Bacaan Qunut Dalam Sholat

Sudah menjadi satu kebiasaan di kebanyakan masjid yang ada di tanah air kita ketika shalat Shubuh berjamaah, imam selalu membaca do’a qunut setelah rukuk pada raka’at terakhir dengan bacaan “Allohummahdinaa fiiman hadait …dst.” kemudian diaminkan oleh para makmum di belakangnya.Do’a tersebut kebanyakan telah dihafal oleh kalangan awam, lebih-lebih mereka yang dianggap pandai dalam urusan agama. Hal ini dikarenakan do’a qunut ini tidak pernah mereka tinggalkan. Atau, mereka menganggap itu merupakan sunnah rawatib (sunnah yang selayaknya dilaksanakan terus) dalam shalat Shubuh. Atau bahkan yang lebih ekstrem, menganggap bahwa qunut Shubuh merupakan suatu keharusan yang tidak boleh ditinggalkan, sehingga tidak jarang kita jumpai seorang makmurn yang sedang shalat dengan seorang imam yang tidak dikenalnya, kemudian tatkala irnarnnya tidak membaca qunut dan langsung sujud setelah i’tidal, maka dia (si makmum) segera membatalkan shalatnya dan mengulangi shalatnya, atau kalau tidak demikian maka dia terus mengikuti imamnya sampai salam kernudian mengulangi shalat Shubuhnya karena dia menganggap shalat Shubuhnya tidak sah tanpa qunut.

Terjadinya hal tersebut tidak lain karena faktor ketidaktahuan mereka dalarn masalah ini, atau memang mereka tidak mau tahu lantaran mereka telah terjerat oleh perangkap taqlid buta, atau fanatik madzhab, atau sebab lainnya.

Untuk mengetahui bagairnana yang benar, kita harus kembalikan kepada Alloh dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui semua khilaf di antara manusia. Untuk itu, pada edisi kali ini penulis akan mengulas dengan singkat permasalahan qunut dalam shalat baik qunut shalat Shubuh, qunut Witir, atau yang lainnya. Mudah-mudahan Alloh Ta’ala memudahkannya.

1 Qunut Dalam Shalat Subuh

Termasuk kebiasaan kebanyakan orang, mereka terus-menerus melakukan qunut di setiap shalat Shubuh saja, sedangkan dalam shalat yang lain mereka tidak melakukannya.

Dalil mereka:
  1. Mereka berpegang dengan hadits:Dari Anas beliau berkata:

    “Rasulullah, senantiasa berqunut dalam shalat Shubuhnya sampai meninggal dunia.”

    Takhrij Hadits:

    Hadits ini dikeluarkan oleh Abdurrazzaq dalam al-Mushannaf 3/110, Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf 2/312, Imam Ahmad dalam al-Musnad 3/162, ad-Daruquthni dalam as-Sunan 2/39, al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra 2/201, dan ath-Thahawi dalam Syarh Ma’ani al-Atsar 1/248.

    Di dalam hadits ini ada seorang perawi lemah yang bernama Abu Ja’far ar Razi yang telah dikritik oleh para pakar hadits:

    Ahmad bin Hanbal mengatakan tentangnya: “Dia bukan perawi yang kuat.”

    Ibnul Madini berkata: “Dia adalah perawi yang mencampur hadits (salah dalam meriwayatkan hadits).”

    Abu Zur’ah berkata: “Dia sering salah (dalam meriwayatkan hadits).”

    Ibnu Hibban berkata: “Dia sering bersendirian dengan riwayat-riwayat yang mungkar, meriwayatkan hadits-hadits dari para perawi yang masyhur (keterpercayaannya) .”2

    Ibnul Qayyim mengatakan:

    “Abu Ja’far telah dilemahkan oleh Imam Ahmad dan lainnya.”3

    Syaikh al-Albani dalam Silsilah adh-Dhaifah hadits no. 1238, beliau mengatakan: “Hadits ini mungkar.” Dengan sebab perawi yang disebutkan di atas.

  2. Ada hadits lain yang semakna dengan hadits pertama yang dijadikan sandaran pengkhususan qunut secara terus-menerus dalam shalat Shubuh, dan dianggap sebagai penguat hadits yang pertama, yaitu:Dari Anas beliau berkata:

    “Rasulullah melakukan qunut, begitu juga Abu Bakr, Umar, dan Utsman.4

    Takhrij Hadits:

    Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Baihaqi (dalam as-Sunan al-Kubra 2/201) dan oleh Daruquthni (dalam as-Sunan 2/166).

    Dalam hadits ini ada dua orang perawi yang bernama Ismail bin Muslim al-Makki dan ‘Amr bin ‘ Ubaid, yang keduanya telah dikritik oleh para pakar hadits, di antaranya:

    Imam Baihaqi mengatakan:

    “Kami tidak menjadikan Ismail dan ‘Amr sebagai hujjah (dalam periwayatan hadits).5

    Al-Kharib dalam al-Kifayah (hal. 372) mengatakan: “Dia (Ismail) adalah perawi yang ditinggalkan haditsnya.”

    Syaikh al-Albani mengatakan:

    “Demikian juga Imam Nasa’i mengatakannya (Ismail adalah perawi yang ditinggalkan haditsnya) dan telah ditinggalkan oleh para pakar hadits. Adapun ‘Amr bin ‘Ubaid, maka dia telah dituduh dusta ditambah lagi dia seorang Mu’tazilah. Kemudian (hadits ini diriwayatkan oleh) al-Hasan al-Bashri, walaupun dia seorang yang tinggi derajatnya tetapi dia memalsukan hadits dengan cara ‘an’anah: yaitu dengan mengatakan “dari”, andaikan sanadnya shahih sampai kepada beliau (al Hasan al Bashri) maka tetap hadits itu tidak bisa dijadikan sebagai hujjah karena telah diriwayatkan oleh dua perawi yang ditinggalkan haditsnya.6

Kesimpulan tentang hadits qunut shubuh secara terus-menerus:Dari hadits-hadits yang telah kami paparkan semuanya tidak bisa dipakai sebagai hujjah untuk melegalisasi qunut Shubuh secara terus-menerus. Adapun sebagian ulama yang menghasankan hadits di atas dengan sebab banyaknya jalan riwayat hadits tersebut, maka tidak dapat diterima karena semuanya tidak dapat saling menguatkan dengan sebab sangat lemahnya dan bisa dikatakan mungkar karena menyelisihi hadits yang shahih dari Anas sendiri yang telah mengingkari adanya qunut Shubuh secara terus-menerus (sebagaimana akan kami jelaskan nanti).

1.1 Hukum Qunut Shubuh Secara Terus Menerus

Hadits yang disebutkan di atas tidak bisa dijadikan sandaran sebagai dalil qunut dalam shalat Shubuh secara terus-menerus karena kelemahannya. Oleh karenanya, banyak ulama yang telah mengomentari qunut Shubuh ini, di antaranya;

  1. Thariq bin Asyyam seorang sahabat yang mengikuti shalat berjamaah di belakang Rasulullah, Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Ali bin Abu Thalib beliau mengatakan qunut Shubuh adalah bid’ah sebagaimana dalam hadits berikut ini:

    Dari Sa’d bin Thariq al-Asyja’i berkata: Aku berkata kepada bapakku (1hariq): “Wahai bapakku, sungguh engkau telah mengikuti shalat berjamaah bersama dengan Rasulullah, Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Ali bin Abu Thalib, apakah mereka semua melakukan qunut pada shalat Shubuh?” Dia menjawab: “Wahai anakku itu adalah bid’ah.”7

  2. Imam Abu Hanifah, Abu Yusuf, dan para ulama yang semisalnya berdalil dengan hadits di atas (hadits Sa’d) bahwa qunut ratib (terus-menerus) dalam shalat Shubuh tidak dibolehkan.8
  3. Imam Ahmad mengatakan:

    “Tidak ada qunut dalam shalat Shubuh kecuali bila terjadi musibah (Nazilah) yang menimpa kaum muslimin.”9

  4. Al-Mubarakfuri mengatakan (ketika mengomentari hadits-hadits tentang qunut):

    “Qunut itu adalah qunut Nazilah, dan tidak pernah ada hadits shahih menerangkan adanya qunut dalam shalat kecuali qunut Nazilah.”10

Maka dapat kita simpulkan hukum qunut dalam shalat Shubuh secara terus-menerus adalah bid’ah, yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi kita dan para sahabatnya; selayaknya bagi setiap muslim untuk meninggalkannya. Namun sangat disayangkan banyak di kalangan kaum muslimin meninggalkan hadits-hadits yang shahih tentang qunut Nazilah, kemudian mengamalkan hadits yang lemah bahkan mungkar tentang qunut shalat Shubuh secara terus-menerus.11

Kalaupun Shahih, Hadits Itu Bukan Dalil Untuk Terus-Menerus Qunut Shubuh

Andaikan kita mengatakan hadits itu shahih, itu pun tidak dapat dijadikan sebagai dalil dikarenakan beberapa hal:

  1. Perkataan (qunut pada shalat Shubuh) dalam hadits Anas di atas mengandung beberapa kemungkinan makna, bisa bermakna tunduk patuh, khusyuk, thuma’ninah, dan terus-menerus taat. Perhatikan beberapa makna ayat ini :
    1. Kepunyaan-Nyalah siapa saja yang di langit dan di bumi, semuanya tunduk patuh hanya kepada-Nya. (QS. ar-Rum [30]: 26).
    2. Dan barangsiapa di antara kalian (istri-istri Nabi) terus-menerus taat kepada Alloh dan Rasul-Nya dan mengerjakan amalan shalih, ma.ka Kami memberikan kepadanya pahala dua kali lipat. (QS. al-Ahzab[33]:31)
    3. Dan berdirilah (dalam shalatmu) dalam keadaan khusyuk. (QS. al-Baqarah[2]:238)

    Dari keterangan beberapa makna qunut di atas, kita ketahui bahwa (seandainya benar/shahih hadits Anas di atas), maka yang dimaksud oleh Anas adalah do’a ketika i’tidal yang disyariatkan, bukan do’a qunut yang mereka maksudkan karena dalam I’tidal harus khusyuk, thuma’ninah, dan tenang, dan tidak ada keterangan khusus makna qunut dalam hadits Anas itu adalah ucapan “Allohumahdinaa fiiman hadait… dst. ” serta karena Anas tidak mengatakan bahwa Rasulullah senantiasa mengucapkan do’a khusus qunut Shubuh yang berbunyi “Allohumahdinaa fiiman hadait… dst.” Maka dari mana mereka mengkhususkan qunut ketika shalat Shubuh dengan do’a itu?

  2. Dalam hadits yang shahih Anas pernah meriwayatkan hadits yang menjelaskan bahwa Nabi melaksanakan qunut pada shalat Shubuh dan Maghrib serta tidak mengkhususkan qunut dalam shalat Shubuh. Demikian juga yang diriwayatkan oleh al-Bara’ bin Azib.12 Sehingga kita dapat mengatakan bahwa yang shahih: Nabi tidak mengkhususkan qunut dalam shalat Shubuh saja, bahkan beliau qunut pada shalat Shubuh dan Maghrib.
  3. Qunut yang dimaksud oleh Anas adalah qunut Nazilah (do’a supaya diselamatkan dari suatu musibah). Oleh karena itu, Anas sendiri pernah meriwayatkan hadits Nabi dengan mengatakan:

    “Rasulullah melakukan qunut (mendo’akan kehancuran) atas suatu kaum di antara kaum-kaum Arab selama sebulan, kemudian beliau tinggalkan (qunut tersebut).13

  4. Bahwasanya Anas sendiri meriwayatkan bahwa bukan kebiasaan Nabi beserta para sahabatnya melakukan qunut dalam shalat, akan tetapi permulaan adanya do’a qunut adalah ketika Nabi mendo’akan (kehancuran) atas Ri’l dan Dzakwan sebagaimana dalam hadits yang dikeluarkan oteh Imam Bukhari dan Muslim:
    1. “Dan Anas berkata: Rasulullah pernah mengutus tujuh puluh orang laki-laki yang dikenal sebagai al-Qurra’ (para pembaca al-Qur’an) dalam sebuah keperluan. Kemudian tatkala sampai di sumur Maunah, mereka dihadang oleh penduduk dua kampung dari bani Sulaim, bani Ri’l, dan bani Dzakwan, maka mereka mengatakan: “Demi Alloh kami tidak bermaksud kepada kalian, kami hanya ingin lewat karena sebuah keperluan Rasulullah.” Kemudian mereka membunuh mereka (utusan Rasulullah tersebut). Maka Rasulullah mendo’akan kehancuran mereka dalam shalat Shubuh selama sebulan, dan itulah permulaan (adanya) Qunut kami, dan dulu kami tidak membaca do’a qunut.”14

    Hadits di atas menunjukkan bahwa bukan termasuk petunjuk Nabi terus-menerus melaksanakan qunut, bahkan qunut Nabi hanya sebatas kebutuhan saja, tatkala musibah itu berlalu maka Nabi berhenti dari qunutnya. Dan oleh karena itu, tatkala Rasulullah berdo’a qunut Nazilah dalam shalat Isya’ selama satu bulan untuk keselamatan beberapa kaum muslimin yang hendak datang kepada beliau, lalu suatu ketika beliau berhenti dari qunutnya, kemudian Abu Hurairah bertanya kepada Rasulullah akan hal itu, maka Rasulullah bersabda:

    Tidak tahukah engkau bahwa mereka (yang kita do’akan) telah datang?15

Maka inilah qunutnya Rasulullah, beliau tidak berqunut kecuali ada musibah yang menghadang kaum muslimin (Nazilah), dan dilakukan sebatas kebutuhan, kemudian beliau tinggalkan.

Catatan Kaki
2
Lihat Mizanul I’tidal 3/320, Tahdzibut Tahdzib 12/57, dan Silsilah al-Ahadits adh-Dha’ifah wal Maudhuah no. 1328.
3
Lihat Zadul Ma’ad 1/276.
4
HR. Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra 2/201, dan Daruquthni dalam as-Sunan 2/166.
5
Lihat Silsilah al-Ahadits adh-Dha’ifah 3/385; kemudian Syaikh al-Albani berkomentar tentang Ismail al-Makki bahwa dia seorang yang haditsnya lemah.
6
Lihat footnote no. 4.
7
HR. Tirmidzi 1292, Ibnu Majah 1/393, Nasa’i 3/203-204; dishahihkan oleh al-Albani dalam Irwa’ al-Ghalil hadits no. 435.
8
Lihat Subulus Salam 1/387 dalam penjelasan hadits Sa’d di atas.
9
Lihat Tuhfatul Ahwadzi 2/434
10
Taudhih al-Ahkam 2/83.
11
Lihat al-Qaul al-Mubin fi Akhtha’ al-Mushallin hal. 130)
12
HR. Muslim 1/470, Ahmad dalam al-Musnad’4/2~/”5, Tirmidzi dalam al-Jami’ 401, Abu Dawud 1441, dan lainnya,
13
HR. Muslim 304, Ahmad dalam al-Musnad 3/191, Abu Dawud 1445, Nasai 2/203, dan lainnya.
14
HR. Bukhari 1002, Muslim 297.
15
HR. Bukhari 804, Muslim 294.

79 Comments

  1. setahu saya, Qunut yg dibaca Rosul krn ada musibah (Nazilah) itu berbeda dg Qunut yg dibaca skrg, sementara;

    # Imam Ahmad mengatakan:

    “Tidak ada qunut dalam shalat Shubuh kecuali bila terjadi musibah (Nazilah) yang menimpa kaum muslimin.”9

    # Al-Mubarakfuri mengatakan (ketika mengomentari hadits-hadits tentang qunut):

    “Qunut itu adalah qunut Nazilah, dan tidak pernah ada hadits shahih menerangkan adanya qunut dalam shalat kecuali qunut Nazilah.”

    Kedua kutipan di atas khan bukan hadits, hanya perkataan dan komentar mereka ttg Qunut, jd menurut saya sah-sah saja membaca Qunut dalam sholat (bkn Nazilah).

    • setuju. bahwa yang tidak mensohihkan adalah pendapat sebagian para ulama. saya juga perlu wawasan lebih luas dari berbagai madzhab termasuk madzhab ahlul bait/syiah.

  2. yang mengatakan qunut itu bid’ah adlah orang yqg mengaji qur’an dan hadits sj,tetapi mereka tidak pernah mengkaji kitab para ulama salaf.mereka tidak paham NAHWU SHARAH (ilmu alat).janganlah cm pintar ngomong.

  3. Rasululah SAW pernah melakukan do’a Qunut, namun Beliau meninggalkannya setelah turun firman Allah untuk melarang Nabi berdo’a. Maka dari itu coba teliti lagi dasar-dasarnya.

    Seperti hadits: “Rasulullah melakukan qunut (mendo’akan kehancuran) atas suatu kaum di antara kaum-kaum Arab selama sebulan, kemudian beliau tinggalkan (qunut tersebut).

    Bila sudah jelas masalah Qunut. Apa yang dapat kita ambil pelajaran atas peristiwa tersebut.
    Kemudian layakkah kita melakukan do’a Qunut, sedangkan Rasulullah sbg acuan kita dlm beribadah tidak mengerjakan lagi setelah itu.
    Bagi kita yang mengerjakannya, maka apa ketegorinya. Coba kita pikir. Terimakasih untuk semua. Wassalam

  4. Akhiri polemik ini dengan mengembalikan permasalahan kepada Kitabullah wa Sunnah sesuai dengan pemahaman salafush shaleh. Lihatlah penjelasan lengkap di sini http://antosalafy.wordpress.com/2006/12/19/bidahnya-qunut-shubuh-terus-menerus/

  5. aq setuju dgn :kahfi el-mauludi Berkata:yang mengatakan qunut itu bid’ah adlah orang yqg mengaji qur’an dan hadits sj,tetapi mereka tidak pernah mengkaji kitab para ulama salaf.mereka tidak paham NAHWU SHARAH (ilmu alat).janganlah cm pintar ngomong.

  6. Ana ada cerita nich. Saya punya seorang kawan yang mengaku dirinya berasal dari latar belakang sebuah organisasi besar di Indonesia yang mengamalkan qunut shubuh. Waktu itu Kami sama-sama belajar di sebuah Institut Islam di Tripoli Libya. Hari-hari sholat Kami dilaksanakan secara berjama’ah di masjid besar Kampus tersebut, termasuk sholat shubuh tentunya.
    Karena jama’ah di masjid itu tidak mengamalkan qunut shubuh, maka kawan saya pun meninggalkannya dengan tanpa ada perasaan beban yang mengganggu fikirannya. Dan nampaknya dia pun yakin dengan keterangan-keterangan yang dia baca yang berkaitan dengan lemahnya keterangan masalah qunut shubuh tersebut.Namun, ketika masa studi Kami selesai dan sedang siap-siap untuk pulang ke tanah air, dia berkata kepada kepada saya: “Wah! Ron, sekarang saya sudah lupa do’a bacaan qunut, gimana yach, jama’ah saya di kampung kan suka baca qunut(shubuh), kayanya sekarang saya harus menghafalkannya lagi ah”. Mendengar keluhannya itu, saya pun hanya bisa tersenyum (habis lucu sich).

    Maksud saya, dengan menghadirkan penggalan pengalaman saya di atas adalah bahwa ternyata masih banyak saudara-saudara di sekitar kita, -baik yang awam atau pun yang mengaku dirinya pintar, belajar agama di timur tengah dll- yang mempraktekkan ibadahnya dengan didasari tradisi di masyarakatnya. Bukan karena pengetahuan (ilmu) yang telah didapatkan dan dipahaminya. Dan hal ini sama sekali tidak dibenarkan oleh semangat Islam yang diusung oleh Nabi kita Muhammad Saw. Jadi, Ironis sekali kan?.
    Makanya tidak heran kalau banyak ulama kita yang menyebut mereka (pengamal qunut shubuh) sebagai orang-orang yang taklid buta atau ahli bid’ah. Meski saya secara pribadi merasa tak tega dengan saudara-saudara seiman dan seaqidah yang dijuluki ahli bidah tersebut.
    Saya kira apa yang dipaparkan oleh saudara Abu Ghonam tentang qunut Shubuh ini sudah sangat cerdas, ilmiah, jelas dan gamblang. Tinggal masalahnya mau tidak kawan-kawan atau saudara-saudara yang lain untuk menerimanya dan merubah paradigma lamanya dengan penuh keikhlasan dan lapang dada. Hanya saja, sebutan-sebutan, seperti ahli bid’ah, taqlid buta dan sebutan-sebutan geli lainnya untuk tidak ditonjolkan, karena hal itu hanya akan meresahkan masyarakat saja, yang dampaknya gesekan-gesekan tidak sehat akan terjadi diantara kita. Bukan kah Islam mengingankan keutuhan persaudaraan di antara kita?
    Untuk saudara Rofiq dan Kahfi el-Mauludi, agar tidak mudah emosional, apalagi merendahkan kemampuan orang lain. Ini juga tidak dibenarkan oleh Agama kita. Biasakanlah dalam berdiskudi atau berkomentar -apa pun masalahnya -dengan senantiasa mengedepankan moralitas yang sama-sama kita sepakati.
    Yang saya pahami, bahwa NAHWU SHARAH (Ilmu alat) bukan satu-satunya patokan atau parameter kita untuk melakukan pembahasan ilmiah atau berijtihad. Ia hanyalah sebagai salah satu faktor pendukung saja, wawasan keilmuan,kekuatan hujjah,tingginya budi pekerti dan paham makna dan maksud qu’ran hadits itu lebih utama. Masalahnya, diantara kelemahan orang-orang kita, adalah meski tahu ilmu nahwu dan sharof, tapi tidak pandai bercakap bahasa Arab fusha, dalam artian masih belepotan.Demikian juga membaca kitab-kitab yang berbahasa Arab, masih banyak yang salah. Apalagi Memahami makna dan maksudnya. Tapi, ada juga yang Ilmu nahwu dan sharafnya kurang kelihatan cakap, tapi ketika ngomong dan membaca sangat fasih dan lancar serta pandai menggali inti-inti yang dikandung dalam sebuah buku berbahasa Arab dengan cepat dan benar. Jadi, saya kira masalah ini harus hati-hati sekali. Berdebatlah dengan penuh hikmah dan cara yang baik, sehingga kalau kita paham dengan betul methode berdebat dalam Islam, istilah-istilah seperti : so pinter ngomong, ahli bid’ah, dan lain sebagainya tidak akan pernah keluar dari mulut kita. Wallahu ‘alam.

  7. bagimu adalah amalanmu, bagiku adalah amalanku…
    pandanglah soal agama keatas, jangan kebawah,.
    beribadah dengan ikhlas disertai ilmu,
    orang yang suka mengolok-ngolok saudara seiman, sama saja makan bangkai saudaranya sendiri,,
    mari bersatu, bangun saudara-saudaraku….masjidil Aqsha hampir hancur oleh israil…jangan saling benci hanya gara2 berbeda pemikiran…..

  8. dari 4 imam cuma imam syafi’i yang kunut dalam salat subuh dengan alasan ada dalil yang senantiasa dipakai hujjah
    klo emang hadits itu dhoif..?? apakah ada orang yang sehabat sepintar imam syafii dan se alim beliau pada jaman sekarang..??

  9. Yang jelas ulama wahabi salafi tidak ada sedikitpun ilmunya yang menandingi ulama-ulama mazhab syafii.

    Apalagi orang seperti albani, tidak ada manfaatnya membaca/mendengar fatwanya.

  10. assalamu alikum wr.wb.
    salam sejahtera untuk kita semua…
    hidup Islam dan kaum Muslimin…

    Dengan melihat berbagai macam musibah yang tengah menimpa ummat Islam belakangan ini, di Pelestina, Iraq, Iran, Afganistan, maka sangatlah tepat jika do’a qunut dilakukan terus menerus oleh seluruh ummat Muslim sedunia, kecuali yang mengaku dirinya WAHABI, karena selama ini WAHABI tidak pernah mau tau keadaan saudara-saudaranya yang muslim atau memang tidak merasa bersaudara lagi….sehingga mereka berani mengatakan qunut itu bid’ah dan tidak boleh dilakukan terus menerus, padahal penderitaan terus menerus sedang dialami oleh orang Islam….

    apa memang orang WAHABI buta dengan penderitaan tersebut???

    ya, memang buta,karena toh mereka lebih mendukung Amerika kafir ketimbang Iraq yang muslim….

    wassalam

    hidup Iraq….
    hidup Iran….

    Hancurkan Amerika beserta sekutu-sekutunya,terutama pemasok minyak untuk amerika…….

  11. bismillaah
    Assalamu’alaykum

    kita memang berbeda dan saling berpegang pada pendirian masing2
    tapi hendaknya kita jangan membenci muslim yang berbeda dengan kita sebagaimana membenci terhadap kaum kafir, karena orang yang
    berbeda dengan kita itu hanyalah berusaha memperoleh kebenaran, insya-Allah

    jangan biarkan perbedaan ini sebagai
    senjata bagi kaum kafir yang senantiasa ingin
    memecah persatuan kaum muslim.

    saya sangat awam terhadap agama islam
    sehingga saya mencari referensi diantaranya melalui internet ini
    tetapi ketika melihat pertengkaran sessama muslim saya sangat sedih..

    “Robbanaghfirlanaa wali-ikhwaanninaladzii na sabaquuna bil iiman
    walaa taj’al fii quluubina ghillallilladzi na aamanuu
    robbanaa innaka ro-uufurrohiim”

    wassalamu’alaykum

  12. hehehehe emangnya nabi kita itu bukhari, muslim, dkk, yang hidupnya 200 tahun setelah hijriyah …… apalagi wahabi yang 1500 tahun setelah hijriyah …… lihat kitab al-muwatha-Imam Malik, Imam Syafii dkk, dan ternyata apa yang dijadikan pendapat oleh wahabi adalah selalu PEMECAHBELAHAN Islam, Benci kepada iran yang kuat dan menantang amerika !!!! Lihat-lihat !!!! Wahabi kita ini sangat pro dengan pecah belah .,…… !!!!

  13. assalamu alikum

    saya sependapat dengan nurul alami ma gus totong…

    kenapa kok situs WAHABI seperti ini????

    saya khawatir kalo situs ini telah disusupi CIA, karena WAHABI sama CIA kayaknya akrab banget dengan pendekatan minyak SAUDI nya dan juga banyak menyokong CIA dan sebaliknya selalu melawan sesama MUSLIM.

    apa tidak ada kerjaan lain untuk WAHABI selain memecah belah ummat ISLAM????
    kalo ga ada,mau ga jadi tukang sapu dirumahku????

    ketimbang menimbulkan bahaya yang lebih besar memecah-belah UMMAT ISLAM yang sudah terlanjur PECAH-BELAH ini….

    coba liat bagaimana TALIBAN menyandeera MISIONARIS KRISTEN KOREA!!! itu adalah sesuatu yang lebih berharga ketimbang memmbuat situs pemecah ummat ISLAM…wahabi mampu ga melakukan hal seperti yang dilakukan TALIBAN itu???
    tapi aneh bin ajaib, kenapa kok pemerintah SAUDI yang WAHABI justeru ikut aktif membantu AMERIKA KAFIR untuk memmberantas ALQAEDA dan TALIBAN serta USAMAH padahal mereka itu membela ISLAM????
    aneh ya…..
    ato WAHABI ini udah masuk kelompok itu???dan berusaha mencari kelemahan ISLAM untuk memecah-belah ummat ISLAM????

    ngaku aja!ngaku aja!ngaku aja!

    TOLONG SITUS WAHABI JAWAB TULISANKU INI YA!!!

    KALO TIDAK DIJAWAB, BERARTI MEMANG BENAR JADI AGEN CIA, DAN BENER JADI ANTEK-ANTEK MISIONARIS…….

  14. Betul betul pendapat Mister Musa Berbulu Tangkis …… hehehe silakan saja para wahabi itu ber mubahalah seperti pada Al-Imran-61, karena yang dituduh-tuduh oleh si wahabi ini meliputi semua madzab sunni dan syi’ah :1. Kaum sunni Indonesia di syirik-syirik-kan 2. Syi’ah di hujat dengan kata-2 kotor (Musang berbulu serigala) wah pokok-nya wahabi ini kayak orang islam nomor wahid lah !!!
    Wahai wahabi yang didanai oleh amerikiya dan isroil, bermubahalah-lah sendirian, tidak usah ada saksi, masuk kamar dan bermubahalah-lah dengan kata-2 berikut :
    SAYA BERSUMPAH DEMI ALLAH YANG MENGGENGGAM JIWAKU, BAHWA SEMUA UMMAT SUNNI INDONESIA, SYI’AH IRAN ADALAH UMMAT YANG TERCELA DAN SEMUA AKAN MASUK NERAKA !!! YAAA ALLAH KALAU SUMPAHKU BENAR MAKA MUSNAHKANLAH UMMAT-2 YANG KUSEBUT TADI, DAN KALAU SUMPAHKU SALAH MAKA CABUTLAH NYAWAKU, ANAK-2KU ISTRIKU DAN KUTUKLAH SEMUA KETURUNANKU …….
    Beranikah wahai wahabial-albani-al-arloji-alamerika-al-israil ???
    Beranikah kalian mengucapkan mubahalah diatas ???? Kalau anda berani, insya-Allah kalian akan terlaknat, dan kalau kalian tidak berani bermubahalah seperti kata-kata diatas maka julukan yang pantas untuk anda adalah WABABI-WABABI-AL AMERIKA-AL-SAUD-AL-ALBANI-AL-LAKNATULLAH

  15. WAAAHAAABIIII !!!! WAA- BABIIII – WABABIIII , WABABIII, SESUNGGUHNYA BABI ITU HARAM KARENA BABI ITU DULUNYA ADALAH MANUSIA YANG DILAKNAT ( AL-MAIDAH-60 ) KALIAN PARA WAHABI …. MASYA-ALLAH DENGAN SENGAJA MEMECAH BELAH ISLAM YANG SUDAH BERKEPING-KEPING …… TINDAKAN ANDA SAMA DENGAN PARA BABI-BABI YANG DULUNYA MANUSIA DAN DILAKNAT OLEH ALLAH …… ANDA BUKAN KAFIRIIINNNN ???? TAPI ANDA ADALAH MUNAFIQUUUNNN,, YANG SANGAT SULIT BAGI KITA MUSLIM, MUKMIN UNTUK MEMBEDAKAN MANA KAWAN-DAN MANA LAWAN ????

  16. SALAM UNTUK MAS TOTONG

    mas,jangan langsung bilang BABI ya!!!
    yang halus caranya!!!!
    coba baca dibawah ini!!!!

    dulu ketika SALMAN RUSYDI menghujat AL-QUR’AN dengan setranic verses atau AYAT-AYAT SETANNYA, saudi sebagai BIANG WAHABI tidak bergeming sedikit-pun, ga ada pembelaan yang membela al-Qur’an…

    malah yang paling membela al-Qur’an adalah ORANG SYI’AH IRAN yang sering dihujat WAHABI.IRAN dengan tegas membuat sayembara BARANG SIAPA YANG DAPAT MEMBUNUH SALMAN RUSYDI akan diberi HADIAH…

    tapi SAUDI yang WAHABI kok diammm seakan sependapat dengan SALAMAN RUSYDI?????
    menurut mereka PEBUATAN SALMAN itu suatu hal yang biasaaaaa gituuuu,ato memang WAHABI TAKUT sama KUFFAR INGGERIS???

    kasian ya WAHABI……TAKUT MA INGGERISSS
    kenapa ga TAKUT MA ALLAH SWT. AJA????
    trus APA BUKAN ITU YANG NAMANYA SYIRIK HAQIQI????
    TAKUT PADA SELAIN ALLAH….
    WAHABI jadi SYIRIK BENERAN DECHHHHHH….

    trus ketika muncul KARIKATUR yang menghina RASULULLAH,,,
    WAHABI juga diaaaammmmmm…
    lagi lagi yang getol membela RASULULLAH adalah ORANG SYIAH IRAN….

    selanjutnya baru-baru ketika PEMERINTAH INGGERIS memberikan gelar KEBANGSAWANAN kepada SALAMAN RUSYDI,,WAHABI SAUDI diam JUGAA, ga ada reaksi ato komentar resmi dari pemerintah wahabi….
    LAGI-LAGI yang paling membela adalah ORANG SYIAH IRAN….

    ANEEEEEEHHHHH BANGET GITU LHOOOOOOO…..

    KAYAKNYA ADA APA DIBALIK JUBAH PARA ULAMA WAHABI ITU GITUUUU…

    Tapi misal jika AMERIKA dan SEKUTUNYA INGIN menghancurkan negara MUSLIM seperti IRAQ,IRAN atau AFGANISTAN,,,justeru para ULAMA WAHABI itu MENGELUARKAN FATWA bolehnya kaum KAFIR tersebut difasilitasi dengan pangkalan tempur yang memmadai agar memudahkan mereka menghancurkan ISLAM..
    fatwa ini MUCUL seperti saat KUFFAR AMERIKA ingin mengempur IRAQ, saat itu yang mengeluarkan fatwa adalah ULAMA WAHABI,tapi ga usah saya sebut namanya.fatwa tersebut menimbulkan reaksi dari ULAMA NON-WAHABI dan SYIAH dengan menyuruh supaya MULUT ULAMA WAHABI yang mengeluarkan fatwa tersebut DIBASUH 6 KALI DENGAN AIR SUCI DITAMBAH 1 KALI DENGAN TANAH, KARENA ULAMA NON-WAHABI DAN SYIAH menganggap mulut itu NA’JIZ MUGALAZAH).

    udah ahhh…
    situs ini ditutup aja!!!!!
    kasian ummat ISLAM udah PECAHHHHH
    malah mau dicabik-cabik lagi OLEH CIA melalui sekutunya;WAH-abii

  17. Assalamu’alaikum…

    untuk mas-mas…ini adalah tulisan tentang bacaan qumut…adapaun tulisan di atas adalah satu dari pendapat ttg qunut subuh, silakan jika berbeda pendapat, bantahlah dengan benar dan disertai hujjan, adapun mengenai topik tentang wahabi, silakan pindah ke kategori atau halaman lain….kami tunggu…

    syukran…

  18. ASSALAMUALAIKUM Untuk Mas Musa Berbulu Tangkis ….. maaf saya menyebut nama anda dengan Musa karena waktu kecil dulu saya pernah dicakar sama musang hehehe ….. Mari kita diskusikan via – email untuk bersama sama menahan serangan si wababi ini …. karena setelah kita renungkan pola mereka seperti SNOUCK HORGRONYE …

    ini email saya : timbernusa@plasa.com ….

    WASSALAAMUALAIKUM WR WB

  19. Wahai Abu Gendam, please to ask your opinion, I think You’re the wababi’s staff is very clever to junk the Al-Qur’an and Hadits.
    Please ask your stupid opinion

  20. hey bung ane sedikit ngoceh yaeeeh… ane dari group MATA ATTHILBAB…. bise ente liat dech blog kite biar ente pade danta’ bro…

    nih ocehan ane :
    “Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya ikhtilaf diantara para ulama, namun perbedaan tersebut secara sepintas dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
    1. sebab yang meliputi Al Qur’an dan Hadits. sebAb ini berpangkal dari suatu kenyataan bahwa bahasa arab memiliki keunikan tersendiri dibandingkan bahsa lain. dalam bahasa yang nota-bene adalah bahasa Al Qur’an dan Al Hadits, terdapat cukup banyak lafadz yang mempunyai dua arti secara bersamaan (Al Lafdzu al Musytarak). sebagai contoh al Quru’ (coba ente liat semua qomus dan tafsir jangan terjemehan tong “eit dah yah”.
    2. sebab karena perbedaan Ulama bahasa (ahli lughoh) tentang kaidah-kaidah bahasa arab seperti “Auw” ada yang bermakna “takhyier” ada pula bermakna “taqsiem” dsb.
    3. memandang status hadits yang dikumpulkan pada zaman kholifah Umar ibnu Abd. Aziz dinasti Umawiyyah. ada yang mehyatakan dizaman itu dengan sebutan “ini hadits shohih” “ini hadits dhoif” lantaran para ulama masa itu yang tercatat sebagai ahli hadits kian banyak dan mereka pun memiliki jalur yang berbeda.
    4. kaidah ushuliyah yang tidak seragam, apakh itu amar atau nahyi
    5 yang kelima sangat kita takutkan disebabkan karena kepentingan golongan dan kebutuhan akan hukum dan menghukumi terlebih yang lebih parah jika sudah taklid golongan yang merasa lebih benar sampai tidak mau tegur sapa dan memaki saudara semuslim (lihat AlAhkam yataghoyyaru bi taghayyuri al ahwali wal amkati wal al azmati)

    nah masalah tentang QUNUT nih coba ente pade cari dan baca lalu tanyakan kebeberapa ulama besar tanpa melihat golongan dulu atau berdasarkan ente dari faham mane tong :
    1. lihatlah ahdits ABI MALIK ; Sa’ad ibnu thoriq al asja’ei yang diriwayatkan oleh imam Ahmad (berani ente bid’ahkan tuh imam kah) dan imam at turmudzi dan imam ibnu majah (hadits riwayat khomsah kecuali imam abu dawud)dalam kitab nailul author 2/385
    2. bandingkan dengan hadits Abdulloh ibnu abbas r.a yang diriwayatkan lagi oleh imam abu dawud dan imam ahmad dalam kitab bulughul-amaanii 3/307-308.
    3. lalu hadits abu malik dari sa’ad lagi yang dirawayatkan oleh an-nasaie (nailul author 2/274)
    4. lalu liat hadits hasan ibnu ali r.a yang dirawayatkan oleh iamam al khomsah, imam thobrony dan al baihaqie dan an-nasaie juga dalam kitab bulughul-amaanii 3/310-311

    anehnya hadits 1 dan 2 andil dari imam ahmad (hadits 1 membid’ahkan dan hadits 2 sangat membaguskan qunut) lalu hadits 3 dan 4 juga andil dari annasaie (3 membid’ahkan dan 4 membaguskan menganjurkan berdasarkan dari rosululloh) nah sekarang siapakh yang benar “menurut saya para ulama tersebut sangatlah benar hanya kita yang terlalu bodoh mengartikan secara kasar tanpa belajar asbabul wurudul hadits dan belajar kepada ahli hadits terhadap ilmu diroyah dan ilmu riwayat bagaimanakah perkataan dalam sabda nabi itu jatuh dan terjadi terhadap sikon yang bagaimana dan apakah maksud dari kejadian tersebut…nah jangan juga kita malah memahami tanpa mencoba melalang buana hanya lewat internet kenapa kita tidak bertanya kepada Assyaikh al imam ahmad al maliky bin alm syaikh imam muhammad al maliky lalu kenapa juga kita tidak bertanya kepada mufti mekkah syaikh al imam jumu’ah atau kita bertanya langsung kepada syaikh abdulloh bin baz dan keturunannya lalu kenapa juga kita tidak belajar dengan para ulama dan habaib di indonesia atau mungkin kita belum pernah merasakan akibat dari mencerca satu pihak yang belum tentu salah di indonesia sangatlah banyak ulama dan habaib yang sangat berilmu tapi mereka berkah hidup apakah kita merasa pintar dan mereka dijempol kaki anda “haaaa itu merupakan sikap dajjal bung”…….aneh coba kasih ente pade referensi yah nih coba ente beli lalu ngaji mantiq-balaghoh-nahwu shorof (dengan semua unsur kitab-kitabnya)
    1. fath al bary bi syarhi shohih bukhori
    2. shohih muslim
    3. syarah az zarqony ala muwattho’ imam malik.
    4. tanwir al hawaik syarh ala muwatho’ imam malik
    5. aunu-l ma’bud syarh sunan abi dawud
    6. sunan abi dawud.
    7. tuhfah al ahwadzi bi syarhi jami atturmudzi
    8. sunan annasaie.
    9.sunan ibnu majah
    10. nail al author syarh muntaqo al akhbar
    11. subulus salam syarh bulughul maram
    12. zaad al ma’ad
    13. al majmu’ syarh al muhadzdzab assyafi’i
    14. al mughny li bani al qudamah.

    wah banyak lagi dah nah kitab nahwunye ente baca yang ringan neh ;
    1. jurmiyah
    2. imriti
    3. kitab nahwu ibnu malik

    nah mamet bace yehhh kalo ente kage ngarti pisan ente nganjok kepesantren aje dulu yeh baru ngebanyol tentang bid’ah bid’ah….. wassalam

  21. Who should I give my love to?
    My respect and my honor to
    Who should I pay good mind to?
    Who should I take good care of?
    Giving all my love
    Who should I think most of?
    Who should I stay rigt close to?
    Listen most to
    Never say no to
    After Allah
    And Rasulullah

    The Answer…

    Its your MOTHER

    Cause who used to hold you
    And clean you and clothes you
    Who used to feed you?
    And always be with you
    When you were sick
    Stay up all night
    Holding you tight
    That’s right no other
    Your mother

    Cause who used to hear you
    Before you could talk
    Who used to hold you?
    Before you could walk
    And when you fell who picked you up
    Clean your cut
    No one but your mother

    Cause who used to hug you
    And buy you new clothes
    Comb your hair
    And blow your nose
    And when

  22. Hey Wahabi! Who are you??????

  23. QUNUT NUQUT TUNUQ UNTUQ QUTNU podo wae yg penting sholat, jangan pelit, jangan ndeso, tidak usah berMADZHAB

  24. Setiap orang beribadah sesuai dengan pengetahuan yang diyakininya benar. Setiap orang berhak mengemukakan pengetahuan yang diyakininya tersebut. Tapi tidak kemudian memaksakan apa yang diyakininya, atau membenci orang yang berbeda. Sesungguhnya dakwah itu urusan manusia, tetapi hidayah itu urusan Alloh. Jadi sampaikan saja, tidak perlu memaksa atau membenci. Berdoa saja yang baik, agar kita semua mendapat hidayah, mendapatkan jalan menuju ridlo-Nya.

    Yang memecah belah kita sesungguhnya adalah karena kita tidak siap untuk berbeda … padahal Tuhan kita satu, dan agama kita satu. Ingatlah, jalan menuju-Nya itu satu, tetapi bisa disisi mana saja. Jangan heran dan tidak menerima jika setiap orang menempuh jalan yang berbeda menuju Tuhannya. Heranlah dengan mereka yang belum berjalan menuju Tuhan-Nya.

    Dan jangan pula merasa heran jika amal kita yang dianggap baik, ternyata belum baik bagi orang lain … apakah karena ia di atas atau di bawah kita. Berjalan sajalah menuju-Nya, dengan ketenangan karena jalan kita bersandar kepada ilmu dan iman yang kuat. Sungguh perbaikan dan keyakinan itu tidak dapat kita dapatkan tanpa melihat perbedaan dan alasan. Maka bersyukurlah dengan perbedaan, karena semua itu rahmat-Nya.

    • SETUJU…!!!! Jangan biasakan menilai iman dan amal seseorang karena itu adalah URUSAN ALLAH. Semua amal ibadah pada dasarnya ditujukan pada PENYEMPURNAAN AKHLAK YANG MULIA. Ini yang diinginkan oleh ISLAM, sehingga Islam benar-benar menjadi Rahmatan lil “Alamiin. Mari kita bersatu itu yang penting!!!. Mulai sekarang mari kita bikin barisan, bukan untuk apa-apa, bukan untuk mengalahkan Amerika dan antek-anteknya. Tetapi untuk membuat persatuan ummat yang sudah terpecah-pecah ini baik secara Nasional maupun Internasional dalam SATU JAMA’AH & SATU TUJUAN ke dalam apa yang disebut-sebut oleh Rasul sebagai AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH. Saya menyerukan kepada seluruh ummat Islam melalui situs ini bersatulah kita maka kita akan kuat. JIKA UMMAT ISLAM TERUTAMA PEMIMPIN-PEMIMPINNYA SUDAH BERAKHLAKUL KARIMAH MAKA IA OTOMATIS AKAN MEMIMPIN DUNIA. PERCAYALAH!!!!! PERCAYALAH WAHAI SAUDARA-SAUDARAKU!!!.
      Mari kita hentikan gontok-gontokan diantara kita. Seolah kita lebih faham agama dari yang lain, seolah ilmu nahwu dan sorof kita lebih hebat, entah ilmu apalagi segudang ilmu Islam kita punya. Begitu terus yang terjadi pada setiap penganut aliran dan mazhab dewasa ini. Yang betul adalah kita pelajari semua mazhab dan aliran yang ada terus KITA BERJAMA’AH

    • SETUJU…!!!! Jangan biasakan menilai iman dan amal seseorang karena itu adalah URUSAN ALLAH. Semua amal ibadah pada dasarnya ditujukan pada PENYEMPURNAAN AKHLAK YANG MULIA. Ini yang diinginkan oleh ISLAM, sehingga Islam benar-benar menjadi Rahmatan lil “Alamiin. Mari kita bersatu, itu yang penting!!!. Mulai sekarang mari kita rapatkan barisan, bukan untuk apa-apa, bukan untuk mengalahkan Amerika dan antek-anteknya. Tetapi untuk membuat persatuan ummat yang sudah terpecah-pecah ini baik secara Nasional maupun Internasional dalam SATU JAMA’AH & SATU TUJUAN ke dalam apa yang disebut-sebut oleh Rasul sebagai AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH. Saya menyerukan kepada seluruh ummat Islam melalui situs ini bersatulah kita maka kita akan kuat. JIKA UMMAT ISLAM TERUTAMA PEMIMPIN-PEMIMPINNYA SUDAH BERAKHLAKUL KARIMAH MAKA IA OTOMATIS ISLAM AKAN MEMIMPIN DUNIA. PERCAYALAH!!!!!
      Mari kita hentikan gontok-gontokan diantara kita. Seolah kita lebih faham agama dari yang lain, seolah ilmu nahwu dan sorof kita lebih hebat, entah ilmu apalagi segudang ilmu Islam kita punya. Begitu terus yang terjadi pada setiap penganut aliran dan mazhab dewasa ini. Menurut saya, yang betul adalah mari kita pelajari semua mazhab dan aliran yang ada dan terus mari KITA BERJAMA’AH, dan kita tengok Alqu’an dan Hadits, teruus kita kaji dan simpulkan mana yang betul dan salah; mana yang baik dan kurang baik; dst-nya; TERUUUUS…. silahkan dan mari kita jalankan apa yang kita yakini masing-masing dan selalu jaga bahwa kita tetap dalam satu jama’ah tadi….. SAYA JAMIN PASTI BUMI DAN LANGIT INDONESIA AKAN SEJUK, AMAN DAN DAMAI KARENA BERLIMPAHNYA RAHMAT ALLAH.

      Kesimpulan saya :
      1. Tuntutlah ilmu dunia & akhirat sebanyak-banyaknya
      2. Mari kita rapatkan dalam satu barisan Ahlussunnah wal Jama’ah
      3. Berakhlakul karimah dengan meneladani Rasul (bukan cuma meniru jenggotnya saja – tapi upayakan seluruhnya) (bukankah Rasulullah itu Al-Qur’an berjalan? berarti…? tafsir Al-Qur’an ada pada diri Rasul? renungkanlah!!! Anda akan menyaksikan betapa hebat dan dinamisnya Al-Qur’an itu!!! tidak kaku seperti apa yang sering kata buat-buat!!, tidak sesempit dan sedangkal yang sering kita perdebatkan!)
      4. Apapun yang dilakukan LILLAHI TA’ALAH

      Apabila keempat unsur diatas kita lakukan SECARA BERSAMA-SAMA…. maka tak perlu kita berkoar-koar meneriakkan bahwa Islam Rahmatan Lil ‘Alamin!? karena ia sudah jalan dengan sendirinya. Tak bakal ada tuduhan bahwa Islam teroris, tak bakal ada gerakan-gerakan Islam radikal ataupun sesat. Mungkin pula tak akan ada gerakan DI, TII dan NII yang menghebohkan dunia Islam, kita sendiri!!!??? YANG AKAN ADA….. HANYALAH ISLAM AKAN MEMIMPIN DUNIA KARENA AKHLAKUL KARIMAHNYA…… IA AKAN OTOMATIS MEMIMPIN….. IA AKAN DIDESAK DAN DIPERLUKAN UNTUK MENGATUR DUNIA YANG SUDAH KACAW BALAW INI…..

  25. saya juga heran nih… Rasulullah kan shalat malam waktu
    Ramadhan cuma beberapa hari… setelah itu tidak…
    kenapa, ya…? kok semua orang Islam melaksanakannya terus…?

    kan Rasul takut kalau itu dianggap wajib…?
    jadi, harusnya spt komentar yang punya situs ini, dong…

    kita harus jarang-jarang tarawih… persis seperti Nabi…
    juga tidak boleh jama’ah… persis seperti Nabi…

    apa begitu…?

  26. Shalat Shubuh.
    Mengapa urgensi sholat shubuh -sebagaimana lafadz adzan “Asshalatu khairun min an naum” – “hanya” setingkat di atas tidur. Jadi, lebih baik sholat daripada tidur.Mengapa sholat, suatu aktivitas superpenting dalam Islam hanya nilainya hanya “lebih baik” daripada tidur?

  27. saya orang bodoh yg lagi nyari bacaan qunut dan artinya, kok malah yg ditampilkan perdebatan khilafiyah.

  28. He..he..yang punya situs koq gak ada jawaban ya…Mungkin lagi cari buku buat nyanggah..Atau lagi pada rapat dengan CIA..

    Tapi aq heran nih, koq mas Wahabi selalu bicara tentang Bid’ah aja ya. Atau mungkin waktu sekolah agama, beliau itu ambil jurusan Bid’ah kali…

  29. wahabi………wababi….wababi!!!!!!
    korang manusia yang dilaknat Allah!!!!!

  30. @silver_girlz
    wahabi itu apa sih?

  31. Indonesia emang pantes ancur, soalnya yang mengajak pada kebenaran dihinakan tapi yang mengajak pada maksiat diikuti..Ana heran jangan2 yang mulutnya kotor suka mengumpat adalah orang2 tanpa ilmu agama, yang shalatnya lalai, jarang baca AL-QUR’AN tapi bersikap layaknya pembela persatuan umat..Wahai antum semua, kalo memang tidak pernah dicontohkan qunut oleh Rasulullah, maka ya jangan mengada2kan! Bekerja pun kalo tak sesuai job des dan SOP bisa ana pecat,apalagi dalam hal agama, mengada2 ya tertolak amalnya..Ana pesan aja ma Abu Ghonam pemilik ini arena diskusi, lebih baek dihapus aja dari dunia maya ni arena debat tanpa ilmu, biarkan sajalah orang2 yang tlah merasa cukup dengan agamanya, biarkanlah mereka dengan kebodohannya..Berpalinglah dari mereka, biarlah ALLAH yang menentukan apa yang terbaik untuk para PENOLAK KEBENARAN..! Masih banyak orang yang tertarik dengan kebenaran diinul islam, tinggalkanlah mereka layaknya Rasul saw yang ditegur ALLAH yg mana Rasul saw sempat lebih mementingkan para pembesar quraisy yang merasa cukup dalan agamanya, padahal telah datang seorang buta Abdullah ibnu ummi maktum yang begitu tertarik memperdalam islam, baca surah ‘ABASA..sudahlah tinggalkan debat tanpa manfaat kayak gni, ana liat di semua tulisan, banyak komentar yang menghinakan islam itu sendiri dari orang2 itu juga, yang keimanannya sangat dipertanyakan? Sudahlah dakwah antum udah cukup baik, semoga ALLAH memberi pahala jika anta ikhlas. amiin..Wassalamu’alaikum wr. wb.

  32. hemm….

    assalamu’alaikum
    ‘alal muslimin wal muslimah…!!

    udah2 ajah atuh kalo begini terus maah kaga ada ujungnyaah…!

    COba pikir2 sebentar,
    udah banyak nikmat dan tanda2 akan keAgungan Allah SWT
    yg ditunjukin disekitar kita

    Gak usah ribut2 Ngebahas BLA2… tentang Qunut…lagih!

    Liat tetangga sebelah
    Dia UDAH NYAMPE KE BULAN
    ya ALLAH…!! KITA MASIH DISINI NGOMONGIN QUNUT??

    mo sampe kapan lagi kita bersatu
    dan NGEBENTUK NEGERA YG BENER…
    klo dr Sini ajah, udah pada keliatan…

    inget2…!!
    Allah Maha Melihat
    dan Para Malaikat Sedang Mencatat…!!

    Pilih2 yg bener
    dan Prioritas kan yg bener…
    inget…PRIORITAS kan… mana2 yg BENER…!! dn memang perlu didahulukan…!!

    sukron
    affwan…

  33. masing2 tepat di kategori ini punya masalahnya masing2…adapun jika kita meributkan qunut tiadaklah mengapa, ini demi ilmu meskipun kecil di mata anda, tetapi seksil2nya imu adalah besar pahalanya di sisi Allah jika anda mengetahuinya….

  34. ajaran org2 salafy bagus2 semua! cuman satu yg gk bagus: merasa dirinya bener, org lain pasti salah akhirnya ngejelek2in org yg gk sependapat dgn die. Susah kalo di pikirannya gue yg bener, elu yg salah… yg ada salafy ribut aje ame org..

  35. ass…. saudaraQ semua janganlah perbedaan pendapat ini memecah ukhuah islamiyah kita semestinya yang kita waspadai adalah faham islam liberal yang membawa pemahaman baru dan bebas tentang agama islam.

  36. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
    an nisa 59

  37. 4 imam mazhab pernah mengatakan bahwa seandaianya ada pendapat2 mereka yang bertentangan dengan sunnah rasul, mereka meminta ummat agar meninggalkan pendapat mereka

  38. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. al imran 103

  39. Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. al israa 36

    ayat ini memberi pesan kepada kita agar tidak mengikuti pendapat seseorang tanpa tahu ilmu nya. tanpa tau apakah para rasulullah, sahabat, tabiin dan tabiut tabiin pernah melakukannya atau tidak.

    kalopun ada haditsnya, cari tahu dulu apakah sanad hadits tersebut shahis atau tidak. karena banyak sekali hadits2 palsu yang beredar di masyarakat.

    sebelum kita yakin terhadap sesuatu, cari tahu dulu ilmunya. semoga kita tidak termasuk orang2 yang tersesat.

    sekian semoga bermanfaat.

  40. numpang lewat aja. lagi-lagi kalau posting jangan asal deh. masa qunut dibilang bid’ah. makanya kalau belajar agama itu dasarnya yang ikhlas jangan ada kepentingan macem-macem. saya yakin ulama’ sunni yang hidup apa adanya tanpa kepentingan jauh lebih ikhlas. saya gak tahu apa motif orang-orang yang suka bilang ini bid’ah itu bid’ah dengan dasar yang mengada-ada aja. untuk hal seperti ini gak usah diperdebatkan panjang lebar.

    setahu saya cara sholat cara beribadah orang muslim indonesia sejak jaman islam masuk dibawa oleh almaghfur lahum walisongo ya seperti yang diamalkan masyarakat kita pada umumnya. nah baru-baru ini aja ada oknum yang belagak sok tahu tapi sebenernya kosong mplompong baru belajar agama kemarin sore, yang juga pastinya diboncengi kepentingan-kepentingan mengemukakan hal-hal yang aneh-aneh. yang paling aneh nih ya, kalau disimpulkan dasaenya cuman satu, yaitu ASAL BEDA dengan yang umum di masyarakat. kalau umumnya orang-orang shubuh pakai qunut ya, biar beda gak pakai qunut. umumnya adzan jum’at 2 kali ya, biar beda 1 kali aja deh. dan banyak lagi contohnya. Yang masih hangat tuh, lebaran idul fithri, pokoknya asal beda deh. kalau yang terakhir ini, bisa kebayang coba kalau seperti itu, bisa-bisa wuquf di arofah besok jadi 2 hari. orang-orang yang aneh.

    nah kesimpulannya apa, tolonglah bapak-bapak yang merasa pada pinter-pinter ini, tolong kalau mengemukakan pendapat jangan didasari kepentingan pribadi atau kelompok, dilihat dulu kondisi masyarakat sekitar kita itu seperti apa. kalau qur’an dan hadist sih semua orang sudah pada pandai. kecuali dasar hukum itu sudah berubah : 1. Al Quran 2. As sunnah 3. As Al Beda.

    Gitu aja ah udah panjang .. Salam untuk semua

  41. Ya kalau nabi pernah qunut ya qunut boleh dong wong tidak ada larangan qunut dan mestinya kalau qunut itu doa ya bolah boleh saja dan dapat pahala karena bukan untuk menentang nabi dan mestinya melaksanakan qunut juga tidak menganggap wajib

  42. Betul mas hazdiq, qunut bolah boleh, tapi ingat nabi qunut tidak disetiap sholat subuh lho. Thinks simple aja

  43. nah kalau mas topix pernah belajar ushul fiqih, itu adalah dalil atau alasan baca do’a qunut hukumnya sunnah, alias kalau ente ngerjakan dapet pahala kalau gak ya gak ape-ape. kesimpulannya baca do’a qunut itu bukan bid’ah. kalau masih bilang do’a qunut bid’ah musti dijitak kepalanye n digunduli jenggotnye nyang cuman dua..

    • Betul bruer, orang-orang yang sok bener inih yang bikin islam hancur.

  44. qunut subuh adalah ijtihadnya Imam Syaf’ie.
    Harap yang belum bisa berijtihad tenang dan DIAM.
    Anda semua juga perlu menghormati bahwa ini adalah hasil ijtihad, jangan dianggap bid’ah.
    Beliau pake dalil isti_nas, jadi kalau salah masih tidak apa2, seperti halnya tentang menentukan masafah qoshor, 40 orang ahlul jum’ah dll.

  45. assalamualaikum wr wb

    saudara2 semua…..
    “kebenaran kita berkemungkinan salah…. kesalahan mereka berkemungkinan benar”

    adakah saudara2 yang sedang berdiskusi…eh tepatnya berdebat tidak ingin saling bertukar pendapat dengan santun…. tidak dengan saling menghina dan menghujat satu dengan yang lain… lha wong sesama muslim ini kan sebenarnya bersaudara… baik itu yang berfaham wahabi maupun non wahabi…. mbok ya kita itu mesti ingat, RasuluLluaH SAW jika berdebat mengajarkan kepada kita harus dengan baik… padahal pas jaman beliau itu berdebatnya dengan Non muslim. Nah, kita yang mengaku umat beliau ini kok malah ndak mau niru…. padahal yang saling diajak bicara ini sama2 umat beliau….
    ayo kita sama2 belajar…. tanpa saling menjelek2an sesama saudara….
    wassalamualaikum wr wb

  46. Umat Islam sekarang tidak mahu lagi membicarakan yang mana satu hadis soheh/batil/mungkar dll. Cukup bagi mereka bertaqlid dengan satu Imam mazhab sahaja. Sekiranya ada hujah walaupun yang lebih soheh menentang pendapat Imam mazhab mereka, maka ia menjadi satu penghinaan yang amat besar terhadap golongan mereka.
    Bagi mereka biarlah yang paling soheh ditutup bagi memuaskan hati majoriti dengan mengikut amalan sejak turun- temurun.
    Jangan cuba dibetulkan. Jika dibicarakan, maka seolah-olah Imam mazhab mereka dikafirkan. Sedangkan kelemahan Imam mazhab kita semua merupakan lumrah ke atas manusia biasa (bukan maksum seperti Rasulullah s.a.w).
    Para imam juga telah dianggap maksum. Seolah-olah hadith-hadith yang paling soheh akan terbatal dengan ijtihad Imam mazhab. Walaupun ada tiga mazhab lain menyatakan amalan tersebut tidak tepat tetapi pendapat Imam yang satu juga akan dianggap paling tepat. Begitulah lumrah manusia.
    Sekiranya sekali sahaja solat subuh ditinggalkan doa qunut, maka akan dikatakan kita menghina pendapat imam mereka. Akan dikatakan Wahabbi !!! Kenapa tidak dikatakan Hambali.
    Apabila orang Asia Tenggara mengamalkan ibadah mengikut mazhab lain daripada mazhab Syafie……terus di cop Wahabbi. Seolah-olah ada dua mazhab sahaja iaitu Syafie dan Wahabbi. Mana perginya mazhab-mazhab yang lain.
    Apakah Wahabbi tidak mengiktiraf semua fatwa dari hadis soheh yang dikeluarkan oleh Imam Syafie?
    Bagi mereka, jangan cuba mengeluarkan fatwa imam Mazhab yang lain di tanah air mereka. Sebab ini merupakan tanah air bagi pengikut Imam Mazhab mereka sahaja. Pendapat imam Mazhab lain tidak boleh diumumkan pada khalayak ramai kerana takut nanti akan menjadi pengikut Amerika.
    Bagaimana pula di Mekah boleh ada kuliah-kuliah dari 4 mazhab? Apakah Wahabbi sesat lagi menyesatkan dengan membenarkan kuliah-kuliah tersebut?
    Bagi umat Islam di Asia Tenggara…..jangan cuba mencari/beramal dengan hadis yang paling soheh kerana anda akan dicop sebagai Wahabbi dan akan digelar babi. Sedangkan ulama besar lagi digelarkan babi…inikan pula orang awam seperti saya. Waduhhhhhhhh dunia…….. aku juga akan digelar babi hutan sekiranya cuba mencari kebenaran.

  47. Ass,
    Kasihan….! Kasihan…!.Kasihan…!.
    Katanya seiman…! Tapi kok selalu mencari perbedaan..!
    Mari kita hindarkan “mencari perbedaan”, karena itu tujuan orang yang tidak suka “Islam”, sebaliknya, marilah kita cari persamaan

  48. Perbedaan pendapat itu gak bisa dihindarkan.
    Sebagai manusia kita punya akal pikiran yg lebih dari makhluk lain.
    Bersikap kritis adalah hal yg bagus, tapi harus dg ilmu, karena itu fitrah menggunakan akal.
    Menyedihkan memang melihat komentar2 yg spt menghina.
    Apalagi ini masalah agama, lalu menghina saudaranya sendiri.
    Belajarlah dari sejarah kehancuran masa jaya Islam dulu.
    Hidup ini terlalu singkat untuk terpancing terlalu dalam pada masalah yg sebenarnya tidak terlalu penting.
    Kenapa?
    Hidup di dunia hanyalah bermain-main, akhirat adalah kehidupan sebenarnya.
    Manfaatkanlah dengan kedamaian, cinta dan kasih sayang sebanyak mungkin
    Seorang teman noni pernah dgn polos mendefinisikan org muslim sbg “orang yg merasa dirinya paling benar”
    Coba renungkan, benarkah?
    Banyaklah introspeksi, lalu belajarlah dari Islam yg sesungguhnya pernah dicontohkan Nabi Muhammad dalam hidupnya yg relatif singkat tapi menakjubkan!
    Orang-orang yg suka menjelekan orang lain maka sebenarnya dialah orang itu
    You are what you think, what you did…
    Be smart men!

  49. baca qunut bener,gak baca ya boleh2 aja,asal nt atu dasar2nya,yg gak gak bener kalo nt gak sholat subuh alias kawanan,dan yg lebih gak bener lagi kalo nt suka mencerca saudara seiman,apalagi mengkafirkan,coba contoh ini suatu ketika imam ahmad bin hambal kedatangan tamu yaitu gurunya sendiri imam syafi’i,maka ketika mereka shalat subuh berjamaah,imam ahmad menjadi imam salat dan beliau membaca qunut,selesai salat Syafi’i bertanya mengapa kau membaca qunut padahal menurutmu itu bukan sunnah muakkadah?maka beliau menjawab ini semua demi menghormati pendapatmu bahwa membaca qunut itu adalah sunnah muakkadah,jadi kalau para imam madzhab saja seperti itu,kenapa kita yg goblok2 ini gak mau toleransi?

  50. Kalau Shalat Shubuh pakai Qunut batal nggak shalatnya?, sah atau tidak?

  51. Orang ramai masih berselisih pendapat kerana ‘ulama’ tidak mahu mengeluarkan pendapat berlandaskan hadis & al-quran,,,, Mereka bercakap hanya di atas pentas politik….. maka…. ini lah akibatnya…… qunut satu hal…. dan beribu2 hal lagi yang masih org awam berselisih pendapat…..

    Bagaimana ini terjadi iaitu ;…. islam di malaysia tidak sama dengan Indonisia, juga di Arab Saudi, juga di Mesir, juga dimana2 ada org islam… sedangkan kita membaca dan menghayati alquran yang bacaan dan maksudnya yang sama, juga dengan hadis2…

    Kenapa ya?…

  52. Qunut itu adalah do’a kan ya ?

    Meurut saya sih kalo do’a ya sudah pasti baik dong..?
    dan do’a kan munajat/meminta kepada Allah swt …

    Ada gak sih dalil yang mengharamkan/melarang kita untuk berdo’a pada Allah?

    Jangankan sehabis ruku didalam shalat…. diluar shalatpun kitapun boleh untuk berdo’a

    Kalo saya pikir sih, ini kepinteran kali ya dalam mengkaji ilmu jadi selalu memakai akal pikiran dalam mengkaji ilmu2 Allah. Tanpa dibarengi dengan jiwa/hati.

    Alhasil hanya selalu memberi makan akal dgn dalil2 yang seharusnya tidak terlalu jauh/over teliti yang menjadikan hati atau jiwanya malah kosong.

    Akal dan jiwa kan harus selaras dengan dalil2.
    Tapi jika akal doang yang selaras dengan dalil terus jiwanya kemana..? pasti akan jadi robot bukan jadi manusia.

    Dan jika jiwa doang yang selaras dengan dalil terus akalnya kemana..? pasti akan jadi hewan.

    Kesimpulan lebih bagus jadi robot(Benda Mati) apa jadi hewan(makhluk hidup).?
    Yang baik adalah yang dengan akal dan jiwanya selaras dengan ilmu Allah.

  53. Lau kaana khairan laa sabiquna awwalun
    “Seandainya perbuatan itu baik tentu para shahabat sudah melakukannya terlebih dulu”

    • Sahabat dari Bekasi…
      tahu dari mana kalau sahabat tidak ada satu pun yang melakukan ? apa ada buku khusus tentang perbuatan2 sahabat ????
      dan siapa bilang perbuatan mereka adalah dalil?
      jika dalil, pasti sesama mereka tidak saling berselisih pendapat sendiri… ya tho???
      dalil VS dalil jadinya….
      Kalau dalam istilah ilmu hadis namanya hadis munqothi’… lemah tanpa daya dalam pengambilan hukum
      Artinya perintah Rasululloh “iqtida’” pada para sahabat bukan dalam kerangka berdalil. tetapi sebagai qudwah hasanah… AKHLAQ.
      Sebab sabda Rasululloh mereka bagaikan bintang2 di langit (kan nujum).

      bila salah mohon dibenarkan

  54. Manhaj pengumpulan hadist jaman dahulu adalah mencari dasar hukum bagi amalan ibadah yang telah membudaya di masyarakat jadi kalo ada hadist dhaif bisa diterima asal bukan hadist palsu dan dhaifnya tdak keterlaluan. Setahu saya diantara periwayat hadist “qunut adalah amalan yg diada2kan” salah satu sanadnya ada org yang tidak dikenali. Jadi menolak hadist dhaif pun adalah tindakan yg salah karena menghlgkan hadist. Apa lagi menyamakan dngan hadist palsu

  55. apapun yang penting bagi umat ini ialah kembali kepada ajaran islam mengikut acuan al quran dan as sunnah yang dibawa oleh nabi muhammad s.a.w. Itulah yang cuba dipraktikkan oleh semua imam2 mazhab. imam2 bukanlah orang2 yang maksum. mereka bisa tersilap dlm ijtihad mereka maka apabila ada hadis sohih, ikutilah dan amalkannya walaupun bertentangan dengan pendapat imam. inilah yang diperjuangkan oleh semua imam2 muktabar. cuma kita aje yang jenisnya suka taklid sembrono tanpa ilmu dan tidak juga ingin menilai kebenaran walaupun kebenaran sudah datang didepan mata. makanya saya memyeru supaya kita berlapang dada dan buka pikiran kita seluas-luasnya untuk mengamalkan agama ini sesuai dengan al-quran dan sunnah nabi. Syarat bagi sesuatu amalan ibadah itu diterima ialah ia mesti dilakukan dengan iklas kerana Allah dan mesti mengikut petunjuk rasullullah s.a.w. SEBAIK-BAIK PERKATAAN ADALAH KALAMMULLAH DAN SEBAIK-BAIK PETUNJUK ADALAH PETUNJUK MUHAMMAD S.A.W

  56. Saya bukan Wahabi, bukan Syiah, bukan Sunni. Saya hanya orang Islam saja.

    Hah, nggak peduli mau wahabi, sunni, syiah, NU, Muhammadiyah, atau apalah… Islam cuma satu. Jangan fanatik terhadap kelompok2 semu yang awalnya berdiri atas kepentingan politik perebutan kekuasaan!

    Buat orang-orang yang dengan lucunya menggembar-gemborkan kata2 kotor (babi) di situs ini, ketahuilah, dengan ejekan seperti itu malah membuat kalian tidak lebih baik dari yang kalian ejek. Kalian sama saja.

  57. PAHAM KE MAZHABAN, PAHAM KESUKUAN, KE DAERAHAN DLL, MASIH MELEKAT DI OTAK KITA MASING-MASING….. MENGAPA MASING-MASING TIDAK BERSIKAP TASAMUH…….ASALKAN BUKAN TERMASUK MAKSIAT…. SNTAI AJA LAH….. ORANG YG QUNUT merasa PUNYA DALIL, ORANG YANG TIDAK QUNUT merasa DALILNYA LEMAH. …………….. KALAU YG QUNUT jelas-jelas TIDAK ADA DALILNYA…. itu namanya BID’AH……!!!! SALING BERSIKAP DEWASA LAH SEDIKIT…. JANGAN SO SO-AN…….

  58. ki do ngomong opoooo…, sholat ae durung jejek ko wes do kakean cangkem.
    pepatah mengatakan “Es Teh Gulo Batu, Kakean Ngoceh tapi Rak Duwe Ilmu”

  59. Nuwun sewu,
    Mbok ya sudah, yang subuhnya gak pake doa qunut monggo, yang pake qunut juga monggo.
    Gak usah saling menghujat, yang menentukan diterima tidaknya sholat kita bukan sampean-sampean, tapi Allah ta’ala.
    Wasalam,

  60. QUNUT ITU BED’AH !!!!
    NYANG BED’AH ITU SESAT ….
    NYANG SESAT MASOK NERAKA…

  61. Bagus nih…..makasih ya atas artikelnya

  62. mas… kalu pada pingin tau kebenaran sana mati aja dulu, tarkan tau yang bener yang mana…… he…he…he…

  63. bolehlah kalian yang ribut2 di situs ini pada kumpul trus…. mati bareng trus ceritain ada apa disana,…. tentunya lo harus hidup kembali..dong… trus disana juga loh harus pada ketemuan,…………… biar kalian2 tau siapa yang bener,……… dan gak saling ejek lagi,…………………

  64. Saudaraku seiman.
    Marilah kita ber-kata2 dengan cara yang dicontohkan Rosulullah SWA. Dalam Al Qur’an Allah berfirman ” Janganlah mengerjakan sesuatu ( Ibadah) bila kamu tidak punya ilmu akannya karena sesungguhnya mata , pendengaran dan hati kamu akan dimintakan pertanggungan jawab”. Tegasnya, jangan sekali-kali TAQLID apalagi taqlid buta. Bacalah, dengarkanlah, pelajarilah. kemudian simpulkanlah apakah anda perlu ber Qunut atau tidak. Yang penting b agi selalu ber Qunut setiap sholat subuh harus tahu dan yakin /jelas dasarnya mengapa harus ber Qunut, dan bagi yang tidak ber qunut harus tahu dasarnya dan yakin mengapa tidak ber Qunut. Hidup hanya sekali, bila terlanjur salah you never return. Dalam sebuah buku Biografi dan pemikiran Iman Syafii karangan Muhammad abu zarah dikatakan bahwa Imam malik lebih mengedepankan kebiasaan masyarakat Madinah dalam ber ibadah, dibanding dengan ijma ataupun hadist yang tidak layak dijadikan hujjah. Kebiasaan msyarakat Madinah lebih dekat dengan yang dilalkukan Rosulullah SAW dibanding kebiasaan kita yang tinggal di Indonesia. Saat ini memang zamannya banyak orang lebih mengedepankan pendapat para kiyai dibanding apa yang di lakukan oleh Rosulullah. Jangan lupa bahwa Imam Syafii sendiri pernah berkata bahwa apabila ada yang darinya tidak sesuai ataupun bertentangan dengan apa yang dilakukan atau diperintahklan oleh Rosulullah SAW , maka tinggalkan lah pendapat saya dan ikutilah Rosulullah Kepada ANDA YG MENGATAKAN WAHABI BABI, Masya Allah, sudah sedemikian piciknya kah wawasan anda? bukankah ini menunjukkan kedangkalan wawasan dan pengetahuan anda serta ketidak mampuan anda dalam berdiskusi? semoga Allah mengampuni Anda, dan berdoa lah jangan sampai Allah menutup kesempatan kepada ANDA untuk menginjak Masjidil Haram ataupun Masjid Nabawi karena disana semua orang sholat subuh berjamaah tidak pernah ber Qunut . apakah anda mengatakan mereka Wahabi b…..? Masya Allah. bertaubatlah sebelum terlambat.

    • Taqlid itu biasa. ndak ada yang nglarang. Larangan sebatas aqidah dan syari’ah yang prinsip2 saja…ngga banyak.
      Kalo Ijtihad… wah barang mewah… langka…harus punya modal gede….
      itupun bukan ijtihad yang mustaqill…. ijtihad kelas rendah aja harus pake perjuangan ..
      contohnya (maaf) artkel diatas… cuma copy paste doank… ndak ada ijtihadnya

  65. bagus sekali ber komentar kunut apasih arti bacaan kunut
    tolong jelas kan

  66. ini ada tau makna kunut
    Maka inilah qunutnya Rasulullah, beliau tidak berqunut kecuali ada musibah yang menghadang kaum muslimin (Nazilah), dan dilakukan sebatas kebutuhan, kemudian beliau tinggalkan.

    perjalan anda dari waktu subuh ke zohor itu panjang

  67. yang harus diikuti adalah NabiMu dan bukan bukan menjadi pengikut fanatik bagi ustaz mahupun kiai kiai kamu

  68. Kita jalani hidup ini dengan penuh kesabaran dan taqwa kepada tuhan yang maha esa

  69. assalamualaikum

    mengapa memakai qunut tidak boleh,padahal golongan kami (NU) menjadikan itu sebagai bagian dari kesunnahan solat.

    diperbolehkan baginya qunut,sebagaimana keterangan kitab subulussalam,nailul author dll

    sedang hadis tentang pertanyaan bahwa abu bakr,usman ,ali tidak melakukan itu,menurut shohib kitab nail,adalah hadis do’if

    ibn hazm mengatakan qunut atau tidak qunut sama saja.

  70. assalamu’alaikum….
    mas-mas,,,kalo ada orang awam yang baru punya semangat untuk belajar agama islam trus baca tulisan-tulisan mas-mas yg penuh kata caci maki dan saling menghinakan begini apa g malah mengurungkan niat nya karena ternyata islam yang sebenarnya itu mbulet…ruwet tur medeni,,orang2 nya penuh dengan konflik,,,semua merasa yang paling bener,,,lalu kita ini mau ikut yang mana ???padahal ilmu agama kita masih nol..?????????
    wassalam…

  71. buat wahabi juga jangan taklid sama MUROBI – MUROBI antum semua,,
    teliti tuh dalil2nya yang dikasih,, beneran tsiqah.. apa jangan2 di balik smua itu, hadist2 yg antum pake dilemahkan oleh ahli2 hadis.. tapi antum nnga publish. sedangkan hadist2 dari kalangan ahlussunah,, smua kelemahan nya antum publish.
    inget,, jangan taklid buta, TERMASUK TAKLID SAMA BUKU2 FIKRAH TERJEMAHAN BUATAN ULAMA SAUDI ( CONTOH: SYEIKH ABDULLAH BIN BAAZ) JANGAN TAKLID! udah pada fasih bahasa Arab ?
    ane tau niat antum baik, memurnikan islam,, tapi karena udah pada kebablasan ( berlebihan ) jadi banyak orang ngga suka sama kalian semua.. jangan semua hal di bilang bid’ah..
    apelagi ane paling ngga demen kalo antum2 smua ngomong bahwa saudara seiman kita adalah “Ahlun narr” ahli neraka… kulu bid’a tin dolallah, wa kullu dolalah fin nar..
    Naudzubillah hi minzalik,, Sadar oy Sadar!!

  72. apa guru2 antum punya sanad yang bersambung sampai ke rasulullah? (sanad berguru )
    klo guru ane punya sanad berguru yang jelas dan bersambung sampai Rasulullah SAW. klo antum mau ane bisa publish disini..
    jangan2 murobi2 antum sanad nya cuma sampe Muhammad bin Abdul wahhab tuh.. hiiiiiii naudzubillah hi minzalik!

    • Antum sendiri udh cek dengan teliti sanad guru antum??? Yaqiiinnn klo sanad guru antum sampe ke Rasulullah??? Sok atuh, dipublish disini, jgn bisanya cuma omdo n pamer doang.
      Sudahlah…antum ga ush menghina2. Ga ada yg ma’shum didunia ini. Hanya Rasulullah yg ma’shum,oleh karena itu jika kita mencintai Allah, maka ikuti Rasul, laksanakan sunnah2nya. Jgn taunya cuma menjelek2an Muhammad bin Abdul Wahhab aja.Antum Islam kan? Udh tau kan adab2 Islam klo kita dilarang menjelek2an org udh wafat biarpun org itu semasa hidupnya adalah org bejat sekalipun? Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab udh mempertanggungjawabkan akidahnya di hadapan Allah Jalla wa ‘Alla…Nah skrg berpulang pada kita untuk selalu belajar mengenai ilmu yg haq.

      Ga takut kualat antum?


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment