yang mutlak terhadap Dinasti Salul dan melepaskan tangan-tangan mereka untuk mengacak-acak segala sesuatu dari urusan umat ini, sedangkan kalian berperan sebagai pegawai yang memberikan rekomendasi dan pengesahan buat mereka itu diatas Al Haq, sedang orang yang menyelisihi mereka adalah diatas kebathilan.

    Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah telah memvonis terhadap orang-orang semisal kamu hai mufti, bahwa status minimal mereka itu adalah fasiq, jadi kamu ini fasiq dalam pandangan kakekmu… dan ini minimal. Dengar apa yang dikatakan kakekmu tentang orang-orang semacam Dinasti Salul dan dengar juga apa yang beliau katakan tentang orang-orang semacam kamu : “Sesungguhnya para thaghut yang diyakini manusia akan kewajiban mentaati mereka itu selain Allah adalah seluruhnya kuffar murtaddun dari Islam. Bagaimana tidak sedangkan mereka itu menghalalkan apa yang Allah haramkan dan mengharamkan apa yang Allah halalkan, serta mereka melakukan kerusakan dimuka bumi dengan ucapan mereka, perbuatan mereka dan dukungan mereka. Siapa yang mendebat membela-bela mereka atau mengingkari orang yang mengkafirkan mereka atau mengklaim bahwa perbuatan mereka ini meskipun bathil namun tidak memindahkan mereka kepada kekafiran, maka status minimal orang yang membela-bela ini adalah fasiq, karena tidak sah Dienul Islam kecuali bara’ah (berlepas diri) dari mereka itu dengan cara mengkafirkannya…..” (Muhammad Bin Abdul Wahhab, Ar Rasa’il Asy Syakhshiyyah : 188)

    Sedangkan kamu ini hai mufti, tidak merasa cukup dengan membela-bela Dinasti Salul, akan tetapi kamu memberikan kepada mereka tazkiyyah (rekomendasi) yang mutlak, kamu menganggap taat kepada mereka itu adalah kewajiban dan kamu memberikan kepada mereka hak-hak yang tidak pernah diberikan para shahabat kepada Abu Bakar dan Umar radliyallahu ‘anhum. Kamu melarang pengingkaran terang-terangan terhadap kaum munafikin itu padahal para shahabat mengingkari Umar terang-terangan di masjid, ditengah khutbah dan dihadapan manusia.

    Beginilah kamu… kamu sekalian adalah orang-orang yang mendebat untuk (membela) mereka dalam kehidupan dunia ini, maka siapa yang akan mendebat Allah untuk (membela) mereka pada hari kiamat? Atau siapa yang jadi pelindung mereka terhadap siksa Allah? (An Nisa : 109).

    Saya mengetahui bahwa kamu berlindung dengan tentara Dinasti Salul dan pasukan keamanan khusus mereka, dan sebelum orang-orang merasa betah berlindung dan mereka yakin bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka, maka Allah mendatangkan kepada mereka hukuman dari arah yang tidak disangka-sangka. Bila hari ini kekuatan kaum munafikin bisa melindungimu, maka siapa yang bisa melindungimu bila kamu sudah dimasukan ke dalam kuburan….?? Bila hari ini kamu merasa bangga dengan banyaknya pengikut dan kekuatan, maka apa yang akan kamu lakukan di hari setiap yang di langit dan di bumi datang dihadapan Ar Rahman sebagai hamba….??.

    Sepupumu yang lain melarang sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dalam hal qunut dan mendo’akan binasa untuk Yahudi dan Nashrani, karena mendo’akan binasa untuk Nashrani adalah mempersulit munafikin Dinasti Salul dihadapan kekasih mereka dari kalangan Nashrani, maka sepupumu melarang sunnah qunut (Nazilah) karena hal itu. Dan untuk orang-orang semacam dia dan kamu, maka Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah telah berkata :
    “Kapan saja orang alim meninggalkan apa yang dia ketahui dari Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya, serta dia mengikuti putusan penguasa yang menyelisihi hukum Allah dan Rasul-Nya, maka ia murtad kafir yang berhak diberikan hukuman di dunia dan di akhirat”(Majmu Al Fatawa : 35/372-373).

    Sesungguhnya dia mencak-mencak dan berkata dengan penuh kebanggaan; “Sesungguhnya sebahagian kaum muslimin membanggakan Usamah bin Ladin. Ini adalah cacat dalam memahami Islam…..!!”Dan kami katakan kepadanya, “Subhanallah, membanggakan kaum mujahidin yang berusaha keras untuk membebaskan negeri Haromain (dua tanah suci) dari kaum salibis telah menjadi cacat dalam memahami Islam, sedangkan memuja kaum munafikin yang memberikan keleluasaan bagi kaum salibis dan memasukan mereka dengan fatwa-fatwa kalian dan menganggap mereka sebagai Ulil Amri yang wajib ditaati adalah Islam yang shahih….!!! Mengapa kalian berbuat demikian…?? bagaimana kamu mengambil keputusan??”
    Rasulallah Shalallahu ‘alaihi wassalam telah melarang kita untuk mengatakan kepada orang-orang munafikin “Tuan”, sedangkan dia berkata setiap hari “Tuanku pelayan dua tanah suci”. Kami tidak tahu, apakah membanggakan mujahid fi sabilillah adalah kejahatan…?? ataukah mengagungkan orang munafik yang menghadirkan orang-orang kafir di negeri Haromain dan memberikan mereka keleluasaan dengan suatu yang tidak pernah terjadi sepanjang sejarah jazirah Arab (adalah yang kejahatan)…??!

    Sekarang kami akan memulai membuka file-file kalian, agar umat mengetahui berapa banyak manusia yang telah tertipu oleh kalian dan oleh orang-orang semacam kalian dari kalangan yang telah menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang murah serta menjadikan dien ini sebagai pijakan bagi selera para penguasa itu.

    1. Kebusukan kalian yang paling pertama dalam menyelewengkan agama Allah adalah, bahwa kalian ini pilar-pilar utama dalam mengokohkan kekuasaan kaum munafikin yang loyal penuh terhadap musuh-musuh Allah dari kalangan Yahudi dan Nashrani. Kalian tidak merasa cukup dengan sikap diam dari mengatakan Al Haq dan tidak mengingkari Al Bathil, akan tetapi kalian melampaui itu sampai sikap memberikan tazkiyah bagi pemerintah Ahlu Salul dan menganggap sekedar mengingkari mereka sebagai bagian dari kemungkaran yang paling besar. Dan dengan ini kalian keluarkan fatwa-fatwa yang dengannya kalian anggap sebahagian du’at dan mushlihin sebagai penjahat. Dan dengan pernyataan dari kalian ini maka Ibnu Salul menjebloskan kaum mushlihin itu kedalam penjara betahun-tahun. Dan sebahagian dari mereka ada yang masih menjalani kezaliman di penjara, bukan karena apa-apa selain mereka mengatakan”Rabb kami adalah Allah, bukan Amerika atau Ibnu Salul….!!!”

    2. Dengan fatwa-fatwa yang kalian sepakati, kalian telah membuka negeri Haromain ini bagi setiap Nashrani pelacur dan bagi tentara Amerika cabul untuk melindungi pemerintahan Ibnu Salul. Kalian tidak cukup dengan membolehkan, akan tetapi kalian menjadikan pendatangan orang-orang kafir ke Biladul Haromain sebagai bagian dari kewajiban yang paling wajib…!! Dan pertimbangan kalian adalah bila Amerika tidak datang tentulah lenyap pemerintahan Ibnu Salul dan tentu Saddam (Husein) mengambil negerinya, sehingga kalian mengganti orang kafir dengan orang kafir untuk menetap diatas pemerintahan orang-orang munafik itu dan seluruhnya adalah buruk. Sedangkan yang paling buruk adalah orang-orang munafik karena orang-orang munafik berada didasar yang paling bawah dalam api neraka.

    Kemudian kalian tidak merasa cukup dengan hal itu, dan setelah berlalu 10 tahun semenjak kedatangan orang-orang liar itu, kalian tidak berhenti dibatas apa yang pernah dahulu kalian katakan diawal-awal fatwa kalian yaitu, “bahwa kami hanya sekedar meminta bantuan mereka”dan kalian menipu orang-orang yang benar dan baik, saat kalian menampakan bahwa masalahnya hanya sekedar isti’anah (meminta bantuan pertolongan), sedang setiap anak kecil di dunia ini mengetahui bahwa isti’anah itu bukan dengan bentuk Amerika datang dengan pasukannya beserta berbagai macam perlengkapan dan persenjataannya serta ia menetap dinegeri ini, ini bukan isti’anah tetapi ini penjajahan….!!!
    Saya katakan, kalian tidak merasa cukup dengan hal itu akan tetapi kalian memberikan keleluasaan bagi mereka, dengan cara kalian menjadikan sekedar penolakan terhadap Amerika yang Nashrani yang memerangi lagi menjadikan pangkalan militernya di negeri Al Haromain dan datang dengan segala kekuatan militernya sebagai kejahatan. Dan saat sebahagian ulama bangkit menolak keberadaan militer Amerika ini, maka kalian mengingkari mereka dan kalian memberikan izin kepada Dinasti Salul untuk memenjarakan mereka bertahun-tahun karena mereka mengingkari kemungkaran.

    Kemudian kalian tidak berhenti disini saja, akan tetapi kalian melampauinya dimana kalian menjadikan militer Kristen yang bersenjatakan paling modern itu sebagai kaum kafir mu’ahad dan kafir dzimmiy (kafir yang terlindungi harta dan darahnya), sedangkan alasan kalian adalah bahwa mereka itu datang dengan seizin Waliyul Amri dan kalian lemparkan sabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam : “keluarkanlah kaum musyrikin dari jazirah Arab”.

    Kalian tidak perduli dengan hukum Allah dan hukum Rasul-Nya seperti kepedulian kalian yang sangat akan pengadaan jalan keluar bagi Dinasti Salul dari perangkap yang dijeratkan Saddam terhadap mereka. Semua itu atas nama agama dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Terus diatas qiyas yang rusak ini terbangunlah sikap kalian menjadikan kaum mujahidin yang mengumumkan jihad melawan Amerika sebagai Khawarij, sebagai orang-orang yang memerangi Allah dan para penebar kerusakan dimuka bumi. Kemudian kalian gulirkan fatwa-fatwa yang dengannya kalian halalkan darah empat orang dari pemuda pilihan Islam. Sedangkan kejahatan mereka tidak lain adalah karena membunuh orang-orang Amerika yang memerangi, padahal kamu sudah tahu bahwa orang muslim tidak boleh dibunuh dengan sebab ia membunuh orang kafir, dan bahwa alasan kalian itu rusak dari dasarnya karena orang-orang yang kalian anggap sebagai Waliyul Amri sebenarnya adalah orang-orang munafik yang merusak aturan Allah lagi memerangi agamaNya. Dan telah merasa yakin akan hal ini setiap orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Terus andai saja alasan qiyas kalian itu benar, maka sungguh ketidak bolehan membunuh orang muslim dengan orang kafir adalah hukum syar’iy yang mutlak yang tidak bisa digugurkan dengan ijtihad atau qiyas yang rusak dari kalian. Akan tetapi mata penglihatan tidak buta namun yang buta adalah mata hati yang ada didalam dada.

    Kemudian ini semua sudah berlalu, dan Syaikh Usamah bin Laden beserta orang-orangnya melepaskan tangannya dari kalian dan berkata : “Mereka itu ulama-ulama sesat yang terjungkir di dalam kesesatan dan tidak akan keluar darinya”. Maka akhirnya kembali Syaikh Usamah dan orang-orang yang bersamanya keluar dari negeri Haromain dan berangkat ke Afganistan dan beliau mengumumkan frontnya untuk memerangi Yahudi dan Nashrani Salibis serta berjihad di jalan Allah, akan tetapi beliau tetap dikejar-kejar oleh kejahatan kalian dan kalian mengeluarkan fatwa-fatwa yang mentahdzir (menghati-hatikan) manusia darinya dan kalian menganggap beliau dan para mujahidin sebagai Khawarij, padahal sesunguhnya Syaikh Usamah melarang para pemuda jihadi untuk memerangi kaum munafikin kalian dan beliau memerintahkan para mujahidin untuk mengarahkan serangan-serangannya terhadap orang-orang Amerika dan orang-orang kafir asli saja. Akan tetapi perbuatan itu tidak menyenangkan kalian, dan fatwa-fatwa kalian terus muncul dan menganggap sesat para mujahidin dan mentazkiyah (memberikan rekomendasi) bagi kaum munafikin, sehingga setiap kekasih Ibnu Salul telah menjadi kekasih kalian dan dilindungi oleh fatwa-fatwa kalian.

    Kalian tidak berhenti disana saja, akan tetapi saat para mujahidin pergi menyatroni halaman rumah-rumah orang kafir dan menyerang mereka pada 11 September, kalian tidak hati-hati dan ingat akan Allah Pencipta kalian serta minimal kalian diam, justru kalian mengeluarkan fatwa-fatwa yang menyalahkan jihad para mujahidin disana dan kalian menganggapnya sebagai tindakan peng-rusakan di muka bumi, serta kalian menangisi kematian orang-orang kafir Amerika…!! Dan yang menghentakan adalah dusta kalian atas nama Allah dan RasulNya saat kalian klaim bahwa jihad itu tidak sah kecuali dengan izin Waliyul Amri, sedang Rasulallah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :”Jihad itu berlangsung sampai hari kiamat”. Waliyul Amri di=otak kalian tidak lain adalah munafikin Dinasti Salul, padahal dibenak orang-orang mukmin sesungguhnya Dinasti Salul adalah penguasa yang paling dahsyat pemerangannya terhadap Allah dan Rasul-Nya dan yang paling besar perubahan dan penyelewengannya terhadap agama Allah.
    Bahkan kalian tidak berhenti dibatas itu saja, akan tetapi kalian mengajak kaum muslimin untuk membantu orang-orang kafir (memerangi) kaum muslimin -yang lain-…!! sebagaimana yang dilakukan oleh si sesat Ghanim As Sadlan saat dia mengajak umat untuk membantu orang Amerika melawan kaum muslimin. Maka ketenggelaman dalam kesesatan, kefasikan dan kebejatan macam apakah yang lebih dahsyat daripada hal ini….?! Dan orang ‘alim macam apa yang menyuruh manusia untuk membantu orang-orang kafir melawan kaum muslimin…..??

    Hai orang-orang yang disebut ulama….
    Demi Allah, sesungguhnya kalian ulama sesat dan demi Allah sesungguhnya Bal’am Bin Baura keadaannya lebih ringan daripada kalian, karena Bal’am melepaskan diri dari ayat-ayat Allah, sedangkan kalian adalah telah merubah agama Allah diatas pengetahuan dan mengatakan kepada manusia “Inilah Islam dan inilah dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab….”

    Apa kalian tidak malu pada diri kalian sendiri, bagaimana dengan sebab kalian dan sebab pengguguran kalian akan hukum-hukum Allah yang tidak sejalan dengan para penguasa? Kalian jadikan Ahlus Sunnah sebagai bahan perolok-olokan bagi setiap ahli bid’ah dan kelompok-kelompok yang sesat serta bahan tertawaan bagi umat-umat yang lain? Apa kalian tidak malu dimana kalian telah menjadikan dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab suatu yang lebih mudah tunduk bagi para penguasa daripada orang-orang Rafidlah kepada imam-imam mereka??

    Bila saja Rafidlah telah memberikan kema’shuman terhadap para imam dari kalangan shahabat keturunan Ali Radiyallahu anhum, sehingga mereka sesat dalam hal itu dan banyak menyesatkan manusia maka apa gerangan dengan kalian yang memberikan kema’shuman terhadap orang-orang yang minimal mereka itu dikatakan munafikin yang keterlaluan dalam kenifakannya? Ini dia yang mengaku dengan lisannya, bahkan ia merasa bangga dengan hal itu, yaitu telah menghabiskan 30 tahun bekerja dalam Dinas Intelejen yang loyal kepada Amerika, dan dia memberikan kekayaan ummat kepada orang-orang Amerika dan memerangi mujahidin yang dipimpin Syaikh Usamah. Namun demikian kalian tidak pernah berfikir untuk menasihatinya apalagi menyuruh dia taubat padahal dia telah melakukan salah satu kekafiran yang ditegaskan oleh kakek-kakek kalian dari kalangan ulama didalam kitab-kitab dan tulisan-tulisan mereka. Dan dia seharusnya disuruh taubat dan kaum muslimin bara’ darinya seluruhnya. Tidak terlintas dibenak kalian termasuk memberikan kesempatan bagi orang lain untuk mengomentarinya dan menyangsikan akan status dia sebagai bagian dari Ulil Amri, maka contoh mana yang lebih pas untuk sikap kalian memberikan kema’shuman terhadap Dinasti Salul daripada hal tersebut…..?

    Sedangkan kalian memiliki kesiapan untuk mengistitabah (menyuruh bertaubat) sebagian ulama yang baik dalam beberapa masalah yang tergolong masalah furui’iyyah (cabang) yang kecil, sebagaimana yang telah kalian lakukan saat kalian mempermalukan Syaikh Dibyan Ad Dibyan dalam masalah memotong janggut yang lebih dari segenggam, sedangkan kalian tidak sedikitpun memiliki rasa tanggung jawab untuk mengistitabah orang-orang tadi padahal dia itu ongkang-ongkangan dengan kekafiran, kemunafikinan dan keloyalannya terhadap musuh-musuh Allah dari kalangan bangsa Amerika dan yang lainnya.

    Dan khianat macam apa terhadap umat ini yang lebih busuk dari kumpulan-kumpulan kalian untuk memberikan fatwa tentang Pokemon -dan terima kasih untuk kalian, sungguh kalian telah memberikan manfaat bagi manusia, dan semoga Allah memberkati kalian- sedangkan tragedi-tragedi besar yang terjadi menimpa umat ini justru kalian tidak berbuat apa-apa dan tidak mampu membongkar benang merah dibelakangnya karena Dinasti Salul tidak meminta fatwa dari kalian. Mana kalian dari apa yang terjadi di Irak ? dan mana kalian dari apa yang terjadi di Afghanistan dan di Palestina? dan justru sikap pengecut dan buta mata hati pada si mufti ini telah sampai pada tahap dia mengharamkan operasi-operasi syahid di Palestina.

    Sesungguhnya kalian terombang-ambing dalam kesesatan dan kedurjanaan, dan masalah pemberian kema’shuman terhadap Dinasti Salul adalah masalah yang bisa dilihat oleh setiap orang yang punya mata, jelas sejelas matahari disiang bolong. Dan kalau tidak demikian maka jelaskan kepada saya bagaimana dahulu si mufti itu memfatwakan keharaman asuransi, kemudian tatkala asuransi itu dilegalkan bahkan diharuskan oleh Dinasti Salul terhadap manusia, maka orang sesat ini memerintahkan kaum muslimin untuk tunduk kepada Dinasti Salul dalam hal memakan harta mereka dengan cara yang bathil. Maka kecelakaan besarlah bagi dia akibat dari apa yang dia fatwakan dan kecelakaan besarlah baginya akibat yang dia lakukan. Dan yang membuat kita tertawa ialah bahwa ia menyuruh manusia untuk membayar dan tidak mengambil bunga dan kompensasi di belakang harta mereka. Bagus, tapi apa faedah kamu hai Syaikh…. sedang kamu telah memposisikan dirimu pada posisi orang-orang yang memikul amanah ilmu? Bagaimana kamu akan memberikan manfaat bagi manusia sedangkan kamu menyuruh mareka melakukan kesesatan kemudian kamu katakan kepada mereka : “jangan ambil bunga !” Bagaimana kamu akan melepaskan dirimu dari tangan-tangan yang akan bergelantung pada lehermu di hari kiamat akibat kejahatan-kejahatanmu terhadap hak Allah, hak Rasul, dan hak umat?

    Dan seperti apa yang telah kami buktikan bahwa kalian in lebih sesat daripada orang-orang Rafidlah, maka kami menetapkan juga bahwa kalian lebih sesat daripada Khawarij, apa kalian mau dalil-dalil? Ya, dalil dalil saya adalah bahwa kalian menghalalkan darah-darah manusia yang paling baik, yaitu para mujahidin saat kalian menganggap mereka sebagai perusak dan kalianpun memfatwakan agar mereka dibunuh, sedangkan orang-orang kafir asli yang menduduki jazirah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam dari kalangan Amerika, Yahudi, dan yang lainnya. Kalian anggap mereka sebagai kaum kafir dzimmiy yang terjaga darahnya lagi tidak boleh dibunuh. Dan ini salah seorang pengikut kalian dari kalangan orang-orang sesat telah memfatwakan bahwa dua orang pemuda yang memerangi tentara Amerika di Kuwait tidak akan mencium bau surga, kenapa alasannya hai orang sesat….?! Karena pemuda itu telah membunuh orang-orang Amerika sedangkan orang Amerika itu adalah kaum kafir dzimmiy, aneh…. aneh sekali ! Dalam fiqih, akal, dan tolak ukur apa kamu menganggap pasukan besar yang menetap disuatu tempat dengan berbagai perlengkapan perangnya sebagai kaum kafir dzimmiy?!

    Kalian memfatwakan untuk membunuh orang Islam dan kalian biarkan kaum salibis sedangkan ini ajaran Khawarij, sedangkan Khawarij justru tidak memberontak kecuali karena klaim alasan mereka ingin menegakkan Kitabullah, namun mereka menyimpang dan sesat. Sedangkan kalian justru malah menyuruh manusia untuk taat kepada orang yang tidak menegakan Kitabullah dari kalangan Dinasti Salul, dan kalian memerintahkan untuk membunuh orang yang menuntut penegakan Kitabullah dari kalangan mujahidin yang jujur dan yang lainnya dari para du’at dan orang-orang yang melakukan perbaikan. Apa kalian paham bahwa kalian lebih sesat dari Khawarij?

    Kalian dalam pandangan saya adalah lebih busuk daripada Dinasti Salul, karena Dinasti Salul adalah kaum munafikin yang mencari kekuasaan dan dunia, sedangkan kalian mengklaim bahwa kalian berbicara atas nama Allah dan bahwa kalian adalah pelindung dien ini sehingga kalian telah datang dengan agama -yang demi Allah- ia bukan sama sekali bukan agama Allah, akan tetapi ia termasuk kesesatan dan penyimpangan, maka jadilah kalian termasuk orang-orang yang Allah firmankan :
    “Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakan “Ini dari Allah”(dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit” (Al Baqarah : 79)

    Kejahatan-kejahatan kalian terhadap hak Allah dan Rasul-Nya tidak berhenti pada sikap diam saat larisnya kebathilan, akan tetapi telah melampaui pada batas kalian mendukung kebathilan ini dan menjadikannya sebagai asal (kebenaran), kemudian kalian berdusta atas nama Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab saat kalian menganggap bahwa inilah madzhab salaf dan imam yang empat. Kalian tidak punya malu dari sikap kalian mempopulerkan kebathilan dengan lisan-lisan kalian, bahkan menyandarkannya kepada imam dan ulama ahlus sunnah -semoga Allah membersihkan para imam dari fitnah kalian-.

    Disaat dahulu para ulama adalah sebagai pemegang amanah bagi umat sepanjang sejarah, dan saat ilmu berpisah dari kekuasaan setelah Khilafah Rasyidah, para ulama membentuk lembaga yang kokoh lagi berkaitan dengan umat secara langsung yang menjaga dien ini dan menjamin bahwa penguasa bagaimanapun ia tenggelam dalam syahwat kekuasaan, ia tidak mampu merubah hukum atau loyal kepada orang-orang kafir atau menggugurkan jihad atau menghalalkan yang haram. Akan tetapi kalian pada masa sekarang yang seharusnya menjadi tumpuan amanah umat dan agama Allah dari tangan-tangan kotor yang merubah dan menyelewengkannya, ternyata kalian wal ‘iyadzubillah malah menjadi tumpuan amanah kaum munafikin, dan kalianlah yang mengokohkan pilar-pilar kemunafikan, dan kalian lah yang mengakui kekuasaan orang-orang bejat itu saat kalian menganggap mereka sebagai para pemimpin kaum muslimin, dan kalian menjadikan sekedar pengingkaran terhadap mereka sebagai kemungkaran, sehingga kalian telah melakukan hal terburuk saat tidak merasa cukup dengan diam dari kebathilan, akan tetapi kalian merekomendasikannya dan menjadikannya sebagai kebenaran sedang selainnya adalah kebathilan sehingga hal itu lahirlah kekuasaan disetiap pilar-pilar masayarakat.

    Dan tidaklah berlebihan bila saya katakan bahwa kalianlah yang bertanggung jawab langsung dari setiap kerusakan yang terjadi di negeri Al Haramain.
    Dengan sebab kalianlah digulirkannya hukum-hukum Islam terbesar yang paling pertamanya yaitu Al hukmu bima anzalallah. Ini mahkamah-mahkamah perdagangan menjadi saksi itu atas kalian, dan ini gedung riba dihadapan Masjidil Haram dan Mesjid Nabawi membongkar kebusukan-kebusukan kalian dihadapan khalayak…
    Dan dengan sebab kalian dan sikap diam kalian, orang-orang sekuler menguasai media pemberitaan dan menyebarkan kerusakan ditengah umat lewat jaringan-jaringan udara dan yang lainnya�.

    Dengan sebab kalian, kekayaan umat dihambur-hamburkan dan dipakai berfoya-foya oleh sekelompok kaum munafikin yang zalim dan otoriter…
    Dengan sebab kalian. kekuasaan sudah mendarah daging dan telah menjadi suatu hal yang tidak diingkari seorangpun, serta siapa yang berani mengingkari maka ia akan dijebloskan kepenjara�.

    Dengan sebab kalian orang-orang kafir mengendalikan negeri-negeri Islam dan negeri Islam yang paling suci tanah haramain…

    Dengan sebab kalianlah merejalelanya kekacauan dalam persidangan, merebak pula kezaliman dan hudud hanya ditegakan terhadap orang-orang yang lemah, namun tidak ditegakan terhadap seorangpun dari Alu Salul. Ini dia seorang pilar Alu Salul mencak-mencak bahwa Alu Salul tidak boleh ditegakan hudud terhadap mereka dihadapan kalian…

    Dan saya menambahkan ucapan buat ulama resmi pemerintah, bahwa kalian sama sekali tidak segan-segan dari mempermainkan agama dan menaklukannya sesuai keinginan-keinginan pemerintah. Ini dia Syaikh Al Mani’ saat ditanya tentang asuransi, dia berkata : “Bukankah ada perselisihan didalamnya dan ia itu tidak seperti keharaman zina? dan selagi ada perselisihan didalamnya menurut qiyas kalian, maka wajib mengikuti pemimpin dan mentaatinya karena ia memiliki hak ijtihad dalam memilih apa yang diperselisihkan”.

    Baik hai Mani’, sungguh dahulu Ahlus Sunnah telah berselisih dalam masalah khuruj (pemberontak) terhadap para penguasa yang fasiq, apalagi kalau orang-orang kafir, akan tetapi kenapa kalian menjadikan dalam fatwa-fatwa kalian dan alur pemikiran kalian masalah khuruj terhadap para penguasa itu termasuk dosa besar yang paling besar ? dan kalian menjadikannya sebagai masalah yang qath’iy (pasti) dan kalian tidak mempertimbangkan bahwa didalamnya telah terjadi perselisihan yang kuat dan jelas diantara ulama dari kalangan shahabat dan tabi’in ? Bahkan kalian berdusta atas nama Ahlus Sunnah saat kalian mengklaim bahwa mereka telah ijma untuk tidak khuruj terhadap penguasa itu, padahal para penuntut ilmu yang yunior saja mengetahui bahwa Ahlus Sunnah yang mengatakan tidak boleh khuruj terhadap para penguasa yang fasiq tidaklah mengatakan : wajib mentaati mereka dalam kesesatan dan dalam pengguguran hukum-hukum Islam, justru Ahlus Sunnah sepakat seluruhnya bahwa dia itu penguasa yang tidak memiliki puluhan perkara yang mengugurkan kekuasaan dan pemerintahan atas kaum muslimin. Kalian menjadikan mereka barisan para shahabat tidak boleh khuruj terhadap mereka dan tidak disentuh sedikitpun, apalagi kalau disejajarkan pada deretan para penguasa muslim yang fasiq?

    Dan dari sekarang dan seterusnya saya meminta dari umat agar tidak pergi lagi kepada mereka itu, karena hujjah sudah tegak atas mereka dan terbongkar sudah urusan mereka. Mereka tidak punya hak saat kita berjumpa dengan mereka selain kita bacakan kepada mereka :
    “Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk setelah jelas bagi kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab. Mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati”.(Al Baqarah : 159)

    Wahai para pemuda umat, apabila kalian berjumpa dengan salah seorang dari mereka maka bacakanlah didepan mereka : Mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati. Hadapi mereka dengan ayat ini disetiap waktu sampai mereka kembali dari kesesatannya.

    Dan ketahuilah wahai para pemuda umat, bahwa terus menerus kalian dekat dengan mereka tidak akan menambah kecuali kedurjanaan dan kebejatan mereka, maka lemparilah mereka dengan halilintar Al Haq dan bacakanlah dihadapan mereka ayat-ayat dan hadist-hadist yang melaknat dan yang menghati-hatikan dari para ulama-ulama pengkhianat. Qana’ah-lah dari mereka secara total dan cucilah tangan dan hati dari mereka karena mereka adalah sumber segala kejahatan dan sumber dibalik setiap bencana. Jangan kalian menduga bahwa mereka bisa mengurai atau mengikat. Ini keputusan persahabatan telah berjalan sedang mereka diam, ini keputusan persekongkolan bersama Yahudi sedang mereka diam, bahkan diantara mereka ada yang memberkahinya, dan keputusan-keputusan yang lebih busuk dan lebih keji, maka tunggulah…..!!

    Dan mereka berkata kepada kamu : “kami akan menasihati para pengusa itu dan mengingatkan mereka”, maka ketahuilah bahwa mereka itu dusta dan tidak akan melakukannya, dan keputusan persaudaraan serta keputusan-keputusan lainnya yang telah lalu tidak akan dibatalkan karena pada dasarnya mereka itu dipasang untuk mengokohkan kekuasaan kaum munafikin itu, dan mereka tidak akan melakukan sesuatupun yang membahayakan pemerintah nifaq atau menggugurkan keabsahan-keabsahannya. Seandainya pada mereka itu terdapat kebaikan, tentulah mereka tidak akan berjalan terus diatas riba yang ditata dengan undang-undang lagi dilindungi oleh kaum munafikin lebih dari 30 tahun tanpa ada sedikitpun pengingkaran terhadap Dinasti Salul, dan tidak akan berjalan pula dalam tenggang waktu ini kegiatan penerapan budaya barat dinegeri ini, dan tidak akan tersisa seorang sekulerpun dalam aparatur negara seandainya memang para ulama itu melaksanakan kewajiban syar’iy dan amanah yang dibebankan oleh Allah dan Rasul-Nya.

    Saya mengingatkan umat dan mengingatkannya dengan hal yang bahaya, yaitu pada contoh kaum Kristen, saat penguasa yang zalim bersekongkol dengan pendeta durjana, maka bangsa eropa bangkit berontak melawan dengan revolusi Prancis terhadap agama semuanya, mereka hempaskan agama dan berlindung dengan sekularisme. Dan bila kalian biarkan para ulama pengkhianat itu mengacak-acak agama Allah sesuka hati mereka, maka sungguh akibatnya -demi Allah- sangat hina.

    Benar bahwa agama Allah akan terjaga, akan tetapi al haq ini harus memiliki orang-orang yang menegakannya, kita tiada takut tetapi wajib hati-hati dari akibat-akibat seperti ini, dan kita katakan -dengan sebab karunia Allah-, sesungguhnya tidak mampu sekalipun Paus yang paling menyimpang dan raja yang paling zhalim dan bengis untuk menyembunyikan hakikat Islam serta orang-orang di dalamnya dari kalangan ahli ilmu yang memerangi (mereka) dengan cahaya al haq, dan para mujahidin selalu sigap terhadap orang yang berupaya menyesatkannya, dan yang paling terdepan adalah Syaikh kita yang terbimbing Usamah bin Laden -kita memohon taufik dan kemenangan baginya kepada Allah ta’ala-.

    Sebagaimana wajib atas kalian hai para pemuda Islam berkumpul disisi ahli ilmu yang masih tersisa yang mengarahkan al haq dan tidak takut di jalan Allah terhadap celaan orang yang mencela. Dekatlah dengan para Syaikh (yang jujur) dan jagalah mereka dengan dada kalian sebelum mereka terkena kebusukan dari kaum munafikin dan para ulama pengkhianat itu. Berkumpulah, semoga Allah memberkahi kalian disisi salaf, yaitu ahli ilmu yang mengharapkan wajah Allah !!

    Milikilah kitab-kitab Syaikh Hamud bin ‘Uqla Asy Syu’aibi rahimahullah dan berkeliling di sekeliling murid-muridnya dari kalangan yang kami nilai mereka diatas jalan yang benar. Mereka adalah amanah dileher kalian, dan jangan biarkan pedang-pedang nifaq dan khianat mampu menyentuh mereka dengan keburukan sampai Allah menentukan suatu yang pasti terjadi.

    COBA SIH BERIKAN BUKTI YANG KUAT BAHWA KALIAN TIDAK DIDUKUNG OLEH AMERIKA ???????? DAN BERIKAN BUKTI YANG KUAT JUGA BAHWA DULU ANDA TIDAK MEMBUNUH KELUARGA RASHIDI TANPA BANTUAN INGGRIS ????? AYOOOO COBAAAAAAAA ???? BERANI COBAAA ?????

    • Ynag antum maksudkan mereka siapa,?
      Firqah yang mana ? dimana ? Apanamanya ?
      Ana bingung dengan tudahan? antum yang bermacam-macam, darimana anda mengambil sumber?
      mohon anda menhadirkan bukti untuk tuduhan tuduhan antum tersebut,
      bila tidak terbukti maka and telah berbuat dusta memfitnah saudara semoslem.

  16. Saudara Gus Totong yang terhormat, blog ini adalah untuk membantah tuduhan2 miring terhadap wahabi, adapun ttg artikel antum diatas,apakah antum tidak salah posting…selesai sudah tujuan ana kepada antum, khususnya halaman ini yang berisi riwyat beliau (syaikh muhammad bin abdul wahhab)bahwasannya antum mengcopas artikel yang membela dan menghormati nama syaikh muhammad bin abdul wahhab (tetapi dengan sedala keterbataannya dari artikel di atas)…maka itu pelajarilah sirah beliau dengan benar seperti apa yang dilakukan syaikh di atas (syaikh luwis athiyatullah)…adapun jika anda bersikap tendensi kepada negara arab saudi, silakan kunjungi situs resminya entah itu kedutaan atau pemerintah…karena antum salah masuk kalau ke sini…adapun jika anda bersikap tendensi kepada para ulamanya, niscaya anda sedang berada di jurang ketashabuhan….bukankah mencela ulama itu kebiasaan orang2 yahudi dan nasrani?ulama adalah sebagai penasehat kepda umara, jika nasehatnya tidak didengar maka janganlah yang idsalahkan ulama…karena mereka telah berlepas tangan terhdap apa yang diperbuat umara kalau umara tersebut bersikap zhalim…dan terlebih lagi nasehat itu mestilah sirri dan tidak layak didengar publik sebagaimana dalam veverapa hadits yang mulya…

    wallaahul musta’an

  17. Kalau masih ada yang begitu mudah mengatakan kamu kafir, kamu bid’ah.maka perkataan itu kembali sipemiliknya

  18. Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i (redaksi)
    Jelaskan saja, apa itu Wahabi – tanpa menjelek2kan pihak lain. dengan menjelek2kan pihak/aliran lain maka bukan simpati yg didapat, malah sebaliknya.
    Semoga tujuan anda bukan mencari musuh sesama saudara seiman.

    Wallahu A’lam

  19. Assalamu’alaikum.
    Lg2 si komentator bodoh berulah.
    …..Mayoritas kaum muslimin di Indonesia selau sinis bahkan berfikir jelek ketika disebut nama wahabi. Memang image ini sengaja disebarkan oleh orang-orang komunis, pengikut partai ba’ats, pengikut pemahaman (Jamal Abdul Nasir) orang-orang Syi’ah, orang-orang Sufi dan ahli bid’ah, yang mereka sebarkan dilingkungan masyarakat untuk menghalangi manusia dari sunnah Rasulullah.
    DIDALAM PERKATAAN KEDUA ANDA, ANDA TELAH MELAKUKAN PELANGGARAN BERAT TERHADAP HADITS DIATAS YG JUGA ANDA PAKAI SEBAGAI DASAR. BAGAIMANA MUNGKIN SEORANG MUSLIM MENYAMAKAN ORANG-2 BAATS, JAMAL A NASHER, ORANG SYI’AH DENGAN KOMUNIS…..
    Isi komen tsb mirip dgn ap2 yg dibantah d sini http://salafyitb.wordpress.com/2008/01/04/menjawab-abu-salafy-2/
    Wallahul musta’an.

  20. Assalamu’alaikum.
    @Gus Totong
    Seandainya saya katakan Gus Totong dan Michael (non muslim) menghina Mas Daud. Apakah bisa divonis bahwa Gus Totong juga non-muslim sbgmn Michael yg bersekutu dgn anda dlm penghinaan thd Mas Daud?

  21. Wahabi = antek amerika

  22. Muhamad bin Abdul Wahab mendukung dinasti saud untuk menggulingkan dinasti Bani Hasyim(Qurais) di Maidnah dan sampai sekarang dinasti Bani Hasyim terusir dari Madinah dan menetap di Yordania. Padahal menurud Hadis Pemerintahan terakhir yang berhak adalah untuk Bangsa Qurais :

    dikatakan Muhammad bin Jubair bin Mut ‘ im :

    itu sementara dia sudah dengan suatu perutusan dari Quraish untuk Muawiya ,
    kemudian mendengar berita itu ‘ Abdullah bin ‘ Amr bin Al-’As mengatakan
    di sana akan ada seorang raja dari suku Qahtan . Dalam pada itu Muawiya menjadi marah , bangkit dan kemudian memuja puji Allah sebagaimana dia yang berhak , dan berkata , ” Amma ba’du , telah kudengar itu sebagian orang-orang di antara engkau beritakan segala yang mana tidak ada di Kitab Suci , tidak pula pernah dikatakan oleh Rasulullah . Itulah orang-orang dungu di antara engkau . Waspadalah dari harapan seperti tu sebagai membuat orang orang jadi tersesat , untuk yang kudengar Rasulullah mengatakan , ‘ kekuasaan dari pemerintahan terakhir ditangan bangsa Quraish , dan siapasaja mengadakan permusuhan dengan mereka , Allah akan menghancurkannya dengan hukum Agama . ‘ ”
    (Sahih Bukhari 4/704)

  23. permisi… saya baca dari atas sampai bawah… ck ck ck
    coba renungkan sejenak,.. untuk apa aliran macam-macam, untuk apa saling tuding, saling hina, untuk apa saling menunjuk siapa kafir siapa bukan. Bukankah tujuannya adalah menyembah Allah SWT, dari jiwa dan raga kita secara “pribadi” hanya kepadaNya. Kenapa harus mengotori hati kalian dengan pikiran-pikiran yang bermusuhan? Ingat satu hal yang penting….
    Ulama, Ustadz, Habib, pendeta, biksu, dukun, dan segala macam nama sebutan pimpinan agama atau kelompok.. mereka semua masih makan, minum, buang air, masih berwujud manusia lengkap dengan segala kebaikan dan kejahatannya. Bila memang ingin berada di jalan yang benar, untuk apa dengar hasutan-hasutan ataupun dengar doktrin-doktrin yang tidak masuk akal,.. manusia yang bicara.. kenapa tidak langsung tanyakan saja kepada Allah SWT, apa yang benar? jangan pikir saya bercanda atau menyindir, sholatlah , sembayanglah, berkomunikasilah kepada Yang Maha Benar, jangan gampang percaya kata-kata manusia, percayalah kepada Allah SWT, rajin-rajin mengunjunginya di dalam batin kalian. Apa kehidupan pribadi kita sudah benar? apa kehidupan keluarga sudah benar? apa pekerjaan kita sudah benar? Jangan jauh-jauh mencari pahala dari Allah dan mengatas namakan perbuatan dan perkataan dengan Allah dan Rasullulah.
    Saya tidak mengutip dari manapun dan dari siapapun, murni pendapat saya sendiri yang juga masih berwujud manusia ini:) jadi kalau tidak percaya ya sudah…
    mohon maaf bila kata-kata saya kurang berkenan. Darah muda bila telah terlanjur mempercayai sesuatu memang mudah panas bila digoncang, tapi hidup ini selalu maju ke depan menambah umur dan pengetahuan serta kebijaksanaan. Bersatulah bangsaku, bersatulah Indonesiaku, jangan biarkan apa yang sudah jadi perjuangan leluhur kita menjadi sia sia hanya karena perbedaan pendapat.

    sekian terimakasih

    • Bagaimana kita tahu suatu itu benar atau sesuatu itu salah, kalau kita tidak mau mengambil ilmu,
      dan dari mana kita dapat ilmu kalau bukan dari para ulama dari kyai ,ustadz atau dari syaikh . karena merkalah yang mengajarkan ilmu kepada kita agar kita bisa membedakan yang baik dan dan jelek, yang haq dan yang batil. yang benar dan yang dusta,
      Yang dimaksudkan Ilmu disini adalah Qalallah (Alqur’an), qalarasul (hadits Shahih) dan qalasahabah (atsar para sahabah).
      Kita tidak bisa mengambil ilmu langsung dari Allah Subhana wata’ala tetapi dari merekalah keta mendapatkan ilmu,
      Siapapun merak syaikh, kyai, sstadz, ajengan ataupun para ulama, seberapa pun kibarnya mereka apabila menyelisihi dari Qalallah, qalarasul atau qalasahabah maka berhak kita menolaknya,
      karana inilah ilmu yang akan membawa kiat selamat dunia dan akherat.
      Dan sekali lagi ingat, kita tak bisa mengambil ilmu langsung Allah,

  24. Ya sekarang di Indonesia telah muncul faham2 NEOWAHABISME… mereka menghajar habis2an dunia suFi dg menukil ayat / Nash yang sepenggal2.
    Contohnya saja blog: muslim.or.id …. tuh blog habis2an Mencerca dunia sufi. Seolah merasa bahwa faham Salafi lah yang paling benar. Sedangkan Orang Sufi tidak berani menyesat-nyesatkan suatu golongan,. Krn yg pantas menyesatkan cuma Allah.
    Janganlah bertindak mendahului Allah saudaraku sekalian.

  25. Syekh Naqsybandi QS, pilar utama Tarekat Naqsybandi memberi nasihat kepada khalifahnya, Syekh Ala’ud-Din al-Bukhari QS, “Jangan dengarkan orang terpelajar yang menyangkal tarekat. Jika engkau mendengarnya, maka selama tiga hari Setan akan mengendalikan dirimu. Jika engkau tidak bertobat dalam tiga hari, dia akan menguasai orang itu selama 40 hari, dan jika tidak bertobat dalam 40 hari, engkau akan menerima kutukan selama 1 tahun.”

    Kini di masa kita, banyak sekali orang yang menyangkal tarekat. Tinggalkan mereka, jangan berargumen dengan mereka. Mereka seperti Abu Jahal, Rasulullah SAW berkata kepadanya, tetapi ia tidak menerimanya. Kita tidak lebih kuat daripada Rasulullah SAW. (Syekh ‘Abdullah Fa’iz ad-Daghestani QS)

    Orang-orang yang menusuk dunia Sufi dalam Islam dan ingin merobohkan bahkan ingin menghancurkan dengan berbagai kedustaan, dengan melemparkannya melalui pandangannya yang sesat terbagi menjadi berbagai kelompok: Ada yang memusuhi karena benci dan dendam pada Islam, ada juga karena kebodohannya terhadap hakikat Tasawuf, lalu mereka terkubang dalam kebodohan yang mendustakan.

    Kelompok Pertama:

    Adalah musuh-musuh Islam dari kaum Zindiq Orientalis dan anthek-antheknya melalui rentetan perang Salib dan aktivitas kolonialisme yang penuh dendam, semata mereka hanya ingin merobohkan benteng-benteng Islam, menghancurkan rambu-rambu utamanya, dan menebarkan racun permusuhan dengan mengembangkan konflik antar barisan Islam.

    Mohammad Asad, salah satu orientalis yang masuk Islam telah membuka kedok mereka dalam bukunya, al-Islam fi Muftariqit Thuruq, ketika membicarakan pengaruh perang Salib.

    “Mereka memiliki semangat besar untuk meneliti Islam dalam rangka mengetahui rahasia kekuatannya, agar mereka tahu dari mana pintu-pintu masuknya, dan dari gerbang mana jalan menuju umat Islam untuk merobohkan dan merekayasa keburukannya. Diantara para orientalis itu, yang paling berpengaruh adalah RA Nicholson dari Inggris, Goldziher Yahudi, Louis Massignon dari Perancis dan lainnya.

    Di satu sisi mereka menebar racun dalam madu, dan memuji Islam dalam sebagian buku-bukunya agar menarik respon pembaca. Ketika mulai tertarik, mereka membuat pengaruh pada akidahnya, lalu menebar kebatilan dalam hatinya untuk ditaburkan pada Islam, dengan berbagai dosa dan dusta.
    Kadang-kadang mereka membuat rincian akademik yang spesifik, bahkan berjubah keagamaan, lalu mengenalkan Tasawuf sebagai ruhnya Islam. Namun di satu sisi mereka menegaskan bahwa Tasawuf itu sesungguhnya warisan dari Yahudi, Nasrani dan Budha. Mereka membuat keraguan pada pembacanya bahwa Tasawuf adalah pandangan yang telah menyimpang dan sesat, seperti pandangan tentang Hulul dan Ittihad, Wahdatul Wujud, dan Wahdatul Adyan.
    Kita tahu, dan kita tidak asing dengan tudingan mereka, karena mereka adalah musuh. Karena demikian watak musuh dan pemakar. Kita tidak perlu lagi merinci hujatan mereka, karena kita sudah mengenal watak para musuh dunia Sufi dengan tujuannya yang begitu kotor.

    Namun yang memprihatinkan kita adalah mereka yang mengaku sebagai tokoh Islam, tetapi mereka mengadopsi pandangan-pandangan musuh Islam itu untuk dijadikan pegangan demi menusuk Islam dari dalam, yaitu Ruhul Islam dan Mutiara Islam, yang tidak lain adalah Tasawuf. Apakah dibenarkan bagi seorang muslim yang berakal, mengambil pandangan dari musuh-musuh Islam yang kafir demi menusuk sesama saudaranya yang muslim? Maha Suci Allah, sungguh sebuah kebohongan besar.

    Kalau saja para orientalis itu benar-benar membela Islam, benar-benar tulus dalam tesis mereka dengan keinginannya memurnikan Islam dari kotoran, kenapa mereka juga tidak memeluk Islam?
    Kenapa mereka tidak menggunakan metode muslim bagi pandangan hidupnya?

    Kelompok Kedua

    Adalah mereka yang bodoh terhadap ajaran hakikat Tasawuf Islam, karena mereka tidak mendapatkan bimbingan dari tokoh Sufi yang benar dan dari kalangan Ulamanya yang Ikhlas. Bahkan mereka mengambil analisa tentang tasawuf dengan pandangan yang mengaburkan, jauh dari kejelasan dan fakta.
    Mereka ini terbagi-bagi:

    Mereka mengambil pandangan Sufi dari kalangan yang mengamalkan tasawuf secara menyimpang yang mengaku sebagai gerakan Tasawuf, tanpa membedakan antara hakikat Tasawuf yang terang dengan peristiwa-peristiwa penyimpangan tasawuf.
    Ada kalangan yang terpeleset karena sesuatu yang ditemukan dalam kitab-kitab Tasawuf, sebagai rahasia tersembunyi, lantas menafsirkan menurut selera mereka tanpa adanya pendalaman hakikatnya, bahkan mereka memahami menurut perspektif mereka sendiri, menurut pengetahuan mereka yang terbatas dan dangkal. Tanpa mereka mau merujuk pada wacana dunia Tasawuf yang terang dan jelas yang tidak melanggar syariat. Mereka tidak menerjemahkan melalui pandangan kaum Sufi sendiri terhadap hal-hal yang tersembunyi itu.
    Mereka ini semisal orang yang dalam qalbunya ada penyimpangan dan penyakit jiwa, lalu menakwilkan ayat-ayat Al-Qur’an yang Mutasyabihat dengan penafsiran dangkal mereka yang menyimpang, tanpa mereka memahami ayat-ayat Muhkamat (tegas) dan jelas makna dan tujuannya. Allah Ta’ala berfirman:
    “Dialah yang menurunkan kepadamu Kitab, darinya ada ayat-ayat Muhkamat dan disanalah ada Ummul Kitab, dan ayat lain bersifat Mutasyabihat. Sedangkan mereka yang hatinya ada penyimpangan, mereka mengikuti yang kabur dari ayat itu demi menimbulkan fitnah dan meraih rekayasa pemahaman.”

    Karena itu agar tidak disalahpahami, sejumlah Ulama Sufi menjelaskan berbagai rahasia Tasawuf dalam kitab-kitabnya, seperti yang dilakukan oleh Ibnu Araby dalam kitabnya Al-Futuhatul Makkiyyah dan Ar-Risalah oleh al-Qusyairy.

    • Secara singkat saja ingin saya tanyakan: Apakah ada praktek2 tasawuf ini ad diamalkan oleh Nabi dan para Sahabat nya? Atau adakah diantaraka Imam Madzhab (Maliki,Hanafi,Syaf’i,Hambali) yang menganjurkan amalan Tasawuf ? Tasawuf ini timbulnya se sudah Abad ke 3 Hijriyah terutama dari daerah Persia yg meng adopsi cara2 peribadatan Rahib2 Nasani atau Majusi. Kalau kita mengamalkan yg tidak dilakukan Nabi dan para Sahabat,berarti anda2 lebih pintar dan shaleh melebihi Nabi? ?? Silah kan!!

  26. biasanya agama islam yang benar itu dimusuhi

  27. Allahu Musta’an… Seperti ketika islam datang dalam keadaan asing, maka pada akhir zaman juga akan kembali asing…. Orang yang menegakkan sunnah Rosullulah Saw malah dianggap asing…. adakah sufisme diajarkan oleh Rosulullah Saw dan para sahabat? Padahal sahabat adalah orang yang paling tahu dan bersemangat menghidupkan sunnah…..
    Subhanallah ‘ama yusrikun….

  28. assalamualaykum… smg saya tetap dalam keteguhan di jalan thareqat shufi An-Naqshbandy syariif… madad ya Robb… ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah
    ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah
    ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah
    ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah
    ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah
    ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah
    ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah
    ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah
    ataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullahataghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah semoga Allah memaafkan kita semua amin ya Robb

    • COBA ANDA DATANGKAN DALIL DARI AL QUR’AN dan As Sunnah atas ucapan Syaik anda, jika memang itu bukan sekedar bualan Para Sufi….

      “Jangan dengarkan orang terpelajar yang menyangkal tarekat. Jika engkau mendengarnya, maka selama tiga hari Setan akan mengendalikan dirimu. Jika engkau tidak bertobat dalam tiga hari, dia akan menguasai orang itu selama 40 hari, dan jika tidak bertobat dalam 40 hari, engkau akan menerima kutukan selama 1 tahun.”

      Mana?

  29. ya allah dosa yg ada belum tentu engkau terima taubatnya,,,
    semoga tidak tidak tergolong orang yang tersesat,karena haidst nabi telah mengatakan umat islam akan ter pecah dalam 73 golongan hanya satu yang masuk ke dalam surga yaitu ahlu sunnah wal jamaah……allhu a’lam

  30. askum wr wb..hindari lah perdebatan apabila itu bisa menjadi mudharat( tanpa ilmu)..apa bila masih terjadi perdebatan kembalilah pada al-qur’an dan sunnah (hadits yg soheh)./..umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, 72nya msk neraka satunya msk surga trus sahabat bertanya, siapakh yg msk surga itu wahai rasul allah, yaitu mereka yg mengikuti ku..(al-qur’an dan sunnah)

    Wallahu Ta’ala A’lam

  31. Wahabi berdakwah dengan pembunuhan dan penyiksaan, sesadis itukah muhamad berdakwah? Orang non muslim aja najis mw terbujuk oleh dakwah Islam spt itu, paus paulus aja mw memaafkan orang muslim yg telah menembaknya. Mendingan paus paulus dari pada muhamad yg mengajarkan umatny utk membunuh dan menyiksa manusia.

    • Kau ikuti aja si Paus Paulus itu masuk ke ajaran Kafir yang kau sanjung dan bangga2 kan itu. Selamat ber-KAFIR-ria ya.

  32. Tapi kenyataannya dilapangan tidak spt yg anda uraikan, kamipun mengerti dan tau kalau WAHABY itu tdk spt apa yg sekarang diperbuat olh pengikutnya ahir2 ini Jelas dan jangan mengelak dari kenyataan mereka menuduh IMAM ghozali, ibn aroby dan ulama sufi lainnya SESAT seakan hanya kelompoknya saja yg benar

  33. Tham gia choi tai Poke-World:

    – Ban duoc nhan nuôi 1 pokemon dau tiên và kham pha the gioi Poke-World
    – Ban co the mua và su dung các item de ho tro cho pokemon trong quá trình khám phá,phiêu luu
    – Moi khi pokemon lên 1 level ,se nhan duoc 5 point ,ban có the cong vào diem : tan công,phòng thu,toc do,sinh luc
    – Ban có the bat các pokemon khác,chi can mua pokeball trong shop
    – Khi pokemon lên den level 100,ban có the reset cho pokemon .Sau moi lan reset,pokemon cua ban lai có thêm 1 “dòng”.Ban tìm hieu thêm ve “dòng” tai dây

    – Video huong dan choi:


    – Chi tiet tai : http://vn.poke-world.info/

    Còn cho j nua ,truy cap http://poke-world.info/ và dang ký ngay 1 tài khoan de bat dau chuyen phiêu luu khám phá Poke-World cùng voi pokemon cua ban.

  34. kalaulah pendapat anda benar tentang wahabi.mengapa wahabi mengkafirkan wahabi?banyak fakta dan sejarah tentang hal itu.kalau sekarang byk ahli bid’ah,mgkn termasuk kalaulah pendapat anda benar tentang wahabi.mengapa wahabi mengkafirkan wahabi?banyak fakta dan sejarah tentang hal itu.kalau sekarang byk ahli bid’ah,mgkn termasuk kalaulah pendapat anda benar tentang wahabi.mengapa wahabi mengkafirkan wahabi?banyak fakta dan sejarah tentang hal itu.kalau sekarang byk ahli bid’ah,mgkn termasuk kalaulah pendapat anda benar tentang wahabi.mengapa wahabi mengkafirkan wahabi?banyak fakta dan sejarah tentang hal itu.kalau sekarang byk ahli bid’ah,mgkn termasuk anda..

  35. Akhir zaman, banyak muslim yang bodoh karena mau diadu dengan muslim lainnya…..Tolong pahami ini.

    Karena diluar agama islam banyak yang tertawa dan bertepuk tangan dengan keadaan ini.

  36. Hahahahhaaaa….umat Islam memang BODOH….Sebodoh-bodoh nya manusia adalah orang orang ISLAM..Dan seboidoh bodohnya orang Islam adalah pengikut WAHABI, TALIBAN…Semua yang ANTI terhadap PANCASILA dan hendak mengganti ideologi Pancasila dengan Syariat islakm, mereka berarti WAHABI…. Ajaran SESAT…WAHABI di Indonesia HARUS DIHABISI dengan cara apapun…!!!!!!!

  37. WAHABI tidak ubahnya ANJING ANJING JAHANAM…!!!!!!!!

  38. Gue kalau sampai gue ketemu pengikut WAHABI di Indonesia, bakal gua sumpel mulutnya pake daging BABI dan ANJING, gue lumurin muka nya pake air liur ANJING…..WAHABI gak ubahnya NAJIS MUGHOLADOH…..Wajib dihabisi dan dibersihkan sebersih-bersihnya dari Bumi Indonesia, dan Bumi seluruh DUNIA

  39. Walaupun Gue MUSLIM, tapi bagu gue, semua pengikut WAHABI adalah HALAL DARAH nya….Mereka semua wajib DIHABISI…!!!!!!!! WAHABI adalah KAFIR sekafir kafirnya KAFIR adalah WAHABI…!!!!!

  40. Sebagai Muslim, gue gak mau jadi Muslim BODOH sebagaimana KEBODOHAN mereka mereka yang mengikuti aliran faham WAHABI….!!!!! Cuma Muslim BODOH dan DUNGU saja yang terjebak ajaran SESAT dari Faham WAHABI….!!! Habisi WAHABI…!!!!!!!!!

  41. Salafi sekarang sudah berbeda dengan salafi muawiyah. Letak perbedaan yg terutama di ketoleransiannya dengan aliran Islam lain.

  42. Wow, wonderful weblog layout! How long have you ever been blogging for?
    you make running a blog look easy. The whole look of your web site is fantastic, let alone the content material!

  43. mua bán xe

    Ada Apa dengan Wahabi | Apa itu Wahabi?

  44. mengapa wahabi dibenci, jawabannya adalah mengapa wahabi membenci komunitas muslim lain dg membidngahkan dan mengkafirkan, broooo….perlakuan orang lain itu sesuai dg perlakuan seseorang terhadap orang lain, brooo…..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s