Isu Bulan Sabit Syi’ah Iran

Teori Bulan Sabit

Penasihat spiritual Presiden Iran yang juga Ketua Lembaga Hubungan Antarmazhab, Ayatollah Muhammad Ali Taskheri memperingatkan Arab dan Persia jangan terprovokasi Barat yang ingin memecah belah. Ia mengajak dunia Arab dan Islam agar jangan percaya kepada teori Bulan Sabit Syiah yang memanjang dari Lebanon, Suria, Irak, hingga Iran.

Ia menuduh intelijen Barat dan AS yang meniupkan teori Bulan Sabit Syiah itu untuk memecah belah Syiah dan Sunni. “Iran adalah mitra strategis bagi bangsa Arab dan juga sebaliknya. Dunia Islam harus bersatu bekerja sama mengatasi persoalan mereka sendiri,” ucap Taskheri.

Perbedaan Syiah-Sunni di Irak, kata Taskheri, bukan pada mazhab, melainkan politik, di mana di situ ada pertarungan kepentingan internal maupun negara asing, seperti penyusupan intelijen Barat dan Israel.

Ia mengungkapkan, ulama Syiah dan Sunni sudah menandatangani piagam yang disponsori Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Mekkah untuk mengharamkan aksi saling bunuh. “Kami berharap semua pihak melaksanakan piagam Mekkah itu,” kata Taskheri.

Ia kembali menuduh intelijen AS dan Israel bekerja sama dengan tangan-tangan kotor di Irak yang memperuncing hubungan Syiah-Sunni di negara itu. Taskheri mengimbau, “Abaikan sentimen politik dan pupuk rasa persaudaraan untuk bisa mengakhiri krisis di Irak.”

Tentang hubungan Hamas- Iran, Taskheri menegaskan, dunia Islam harus mendukung Hamas. Menurut dia, Hamas adalah gerakan perjuangan untuk membebaskan tanah Palestina dari pendudukan Israel.

“Iran punya prinsip harus mendukung gerakan perjuangan kemerdekaan di mana pun di muka bumi,” ujar Taskheri lebih lanjut. (MTH)

(www.Kompas.co.id)

Jika kita cermati, seolah-olah isu bulan sabit syi’ah adalah buatan Amerka, namun isu ini telah berkembang lama sebelum Raja Abdullah dari Jordania meninggal. Tidak mengherankan jika isu ini kembali bergulir seirinng dengan populernya Iran di mata dunia, namun hal yang perlu dikritisi tulisan di atas adalah terlalu gegabahnya bahwa perbedaan sunny dan syi’ah adalah karena politik belaka. Terlalu kompleklah mengharapkan benang kusut dari perbedaan tersebut, alhasil perbedaan yang ada hanyalah buah dari kesesatandan distorsi, bukan hanya politik tetapi sudah mengeras dan mendaging menjadi keyakinan (baca”syi’ah)

Setelah isu ini santer terdengar, para penganut syi’ah luar biasa takutnya, mereka banyak merangkul umat islam (terutama dari Sunny) untuk dijadikan gandengan tangan Iran, termasuk negara Indonesia(bisa anda lihat sekarang), banyak yang menuduh bahwa ada “fatwa ulama saudi” di balik ini, dilihat ar makin gencarnya penulis Syi’ah mengenai hal ini(silakan anda lihat di beberapa situsnya). Jangan heran apa yang digolkan katanya ulama2 Islam kemaren2 di Bogor yang tentu saja dipimpin orang NU karena Ormas ini tidak mempunyai hubungan yang baik dengan negara Saudi Arabia akibat trauma ketika akan melegalkan Ormas yang bersimbol bintang sembilan ini. Makanya jika kita runut peristiwa yang lalu sampai sekarang, prihal Irak carut marut, “Perang Libanon-Israel” Hammas yang memimpin Palestina, Nuklir Iran, Suriah krisis politik, adalah skenario luar biasa dari Allah azza wa jalla kemudian kehendak orang-orang opportunis di negara teluk….jangan heran jika nanti Hizbullah menang di Lebanon, adalah guna menyaingi kepemimpnan Hammas d Filistin, karena apa? tahukah anda Hammas adalah musuh sejati Hizbullah. Berapa banyak orang Palestin yang dibantai partai beraliran kiri ini dan dalam beberapa kesempatan menggunan simbol Palu dan Aritnya di lengan kiri penggawa-penggawa   sebelumnya dikenal dengan nama Hizbul Amal, maka bodohlah orang-orang Indonesia sewaktu Perang Lebanon ingin berjihad ke sana meskipun mungkin ada baiknya karena melawan Israel, dan perlu dicatat, apakah kita akan satu barisan dengan orang-orang yang melecehkan sahabat-sahabat Nabi?, bagaimana halnya perihal Nabi terhdap orang-orang demikian jika dalam situasi peperangan?( wong orang-orang Syi’ah di sana “Lebanon” tidak menerima kita kecuali jika anda sendiri Syi’ah, coba anda hitung tentara Hizbullah yang mati? apakah mereka melawan? justru sipil yang jadi korban!), jangan salahkan yang lain, salahkanlah diri sendiri, karena negara ini (Lebanon) adalah negara yang paling hedonis di Arab…sampai-sampai tidak kelihatan syari’at Islam jika anda berjalan-jalan di jalanan, baru-baru ini saja di TV, di kota Beirut diadakan peragaan bikini out door…naaaah, kagak kapok ya!Maka jangan heran juga ke depan situasi Timur Tengah semakin ancur…

Manuver sang Hammurabi (pemimpin Iran) sangatlah jitu dengan sekutunya(Rusia, China)yang membuat AS kelabakan. aka sekali jangan heran bila negara sebelahnya yang memanjang adri barat ke timur(Lebanon-Suriah-Irak-Iran)menjadi ampuh untuk pusat kebudayaan Persia Baru yang jika kita lihat dari angkasa dan memanjang, cocok untuk tembok sebagai pertahanan dari negara non-arab atau bahkan dari negara-negara Arab itu sendiri. Maka selain bersiap-siap menghadapi “Global Warming”(Pemanasan Global) juga bersiaplah dari Global War….:-) siapa yang akan anda jadikan kawan?

Dan perbedaan yang hakiki tidaklah dapat disatukan, adapun jika politik sangatlah wajar jika kita mendukung dan didukung siapapun…sudah saatnya negara kita percaya pada kekuatan diri sendiri dan terserah penguasa kita menjalankan praktek strateginya, janganlah turut campur jika tak punya daya, kekuatan dan pengaruh, karena itu akan membinasakan anda, janganlah mendukung sana-sani, taatilah umara kita selama itu tidak dalam rangka maksiat…betul?dan tidak kta pungkiri juga kita mendoakan keselamatan saudara2 seiman dan seaqidah ataupun sebagai solidaritas sesama manusia yang tidak pandang ras, agama dan tempat kita di manapun atau bantuan untuk mereka namun berifkirlah jika dukung mendukung dalam keyakinan dan janganlah kita terjebak dalam pragmatisme bahasa politik suatu negara lain apalagi jika kita kering ilmu, informasi dan kekuatan….. 

wallahu a’lam

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s