‘Hizbullah’ adalah Hizbusy Syaithan

Fatwa Syaikh Shalih bin Muhammad Al Luhaidan
Ketua Majlis Qadha’ A’la (Saudi Arabia)

Penanya: “Syaikh, kami memiliki beberapa pertanyaan. Kami minta izin kepada Anda untuk menyebarkannya.”
Pertama ada pertanyaan yang berbunyi :
“Kami mendengar di sebagian media adanya celaan kepada negeri kita ini (Saudi ) dan pemerintahnya, khususnya di akhir-akhir ini. Hal ini terjadi setelah (kejadian) Israel menyerang Libanon. Beberapa komentar sangat kelewatan hingga mereka menjadikan negara Saudi, Israel dan Amerika adalah satu kelompok. Semuanya kafir dan saling berwala’ (berloyalitas).
Maka apa komentar anda, sebab kami mengetahui bagaimana pemerintah kami mencintai Islam dan kaum Muslimin? (Pemerintah kami) juga mendakwahkan Islam yang benar lagi murni, bahkan diantara mereka (pemerintah) dan para ulama saling memberi nasihat dan musyawarah dalam agama.

Maka jawab beliau:
Kekufuran itu adalah kalimat klasik yang biasa mereka lontarkan. Yang mereka ucapkan tidak lain adalah dusta. Tidak diragukan lagi bahwa kerajaan Saudi Arabia adalah yang menjadi target untuk diganggu oleh Amerika…
Bukankah mereka telah menekan lembaga-lembaga sosial dan berambisi untuk menghentikan dan membekukan bantuan (kaum muslimin untuk muslimin).

(Amerika) menghalangi usaha-usaha baik mereka (Arab Saudi) –semoga Allah melenyapkan kepongahannya (Amerika) dan menghancurkan kekuatannya-. Bukankah mereka menuduh para pembesar (negeri ini) bahwa mereka mendanai terorisme?! Yaitu apa yang mereka salurkan berupa sedekah untuk orang-orang fakir dari kaum muslimin dan yang mereka perbantukan kepada yayasan-yayasan sosial dalam mengajarkan ilmu.

Maka yang mengatakan bahwa Saudi bersama Yahudi dan Amerika, tidak lain hal itu diucapkan oleh orang yang di hatinya ada kedengkian terhadap aqidah ini dan para pembawa serta pembelanya. Kedengkian-kedengkian itu hanya akan menjerumuskan pelakunya ke lembah kehinaan dan kejelekan.

Tidak diragukan lagi… bahwa di dunia Islam tidak ada negara yang bisa memberikan bantuan melalui badan-badan dan lembaga-lembaga sosial seperti yang dilakukan oleh negara ini , baik atas nama pemerintah ataupun pribadi.

Saya tidak suka kalau disebut “Israil (yang membantai-pent)”, sebab Israil adalah nama lain dari Nabi Allah, Ya’qub alaihissalam.
Adapun mereka, (yang membantai), adalah famili para babi dan monyet…
Tidak diragukan lagi bahwa mereka adalah Yahudi, bukan Israil. Tapi mereka menggunakan nama itu. Kemudian menjadi kesalahan dari ummat ini, baik itu negara Islam atau yang menjadikan Islam sebagai simbolnya menamakan mereka dengan nama Israil.
Negara Yahudi menamakan dirinya dengan Israil, yakni di atas dasar keyahudian.
Dan tidak diragukan lagi bahwa setiap orang yang berakal di dunia ini, apakah dari Nashrani di Barat ataupun orang kafir di Timur, melainkan dia tahu bahwa Amerika sangat gigih untuk melecehkan dunia Islam – diantaranya termasuk Arab Saudi-.

Namun – dengan pertolongan Allah sajalah – dikarenakan kita berpegang teguh kepada agama kita yang benar dan kita menggigitnya – dengan gigi geraham kita – secara jujur, serta kita mengikhlaskan amal kita untuk Allah. Maka Allah menolong hamba-hambanya yang beriman. Tidak ada penyebab terlambat datangnya pertolongan Allah melainkan karena kehinaan hamba-hamba-Nya tersebut, yakni disaat mereka menyia-nyiakan agamanya.

Maka kita mohon kepada Allah agar menampakkan kekuasaan-Nya -dengan segera tanpa ditunda- atas Amerika yang akan membahagiakan kaum mukminin…Iya.”

Penanya: “Jazakallahu khairan, Syaikh.”

Ada penanya berkata:
“Syaikh Shalih bin Muhammad Al Luhaidan yang mulia, semoga Allah menjaga Anda dan membimbing Anda. Tidak tersamarkan atas Anda berbagai kondisi yang dialami kaum muslimin di dunia Islam, terjadi berbagai fitnah dan peperangan. Khususnya peperangan yang terjadi antara Yahudi dan kelompok Hizbullah yang merupakan kelompok Syi’ah di Libanon. Maka apa sikap seorang muslim terhadap peperangan ini?
Sebab kita mendengar adanya ajakan untuk berjihad bersama mereka dan mendo’akan kemenangan untuk mereka ketika qunut.
Kaum muslimin menjadi bingung terhadap hal ini. Maka apa pengarahan dari Anda?”

Jawab:
“Tidak diragukan lagi bahwa kelompok yang menamakan dirinya dengan Hizbullah (kelompok Allah-pent) adalah Hizbur Rafidhah (kelompok rafidhah). Dan Rafidhah telah diketahui (kesesatannya-pent) dan telah diketahuinya (sesatnya) manhaj metode mereka. Hakikat mereka adalah mereka menganggap mayoritas Ahlus Sunnah…(bahwa-pent) semua Ahlus Sunnah adalah orang kafir. Inilah mereka dan perkara ini tidaklah samar bagi orang yang menelaah buku-buku mereka.

Maka kita berlindung kepada Allah, jika kebenaran menolong dan membela mereka serta membantu mereka, hal itu akan membuat mereka semakin kuat. (Ingatlah) mereka bagian dari Iran. Tidak ragu lagi (benarnya-pent). Hanya saja ucapan pemimpin Mesir, bahwa Syi’ah yang ada di negara itu berbeda dengan Iran. Sesungguhnya kecondongan dan Iman mereka bersama Iran.

Namun manusia jika mereka ditimpa musibah, hendaknya mereka berusaha untuk mengobatinya dengan apa yang tepat dijadikan sebagai obat berbagai kondisi tersebut.

Adapun apa yang menimpa Libanon secara umum, kalau tidak bisa dikatakan semua, dalangnya adalah kelompok ini. Mereka yang menamakan dirinya dengan kelompok Allah (Hizbullah), sebenarnya mereka adalah Hizbusy Syaithon (Kelompok/Partai Setan) ! Sekian.

10 Comments

  1. Salam Ustadz..

    ana cuma mau berkomentar saja terhadap fatwa-fatwa yang telah dikeluarkan mengenai Hizbullah..

    Saya tidak setuju dengan fatwa tersebut.
    fatwa tersebut terkesan menghakimi terdakwa yang tidak diperbolehkan memeberikan kesaksian…

    saya tidak bermaksud untuk membela Hizbllah,
    tapi sebagai akdemisi kita memerlukan apa itu yang namanya data untuk memperjelas fakta..

    artikel yang ustadz tulis tidak memberikan data2 secara jelas terhadap kesesatan shiah dan Hizbullah..

    begitu juga dengan penghakiman bahwa Hizbullah adalah Partai Setan.

    Subhanallah..

    Ustad jangan lupa..
    Ini adalah internet..
    masyarkat sudah banyak mulai mengenalnya..
    bagaimana jika mereka secara kebetulan menemukan artikel ini, dan langsung meyakini bahwa hizbullah adalah Partai Syetan?..

    padahal dalam memberantas Zionis Hizbullah merupakan kelompok yang sangat punya peran didalamnya..

    Subhanallah..

    Saran saya..
    Bersedialah ustad memberikan dalil dan penjelasan terhadap astikel yang telah dimuat ini..
    jangan sampai kita berbicara tanpa bukti yang jelas yang dapat menyesatkan masyarakat.
    Bisa-bisa ustad sendiri yang lebih sesat dari Rafidhoh yang ustad maksud..

    Sekali lagi Mohon Maaf..
    Wassalamualykum,,

    Muslim

    Mahasiswa Universitas Indonesia
    Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
    Program Studi Arab

  2. Hizbullah =hizbu syaithon? gila ni orang

  3. atas…
    maksudnya bukan diartikan secara bahasa, coba antum baca dulu artikelnya

  4. Ikhwan fillah ana dapat artikel menarik mengenai Hisbullah sebagai bahan renungan :

    SISI PALING RAHASIA PENGGEMPURAN LEBANON;
    Menyingkap Konspirasi Besar Zionis-Salibis dan Neo Syiah-Shafawis terhadap Ahlussunnah di Semenanjung Arabia

    Editor dan Penerjemah: Muhammad Ihsan Zainuddin[1]

    “Dari semua yang terungkap dan terbaca,
    ada banyak rahasia yang tak terketahui.

    Karena itu, jangan pernah tertipu

    mendengar lolongan serigala,

    nyaksikan musang kenakan sorban,

    sebab mereka-lah penipu tercerdik dalam sejarah.”

    (Suara hati sendiri)

    Catatan Editor:

    Dalam hitungan hari saja, dunia terperangah. Dan seolah tak pernah jemu, seluruh wajah dunia kembali berpaling ke wilayah paling panas di seantero jagat: Palestina dan Lebanon. Ada puluhan rudal mungkin yang ditumpahkan ke kepingan wilayah itu, dan kemudian ada puluhan –bahkan mungkin ratusan- nyawa tak berdosa yang melayang, ratusan rumah tempat bernaung nyaris rata dengan tanah, dan gelombang pengungsian lalu menjadi fenomena yang tak terbendungkan.

    Hampir bisa dipastikan, bahwa mayoritas –jika tidak semua- korban kekejian itu –baik yang meninggal maupun yang harus berlari dengan wajah ketakutan meninggalkan negrinya- adalah sekumpulan manusia yang tidak tahu menahu mengapa orang-orang tercinta mereka harus menjadi korban…mengapa tempat bernaung yang selama ini mereka bangun bata demi bata harus diremukkan begitu saja…Yah, mereka tidak pernah tahu, setidaknya hingga kini.

    Mereka tidak tahu…dan kita, kaum muslimin di Indonesia pun mungkin tak tahu mengapa Hizbullah Lebanon menculik 2 tentara Israel. Tapi ketika Presiden Iran, Ahmadi Nejad datang ke Indonesia beberapa waktu yang lalu, kita dihinggapi sebuah euphoria yang gempita. Sebagian kita bahkan seperti menyambut seorang pahlawan agung. Kita kagum hanya karena kesederhanaannya…(Memang susah kita ini, karena jarang menemukan pemimpin yang sederhana, maka musang yang berlagak sederhana pun dengan mudah kita percayai…) Apakah kita kagum akan keberanian Iran –yang merupakan representasi kekuatan Syiah abad ini- ‘melawan’ Amerika dalam hal nuklir? Apakah sebagai umat yang selama ini roda peradabannya sedang berada di bawah, kita menganggap ‘keberanian’ Iran itu sebagai awal kemenangan Islam? Bila jawabannya adalah ‘iya’, maka ketahuilah ada banyak hal yang tidak kita ketahui dari semua peristiwa itu…

    Dalam terminology Sunnah, kita saat ini sedang berhadapan dengan sebuah fitnah. Fitnah itu adalah saat berbagai peristiwa berkalut-kelindan satu sama lain, hingga kita terjebak dalam situasi dimana kita kehilangan nalar sehat untuk memilah mana hal dan pernyataan yang harus diapresiasi secara positif dan tidak. Atau dalam bahasa yang lebih tegas: nalar syar’i kita menjadi tumpul dalam menentukan yang haq dan yang batil. Akibatnya, karena kita merasa sebagai umat yang kalah, segala bentuk perlawanan yang memakai label keummatan kita dengan segera kita anggap sebagai pahlawan Islam. Meski sesungguhnya ia tak lebih dari musang berbulu domba!

    ‘Tulisan’ ini sebenarnya adalah pengantar saja terhadap sebuah tulisan yang ditulis untuk menyikapi berbagai ‘kekacaubalauan’ yang hingga kini terus terjadi di Semenanjung Arabia; secara spesifik di Irak, dan Palestina serta Lebanon belakangan ini. Tulisan ini sengaja saya terjemahkan dengan harapan agar kita semua dapat melihat krisis Timur-Tengah itu dengan pandangan yang jernih. Agar simpati yang terkirim tak menjelma menjadi simpati yang sia-sia karena salah alamat (Hmm, bukankah salah alamat jika Anda bersimpati pada musang dan serigala??). Tulisan yang saya maksud adalah: Mengapa Hizbullah Menyulik 2 Tentara Israel?; Membaca Tujuan Hakiki di Balik Itu. Ditulis oleh DR. Muhammad Bassam, anggota Dewan Pendiri Rabithah Udaba’ al-Syam (Ikatan Sastrawan Syam). Artikel ini dimuat dalam situs http://www.almoslim.net, edisi 21/6/1427.

    Semoga bermanfaat!

    Artikel lengkapnya silahkan langsung baca sendiri di :

    http://al-ahkam.net/home/modules.php?op=modload&name=News&file=article&sid=15438&mode=thread&order=0&thold=0

  5. Anda buta,…. lebih percya pda prasangka……
    Aneh bin ajaib…. orang perang dibilang sandiwara….
    yang jelas gara2 serangan israel orang syi’ah dan sunnni bahu membahu melawan dan 100% berhasil perang yang dilakukan selama 33 hari. Bandingkan dengan gabungan negara Arab tahun 60an, mereka KO hanya dalam jangka 3 hari saja.
    Terus supaya Anda percaya apakah syi’ah harus habis dulu semua, baru kemudian anda percaya, oh iya bener.! Israel dg syi’ah itu musuh. buktinya syi’ah dibantai sampai habis.
    itu yang anda maksud?

    • Bukalah mata anda wahai kawanku yg hanif, semoga anda benar2 hanif spt nama anda. Syiah tidak seindah cerita dongeng yg skrg ini beredar di masyarakat. Waspadalah dengan akidah mereka. Mereka punya taqiyyah.

  6. @Hanif
    Kayaknya anda perlu instrospeksi siapa yang dibutakan oleh propaganda Iran dan Hizbullah, lebih buta anda atau Dr. Bassam yang langsung ada di sana dan menyaksikannya sendiri, sedangkan anda di sini hanya menonton berita propaganda dari media Iran & Hizbullah, berapa jumlah korban jiwa, harta benda dari pihak rakyat sipil lebanon yang dibombardir Israel sebagai tameng Hizbullah? bandingkan berapa korban dari Hizbullah sendiri? siapa yang memicu peperangan itu? siapa yang menculik 2 tentara Israel? anda telah bandingkan dg gabungan negara Arab di th 60 an, jadi tambah lebih jelas bukan bahwa perang Hizbullah-Israel yang baru lalu hanya perang persahabatan?
    Baik untuk membuka mata kita semua, silahkan anda baca surat terbuka dari kaum sunni di Lebanon selatan :

    Surat Terbuka Kaum Sunni LEBANON SELATAN Untuk Umat Islam, AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH!!
    Rabu, 16 Agustus 06
    Di tengah dikuasainya bagian selatan Lebanon oleh kaum Syi’ah dan kesibukan seluruh dunia dengan perang di Lebanon, umat Islam seakan lupa dengan saudara-saudara mereka dari kaum Sunni di Lebanon Selatan yang terus menghadapi bombardir pasukan Zionis terhadap mayoritas kawasan mereka. Lebih ironi lagi, kawasan mereka itu telah dijadikan tempat berlindung kaum Syi’ah dan memuntahkan rudal-rudal dari tempat-tempat tinggal mereka. Tidak hanya sebatas itu, ketika bantuan kemanusiaan dari negara-negara Arab tiba, tidak sedikit pun dari bantuan itu yang sampai ke tengan mereka sebab Lebanon Selatan dikuasai milisi Syi’ah. Hezbollah, sayap miliiter Syi’ah berupaya memperkaya diri sendiri di kawasan itu dan hanya membagi-bagikan bantuan-bantuan kemanusiaan tersebut kepada sesama aliran mereka saja sedangkan aliran selain mereka tidak diperkenankan.!? Hal inilah yang mendorong para pemimpin dan ulama kaum Sunni di Lebanon Selatan untuk berteriak minta tolong kepada Dunia
    Islam dengan melihat penderitaan yang terus mereka alami baik sebelum serangan Zionis mau pun setelahnya.!!
    Berikut cuplikan teks pesan mereka yang dititipkan kepada salah satu situs Islam terkenal di TIMTENG, ‘Mufakkira el-Islam’ yang menukilnya secara lengkap dengan harapan umat Islam dapat mengetahui hakikat kondisi saudara-saudara mereka sesama Ahlussunnah Wal Jama’ah di Lebanon Selatan:
    “Bismillahirrahmanirrahim. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada penghulu para makhluk, Muhammad SAW, keluarga besar dan para seluruh para shahabatnya. Amma ba’du:
    Lembaran-lembaran kecil ini kami tuliskan kepada mereka-mereka yang suka berbuat kebajikan dan kebaikan yang bilamana kami meminta disiramkan kedermawanan dan pemberian dalam kondisi yang sangat sulit ini, pasti mereka akan menyiramkannya kepada kami.
    Hari ini, apa kiranya yang dapat diungkap pena untuk menggambarkan penderitaan dan musibah sehari-hari yang kami alami. Sesungguhnya baik bahasa, kata atau pun huruf, kami kira tidak akan mampu untuk menggambarkan tindak kriminal, pelanggaran, kezhaliman dan kekejian sehari-hari yang dialami keluarga kami. Wahai saudara-saudaraku! Kaum Sunni di Lebanon Selatan masih terus dalam kondisi terburuk setelah musuh memporak-porandakan mereka, para Thaghut memencarkan mereka dan para Bughat mengusir mereka. Tiada lagi kini burung pembawa mimpi indah kembali ke sarangnya, tiada lagi atap rumah yang masih tegak, tiada lagi kepala keluarga yang masih hidup dan tiada lagi sepenggal roti terpenuhi.
    Sungguh, ini adalah peradaban milenium ke-3 yang menguasai Islam dan para penganutnya serta orang-orang tak berdosa lagi kelaparan yang diungsikan di malam yang gelap gulita, meninggalkan semua yang mereka miliki demi menyelamatkan nyawa mereka. Mereka terpencar-pencar di berbagai perkampungan Lebanon di antara sekolah-sekolah, masjid-masjid, kebun-kebun, tempat-tempat tidur, kaum kerabat dan teman.
    Bagaimana perasaanmu wahai saudaraku, andai engkau melihat mereka dan mendengar betapa hajat, permintaan dan keluhan mereka hanya kepada Allah, sebab dalam satu kamar terpaksa tidur lebih dari 20 orang pengungsi, kebanyakan mereka adalah anak-anak dan kaum wanita. Mereka berhamparkan bumi dan berselimutkan langit. Rintihan-rintihan para bayi yang kelaparan meneriakkan tangisan di waktu malam, di dada tiada makanan yang dapat disuapi dan di rumah tiada sesuatu yang mencukupi. Orang-orang sakit yang berada di tengah mereka menyentakkan hati dan membuat mata menangis. Mereka mati seribu kali sebelum seteguk obat sampai kepada mereka.!!
    Belum lagi, di sana sudah menyebar penyakit menular yang menyerang mereka. Tidak ada makanan yang dapat menyumbat mulut dan meluruskan tulang rusuk. Apalagi pakaian, air, sabun dan kebutuhan primer lainnya.!?
    Bantuan materil dan medis yang masuk ke Lebanon, alhamdulillah, banyak dan banyak sekali, terutama dari kerajaan Arab Saudi. Akan tetapi, sayang dan menyedihkan sekali, ia hanya seperti orang yang meniup abu atau berteriak di lembah nun jauh di sana.! Semua itu telah menutupi kebutuhan orang-orang yang bukan pemiliknya, dibagi-bagikan kepada orang-orang yang tidak berhak. Ia melewati tempat tinggal kaum Sunni lalu tercium baunya namun mereka tidak dapat menikmati rasanya.!!??
    Kenapa? Karena ia sampai dan dibagi-bagikan kepada gerakan Amal, Hezbolah, partai modernis-sosialis, kelompok independen dan selain mereka. Mereka itu semua lah yang memanfa’atkannya untuk kepentingan pribadi dan jabatan politis mereka seakan kami berada di hari-hari kampanye pemilihan umum.
    Sebab kami melihat sampul (kop) lembaga yang membantu itu dicopot dan ditempel dengan nama pasangan kampanye, partai, gerakan atau semisalnya. Ia tidak diberikan kecuali kepada mereka yang bertepuk tangan untuk mereka dan para kadernya. Di antara mereka ada yang menjualnya, ada yang menyimpannya dan ada pula yang mengkalkulasinya untuk jatah keluarganya.!? Sedangkan lembaga kami yang bergerak di bidang kegiatan amal dan bekerja dengan modal sukarela tidak pernah mengenal bantuan itu selain sekedar nama atau jatah saja.!?
    Perkampungan kami di Lebanon Selatan-lah yang dibombardir dan dihancurkan sebagian besarnya. Kini perkampungan itu telah ambruk setelah ditinggalkan penduduknya dengan sengaja seperti kampung Etrun, Urqub, Syab’a, Duhairajat, Kufr Syuba, Mirwahin, Kufr Hammam, sebagian Marji’iyun dan lainnya. Semuanya telah menjadi pangkalan rudal-rudal Hezbollah yang dimuntahkan dari atap rumah-rumah dan di antara perkampungan-perkampungan Sunni. Karena itu, pesawat-pesawat tempur musuh, Zionis sengaja menjadikannya sebagai sasaran.! Belum lagi upaya menakut-nakuti penduduknya oleh Hezbollah dengan menipu mereka melalui gergaji dan bom-bom suara serta larangan kepada media massa untuk masuk dan mengambil gambar.!?
    Suara-suara pun terdengar lantang dari rumah yang telah dicuri dan dirampas harta bendanya. Belum lagi, tindakan semena-mena, penghancuran dan pelecehan terhadap masjid-masjid sebagian shahabat dan orang-orang shalih.!!
    Dulu, ketika para pengungsi dari kalangan Syi’ah dilindungi kaum Sunni di perkampungan-perkampungan itu, mereka menolak masuk ke sekolah atau masjid yang menggunakan nama shahabat yang agung atau salah satu dari para isteri Nabi SAW. Mereka juga menolak menerima bantuan yang memakai nama dan simbol Ahlussunnah.!!??
    Kalau pun di antara mereka terpaksa menerima bantuan itu, simbol atau nama yang tertulis di bantuan itu dirobek terlebih dahulu. Mereka menuduh bahwa itu adalah harta yang buruk. Sebagaimana mereka itu adalah orang-orang yang terdidik dan terpelajar, kini kami melihat mereka juga tinggal di kamar-kamar mewah, makan menu yang paling nikmat serta mendapatkan seluruh fasilitas istirahat dan bersenang-senang yang menenteramkan hati mereka sebab suplai dari Iran selalu datang untuk mereka. Sementara penduduk kami, kalangan Sunni menderita kelaparan, kehausan dan terlarang mendapatkan apa-apa.
    Sebenarnya, kaum Sunni tidak hanya terdesak di selatan saja, tetapi di seluruh Lebanon, khususnya setelah kaum Syi’ah Rafidhah mulai melakukan ekspansi pada dekade-dekade terakhir. Mereka telah membeli tanah-tanah milik kaum Sunni, mulai dari el-Jieh, lalu Shaida hingga Shur dan setelah Shur.
    Demikian juga halnya di Beirut di kawasan el-Awza’i dan daerah pinggirannya hingga ke perbukitan el-Khiyath. Juga di al-Biqa’, sejak mulai dari Syatura hingga perbatasan Suriah. Belum lagi, masjid-masjid yang ‘dicaplok’ oleh mereka dengan ancaman dan ultimatum serta bahasa kekerasan seperti masjid Nabi Yunus di el-Jieh, masjid el-Wirdania di bukit Lebanon, masjid Bybras di el-Biqa’ dan masjid Umawi al-Kabir di Ba’labak.
    Beberapa waktu lalu mereka telah menutup masjid-masjid tersebut padahal sejarah masjid-masjid itu yang demikian harum jelas-jelas mengindikasikan bahwa ia milik Ahlussunnah Wal Jama’ah.
    Mereka juga melakukan ‘serangan dakwah’ melalui keculasan dan kebohongan mereka. Yaitu dengan cara merayu banyak pemuda Sunni agar masuk ke barisan mereka seraya berupaya meyakinkan mereka melalui buku-buku, kaset-kaset dan kejadian-kejadian dusta dan palsu berkenaan dengan para shahabat terkemuka seperti Abu Bakar, Umar dan Utsman. Juga dengan menuduh Umahatul Mukminin seperti Aisyah dan Khadijah dengan mencaci mereka secara terang-terangan. Terkadang merayu para pemuda Sunni tersebut dengan iming-iming materi atau jabatan di pemerintahan mengingat mereka memang memiliki koneksi yang kuat dalam hal ini.
    Dendam dan kebencian mereka terhadap Ahlussunnah Wal Jama’ah hampir tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Hal itu terasa sangat kentara sekali saat momen perayaan hari ‘Asyura’ dan masa-masa kritis seperti sekarang ini di mana mereka selalu melaknati musuh nomor dua mereka; Umar, Abu Bakar, Utsman, Aisyah dan Khadijah setelah mereka berhasil lolos dari musuh pertama mereka, Israel.!!??
    Mereka selalu membawa motto ‘Siapa yang tidak bersama kami maka ia lawan kami’ ‘Kami adalah umat Islam Lebanon, bukan yang lainnya’ ‘Kami pengikut dan cucu Ali, Fathimah, al-Hasan dan al-Husain. Cucu mana saja yang bernisbat kepada selain mereka maka diragukan darah, keturunan dan nasabnya. Harta apa saja yang sampai ke tangan kami bukan dari Iran, maka ia juga harta yang disangsikan.’
    Iran merupakan penopang utama kaum Syi’ah di Lebanon. Ekspansi mereka didukung oleh kekuatan materil, militer dan maknawi. Karena itu, mereka jauh lebih kuat dari kami sebab mereka tidak berbicara kecuali dengan bahasa kekerasan, harta, senjata, bekal dan amunisi.
    Sedangkan kami, kaum Sunni, amunisi kami sedikit, harta dan dukungan kecil dan kami hampir tidak melihat ada bantuan selain belas kasihan Allah saja. Kebanyakan bantuan ini jatuh ke tangan mereka yang tidak berhak seperti yang kami sebutkan di atas. Bantuan ini ibarat tembakan kosong dan hampa yang hanya mengeluarkan bunyi namun tidak pernah mengenai sasaran.!!
    Wahai saudara kami di kerajaan Arab Saudi dan saudara-saudara kami (di mana pun mereka berada-red), kami telah terdidik di Lebanon di atas prinsip loyalitas kepada Allah dan setia kepada kalian. Kami semua berharap banyak pada kalian sekali pun upaya untuk itu hampir terputus. Kami yakin kepada Rabb yang mendatangkan sebab dan musabab. Kalian adalah sebab kepercayaan, kemuliaan dan kejayaan kami. Kemarin, sejarah menuliskan sekian banyak lembaran sikap-sikap kalian yang demikian baik dan bersinar. Kami sangat menghargai jerih payah, antusias dan pengorbanan kalian terhadap saudara-saudara kalian di Lebanon yang tidak berkurang sedikit pun. Semoga Allah membalas kalian dengan sebaik-baik balasan.
    Sekarang, kami kembali berteriak memanggil kalian sebab bahaya telah mengancam kami, kami sudah pada tingkatan paling kritis dan sangat memerlukan bantuan kalian. Karena setiap hari kami disakiti dengan penyiksaan dan pemusnahan yang bersifat teror dari musuh kami, Israel terkutuk. !!
    Bangsa kami yang tegar dan gagah perkasa, baik kaum laki-laki, wanita, anak-anak, bayi-bayi yang menyusui mau pun kaum berisia lanjut bahkan janin yang ada di alam rahim berteriak untuk mendapatkan pemberian, kedermawanan dan bantuan kalian, dengan terus mendampingi kami, senasib dan sepenanggungan. ‘Dan Allah senantiasa akan menolong seorang hamba selama sang hamba menolong saudaranya.’ (hadits shahih-red)
    Semoga Allah selalu menganugerahkan karunia-Nya kepada kalian, menjadikan Islam sebagai simpanan dan saudara-saudara kalian di Lebanon sebagai penopang dan tulang punggung. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.
    Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarokaatuh”
    Pesan ini telah didiskusikan dan berpindah dari satu group ke group lainnya di internet yang menukilnya dari situs ‘el-mufakkira.’ Sebelumnya, situs ini mempublikasiknnya dalam bentuk dokumen reportase mengenai kaum Syi’ah. Namun karena sangat diperlukan dan demikian penting, maka dimuat secara terpisah.
    alsofwah.or.id

    Bukalah mata anda ya akhi… dan kepada kaum muslimin waspadalah!… waspadalah!…

  7. Assalamu’alaikum. Alhamdulillah akhirnya sy mngetahui kbenaran. Sblmnya sy termasuk orang yg silau atas kesederhanaan Ahmadinejad spt yg akhi bims sebutkan. Ternyata banyak skali hal2 yg terlihat baik tp hakikatnya menyesatkan. Masih banyak yg harus dipelajari…

  8. Saya gandrung sama Ahmadinejad sebagaimana gandrungnya saya sama Cristiano Ronaldo. Sama2 ‘main cantik’ di bidangnya masing2.

  9. Islam ( Iklas, sabar, lurus , amanah dan masanya akan datang untuk bangkit menjadi agama yang Besar dan benar ) dan yakinlah kebenaran itu akan menang, kekufuran itu akan nyata terlihat walupun pun di sembunyikan sebagaimana pun karna Allah Maha Lebih Mengetahui…
    menurut saya apapun mazabnya selagi dia mengucapkan shahadat , sholat, puasa dan zakat itulah indentitas Islam sebenar-benarnya… kemunafikan dan keserakahan ada pertanggung jawabannya di sisi Allah, segala urusan akan dimintakan pertanggung jawabannya… Moslem itu tidak akan memakan daging saudaranya sendiri dan tidak akan meminum darah saudaranya sendiri walau dalam keadaan apapun,, dalam moslem yang di katakan saudara yang paling utama adalah saudara seiman… Apakah anda2 Moslem?????


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s